OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Permintaan BBM Berkualitas di Depok dan Bogor Alami Peningkatan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Permintaan BBM Berkualitas di Depok dan Bogor Alami Peningkatan

Dilihat 2175
Indra Dinata
7 Jan 2021, 23:03
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0


Otoloka.id - Konsumsi bahan bakar Minyak (BBM) berkualitas tinggi di Kota Depok dan Bogor. Pasca Program Langit Biru (PLB) berjalan di Bogor, Depok, dan Sukabumi.

Kepedulian masyarakat akan hadirnya kualitas udara yang lebih bersih, ditunjukkan dengan meningkatnya konsumsi BBM dengan angka oktan yang lebih tinggi. 

Pertamina mencatat pada periode dimulainya PLB di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi pada 6 November 2020 hingga periode 4 Januari 2021. 

Baca juga: Mengenal Logo Baru Kia, Terlihat Semakin Modern

Rata-rata konsumsi harian produk BBM jenis Premium (RON 88) di tiga kota ini mengalami penurunan yang cukup signifikan. Menariknya Pertamina mencatat justru terjadi untuk produk Perta Series.

"Hal ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dalam menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi, untuk menerapkan penggunaan energi yang lebih bersih guna meningkatkan kualitas udara dan lingkungan," ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan.

Permintaan BBM Berkualitas Terus Alami Peningkatan


Di Bogor, tercatat hingga Senin (4/1), konsumsi Premium alami penurunan hingga 49% atau sekitar 31 Kiloliter (KL) dari konsumsi normal harian yakni 64 KL. Sejalan dengan wilayah Depok, yang juga mengalami penurunan untuk penggunaan Premium hingga 75 persen atau lebih dari 80 KL, dari konsumsi normal harian 116 KL.

Sedangkan di Kota Sukabumi, Pertamina turut mencatat penurunan konsumsi Premium di angka 55% atau sekitar 14 KL dibandingkan konsumsi harian normal 26 KL.

Eko menjelaskan, Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM jenis Perta Series di Kota Bogor dan Depok. Adapun BBM jenis Pertalite di Kota Bogor dan Depok meningkat hingga sekitar 7% dari konsumsi normal harian yaitu lebih dari 600 KL.

Sementara konsumsi Pertamax (RON 92) meningkat 9% dari konsumsi harian normal sekitar lebih dari 200 KL. Untuk produk Pertamax Turbo (RON 98) turut mengalami peningkatan sebesar 35% dari konsumsi normal harian yaitu hampir 8 KL.

Baca juga: Volkswagen Siapkan 750 Lokasi Stasiun Pengisian Daya Listrik Baru

Di Kota Sukabumi, angka konsumsi Pertamax pada Senin (4/1) turut memperlihatkan peningkatan sekitar 5% dari konsumsi harian normal yaitu lebih dari 20 KL.

Sebagai wujud apresiasi Pertamina terhadap upaya dan animo masyarakat yang setia menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi. Pertamina melanjutkan Program Pertalite Harga Khusus di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi.

“Sebagai bagian dari rangkaian Program Langit Biru untuk menciptakan lingkungan sehat, Pertamina melanjutkan Program Pertalite Harga Khusus, sehingga konsumen dapat merasakan performa Pertalite dengan harga Rp 6.850 per liter, lebih rendah Rp 800 dari harga normal. Terutama karena di Kota Bogor, Depok, dan Sukabumi banyak terdapat angkutan umum kota yang melayani masyarakat bermobilisasi,” pungkas Eko.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya