OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Perang Dingin BMW Vs Tesla, Ada Apa Sebenarnya?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Perang Dingin BMW Vs Tesla, Ada Apa Sebenarnya?

Dilihat 1458
Amos Arya
26 Feb 2021, 10:09
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - BMW akhirnya memberikan respon terkait klaim Tesla yang mengalami peningkatan penjualan hingga 50 persen. Oliver Zipse selaku CEO produsen mobil asal Jerman itu meragukan kemampuan Tesla untuk konsisten di pasar mobil listrik.

Para produsen mobil dunia sesungguhnya telah menjual hampir 500 ribu unit mobil listrik pada 2020. Pencapaian tersebut diklaim merupakan pencapaian tertinggi sejauh ini dan diyakini pasar otomotif di sektor mobil listrik telah stabil.

Baca juga: BMW Luncurkan X7 dan BMW X3 M Sport di Indonesia, Segini Harganya

VW, GM, Ford, Mercedes-Benz, BMW dan produsen mobil lainnya kini telah serius untuk mengembangkan dan memproduksi mobil listrik secara massal. Hal tersebut diyakini menjadi aspek penting untuk menggusur tahta Tesla di masa depan.

"Ini bukanlah hal yang mudah bagi Tesla untuk terus mendominasi pasar, dengan kecepatan seperti saat ini karena sekarang produsen mobil dunia sedang serius," tutur Zipse pada acara DLD All Stars.

Saham Tesla Anjlok

Orang nomor satu BMW itu bicara, berdasarkan data dari S&P 500 Index dengan turunnya harga saham Tesla sejak Desember 2020. Bahkan pada 23 Februari 2021, saham Tesla terus mengalami penurunan hampir mencapai 18 persen.

Penurunan harga saham Tesla juga membuat Elon Musk menjadi orang terkaya ke-3 di dunia. Sebelumnya, pendiri produsen mobil listrik ini mengalami penurunan asset mencapai USD 15 miliar atau setara dengan Rp 211,3 triliun.

Baca juga: BMW Group Indonesia Berhasil Jual 2.565 unit Sepanjang Tahun 2020

Dengan kondisi tersebut dan keseriusan produsen mobil dunia untuk menciptakan mobil listrik membuat pesaingan semakit ketat. Namun Tesla tetap yakin akan mengalami peningkatan penjualan dalam beberapa tahun mendatang.

Hal tersebut bedasarkan data perluasan bisnis Tesla di China dan India di tahun ini. Pabrikan milik Elon Musk ini juga akan merilis mobil listrik baru dengan harga USD 25.000 atau setara dengan Rp 355,6 juta pada awal tahun depan untuk mendongkrak penjualan.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • BMW i3S
    BMW i3S
    BMW i3S
    Angsuran mulai dari:Rp 34,62 Jt/Bln
  • Tesla Model 3
    Tesla Model 3
    Tesla Model 3
    Angsuran mulai dari:Rp TBD
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya