OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • PSBB Ketat DKI Jakarta, Pemotor Wajib Patuhi Aturan Ini
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

PSBB Ketat DKI Jakarta, Pemotor Wajib Patuhi Aturan Ini

Dilihat 1750
Indra Dinata
11 Jan 2021, 15:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

PSBB DKI Jakarta 2021

Otoloka.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat DKI Jakarta kembali bergulir mulai hari ini (11/1/2021). Terkait dengan aturan itu, ada sejumlah sanksi untuk para pemotor yang melanggar protokol kesehatan (Prokes).

Aturan mengenai PSBB ketat DKI Jakarta tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 19 tahun 2021. Dalam aturan itu yang ditandatangani langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dijelaskan bahwa jangka waktu PSBB mengikuti kegiatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat, yang berlaku sejak tanggal 11 hingga 25 Januari 2021.

"Menetapkan Pemberlakuan, Jangka Waktu dan Pembatasan Aktivitas Luar Rumah Pembatasan Sosial Berskala Besar sejak tanggal 11 Januari 2021 sampai dengan tanggal 25 Januari 2021," demikian tertulis dalam diktum kesatu Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 19 Tahun 2021.

Baca juga: Permintaan BBM Berkualitas di Depok dan Bogor Alami Peningkatan

Tidak hanya berlaku untuk mobil pribadi, maupun transportasi umum. Selama masa pemberlakuan PSBB ketat, pemotor harus mengikuti sejumlah ketentuan yang perlu dipatuhi.

Pasalnya jika melanggar, ada sanksi yang nantinya dikenakan bagi para pemotor. Jika melanggar aturan yang tertulis dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama pandemi Covid-19.

Sanksi Bagi Pemotor yang Melanggar Aturan PSBB Ketat DKI Jakarta

aturan PSBB DKI Jakarta untuk sepeda motor
Setiap pengguna sepeda motor sebaiknya mengetahui sanksi terkait PSBB ketat DKI Jakarta. Salah satu yang perlu diperhatikan adalah membawa penumpang tidak menggunakan masker.

Ketika penumpang yang dibonceng tidak menggunakan masker bakal dikenakan sanksi tegas, lho! Untuk itu sebaiknya pengemudi maupun penumpang tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Sejalan dengan Gubernur DKI Jakarta menerbitkan Peraturan Gubernur No. 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Transisi. Dalam aturan tersebut tertulis bahwa setiap orang yang tidak melaksanakan kewajiban menggunakan masker pada saat beraktivitas/berkegiatan di luar rumah.

Baca juga: Ssstt.. Diam-Diam Harga Suzuki Jimny Naik, Tembus Rp400 Juta

Dipastikan bakal mendapatkan sanksi berupa kerja sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi atau denda administratif sebesar Rp 250.000.

Oleh karena itu, setiap masyarakat di Jakarta sebaiknya mengikuti protokol kesehatan seperti, menggunakan masker, menjaga jarak dengan individu yang lain dan cuci tangan dengan air bersih atau hand sanitizer secara berkala.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Honda Beat
    Honda Beat
    Honda Beat
    Angsuran mulai dari:Rp 0,44 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya