• Home>
  • Berita>
  • Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI Jadi Kebijakan Permanen
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI Jadi Kebijakan Permanen

Ismet
2022-07-19 15:58:32
Ismet
loading...

Otoloka.id- Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akhirnya memutuskan kebijakan rekayasa lalu lintas di Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI) berlaku permanen. Kebijakan ini berlaku setiap pukul 4 sore hingga 9 malam.

"Dalam upaya meningkatkan kinerja lalu lintas di kota Jakarta, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta menetapkan secara permanen rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran Hotel Indonesia," dikutip pada melalui akun twitter @DKIJakarta, Selasa (19/7/2022).

Dinas Perhubungan mengimbau pengguna jalan agar bisa menyesuaikan pengaturan rambu lalu lintas. Sebelumnya, uji coba rekayasa lalu lintas di kawasan Bundaran HI sudah dilaksanakan selama dua minggu yakni 27 Juni sampai 8 Juli 2022.

Bentuk rekayasa yang berlaku yaitu lalu lintas dari Selatan yang akan menuju ke timur dialihkan melalui Jalan MH Thamrin, kemudian putar balik di Bundaran Patung Kuda atau di depan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Sementara lalu lintas dari Timur yang akan menuju ke barat atau utara dialihkan belok kiri melalui Jalan Jenderal Sudirman, putar balik di landmark kolong Sudirman, Jalan Galunggung belok kiri ke Kuningan BNI Jalan Jenderal Sudirman dan seterusnya.

Dishub DKI Jakarta meyakini bahwa rekayasa lalu lintas di Bundaran HI selama ini berhasil dan hasilnya positif untuk mengurai kemacetan kendaraan.

Untuk volume lalu lintas dua arah semula 40.662 spm meningkat menjadi 46.249 spm. Tingkat kejenuhan semula 0,55 menurun menjadi 0,46 atau menurun 16 persen. Peluang antrean semula 7 sampai 16 persen menurun menjadi 5 sampai 11 persen.

Sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebutkan, kecepatan kendaraan selama rekayasa lalu lintas di Bundaran Hotel Indonesia, meningkat 6 persen.

Syafrin menuturkan, sebelum ada rekayasa lalu lintas, kecepatan kendaraan di Bundaran Hotel Indonesia sekitar di bawah 20 persen. Saat ini, rerata kecepatan kendaraan mencapai 29-30 km. Kondisi ini diklaim konstan selama rekaya berlangsung.

Dia enggan mengatakan kebijakan ganjil-genap tidak cukup efektif menekan kepadatan lalu lintas di Jakarta. Sebab berdasarkan data gabungan Dinas Perhubungan dan Ditlantas Polda Metro Jaya, selama rentang 2020-2021 terjadi peningkatan volume kendaraan bermotor.

"Berdasarkan data yang kami himpun dari Ditlantas Polda memang selama dua tahun terakhir 2020-2021 ada penambahan jumlah kendaraan yang signifikan," ucap Syafrin.

Dia menyebutkan jumlah penambahan kendaraan roda dua sekitar 640.000 unit, dan roda empat bertambah sekitar 64.000 unit.

Rekayasa di Bundaran Hotel Indonesia sudah dimulai periode 4-10 Juli sejak pukul 16.00-21.00 WIB. Rekayasa lalu lintas tersebut dikecualikan bagi angkutan umum TransJakarta dan kendaraan yang mengangkut VVIP.

Ikuti media sosial kita:
  • FollowFavorite
  • LIKESuka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset