• Home>
  • Berita>
  • Sepeda Motor Listrik Karya Anak Indonesia akan Dipamerkan di Makau
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Sepeda Motor Listrik Karya Anak Indonesia akan Dipamerkan di Makau

Dilihat 1663
Adrian Luis
24 Ags 2020, 11:52
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Sepeda motor listrik buatan Indonesia mulai dikenalkan ke dunia. Motor listrik bernama EV.1000 karya anak negeri tersebut rencananya akan dipamerkan di Makau pada bulan September mendatang. 

Menurut keterangan resmi Kementerian Perindustrian pada Senin (24/8/2020), EV.1000 akan dipamerkan di galeri The Arsenale, Makau pada bulan September 2020. Sepeda motor nol emisi ini merupakan hasil kolaborasi antara Katalis Company asal Indonesia dengan salah satu galeri otomotif terkemuka dunia asal Prancis, The Arsenale. 

Gati Wibawaningsih selaku Direktur Jendral Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian mengungkapkan jika Katalis EV.1000 akan dikirim ke galeri The Arsenale di Makau pada akhir Agustus ini. Sayangnya, Gati tidak menyebutkan kapan pastinya motor listrik tersebut akan dipamerkan di Makau. Namun menurut informasi yang tim otoloka.id dapat dari akun resmi Katalis Company, EV.1000 akan dipamerkan pada tanggal 25 September mendatang. 

Baca Juga : Punch Moto, Sepeda Motor Listrik Yang Punya Tampilan Unik

Katalis EV.1000 telah dibekali dengan motor listrik berkapasitas 1.000 watt yang didukung oleh baterai 48V 45Ah yang memiliki daya 48-72 Volt. Motor ini mampu berakselerasi dengan kecepatan 80 km/jam serta dapat menempuh jarak 90 km dalam sekali pengisian. Untuk desainya sendiri, EV.1000 terinspirasi dari desain pesawat tempur yang kokoh dan garang. 

Sayangnya, baik dari pihak pemerintah maupun Katalis tidak menjelaskan apakah nantinya motor ini akan diproduksi massal dan dijual di Tanah Air atau tidak. Diketahui pada tahun 2021 mendatang, pemerintah Indonesia akan menerapkan insentif untuk kendaraan listrik. Hal ini telah tetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.

Dengan adanya intensif tersebut, diharapkan dapat terciptanya industri kendaraan berbasis tenaga listrik di Tanah Air. Didalam regulasi tersebut juga turut mengatur terkait Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) bagi kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda motor bertenaga listrik dan industri komponennya. 

Baca Juga : Ini Penampakan Desain Paten Motor Listrik Honda Berbasis CB125R

Menurut Ganti, dalam Peraturan Presiden Pasal 8 menyebutkan penggunaan komponen lokal untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai baik roda dua atau roda empat pada tahun 2019-2023 minimum sebesar 40 persen komponen merupakan buatan dalam negeri. 

Diperkirakan, pada tahun 2025 sebesar 20 persen produksi kendaraan bermotor lokal akan datang dari kendaraan listrik. Untuk sepeda motor listrik di prediksi akan mencapai 2 juta unit di tahun 2025 mendatang. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya