• Home>
  • Berita>
  • Saat Ini Langka, Namun Nanti Chip Semikonduktor Jumlahnya Berkelebihan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Saat Ini Langka, Namun Nanti Chip Semikonduktor Jumlahnya Berkelebihan

Dilihat 3954
EKO
29 Sep 2021, 00:56
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

chip semiconductor

Otoloka.id- Langkanya chip semikonduktor memang membuat produsen otomotif kesusahan. Tak heran banyak produksi kendaraan yang tertunda akibat dari langkanya perangkat kecil tersebut. Belum lagi, akibat kelangkaan ini banyak juga karyawan pabrik yang sementara libur kerja dulu.

Banyak produsen yang mengambil langkah terkait dengan langkanya chip semikonduktor ini. Mulai dari menaikkan harga barang, mendowngrade produk mereka, dan mengambil jalur cepat dengan langsung bekerja sama dengan produsen chip semikonduktor.

Produksi chip semikonduktor bertumbuh

Seperti yang dikutip dari Reuters.com pada (22/9), mengatasi kelangkaan chip semikonduktor bukan pekerjaan yang selesai dalam semalam. Firma riset pasar International Data Corporation (IDC) bilang, kalau pasokan chip semikonduktor akan normal dan seimbang pada pertengahan tahun 2022, dengan pertumbuhan pasar otomotif saat ini sebesar 17,3 persen.

Namun, untuk pasokan chip semikonduktor otomotif akan meningkat sebanyak 22,8 persen. Hal ini karena banyak juga produsen otomotif yang memesan chip tersebut, dan menunggu sampai perangkat tersebut sampai ke tangan produsen tanpa melakukan solusi lain. Seperti mendowngrade mobil tanpa sistem tertentu misalnya.

Kelebihan pasokan, membuat harga chip menjadi turun

Karena banyak produsen otomotif yang berinvestasi pada produksi chip semikonduktor, hal tersebut memiliki resiko kelebihan pasokan ketika chip tersebut selesai diproduksi. Menurut IDC, hal tersebut dapat terjadi pada tahun 2023, dan kemungkinan besar kelangkaan chip akan segera teratasi.

Namun karena banyaknya chip semikonduktor yang telah diproduksi akan membuat harga dari perangkat tersebut akan menurun. Apalagi banyak perusahaan berbasis teknologi yang berinvestasi dengan membuka pabrik baru untuk produksi chip semikonduktor.

Memang menjadi cara kerja pasar, ketika barang menipis, maka harganya akan meningkat karena banyaknya permintaan, dan begitupun sebaliknya. Oleh karena itu, firma tersebut juga mengharapkan agar setiap pelaku industri di bidang yang berkaitan dengan chip semikonduktor, harus hati-hati menghadapi kejadian ini. Supaya keberlangsungan dari pasokan chip semikonduktor dan permintaan akan perangkat tersebut dapat seimbang.

Baca juga :

1. Tipe-tipe Toyota Agya 2021

2. Perbedaan Toyota Avanza dan Veloz

3. Konsumsi BBM Toyota Avanza 2021

4. Fitur Keamanan Toyota Avanza 2021

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya