• Home>
  • Berita>
  • Siap-Siap, Bakal Ada 50 Unit Kamera e-TLE Baru di Jalan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Siap-Siap, Bakal Ada 50 Unit Kamera e-TLE Baru di Jalan

Dilihat 1786
Indra Dinata
22 Jan 2021, 21:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya akan menambah kamera E-TLE sepanjang 2021. Total ada 50 unit kamera akan dipasang di jalur TransJakarta dan ruas jalan tol.

Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya telah melakukan pengajuan penambahan 50 kamera e-TLE ke Pemprov DKI. Hingga saat ini hanya jalur TransJakarta di Mampang Prapatan saja yang telah mendapatkan fasilitas pengawasan kamera e-TLE. 

“Termasuk juga kepada pengelola jalan tol dan pengelola TransJakarta, agar di jalan tol maupun jalur busway itu juga dipasangi kamera e-TLE. Sehingga para pengendara yang nyelonong masuk jalur busway bisa tertangkap kamera. Demikian juga dengan kendaraan-kendaraan yang melanggar batas kecepatan di jalan tol bisa tertangkap di kamera,” ujar Sambodo.

Baca juga: Siap-Siap, Harga Mobil Murah Makin Mahal di 2021

Lebih lanjut Ia juga menyebut e-TLE efektif mengurangi pelanggaran lalu lintas di Ibu Kota khususnya di titik-titik yang sudah terpasang kamera tilang elektronik. Kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas juga dinilai mengalami peningkatan.

“Dari data yang menunjukkan bahwa di titik-titik yang terdapat kamera e-TLE terjadi penurunan pelanggaran yang ter-capture oleh kamera. Artinya, di titik tersebut terjadi peningkatan disiplin berlalu lintas. Hal ini menunjukkan efektivitas kamera e-TLE dalam meningkatkan disiplin lalu lintas pengendara di Jakarta,” tambahnya kemudian.

Kamera e-tilang ditambah hingga 50 unit

Saat ini, tilang elektronik sudah dilakukan di beberapa kota di Indonesia dan diklaim berhasil untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo juga berharap Polisi tidak akan melakukan tindakan tilang lagi di masa depan sehingga bisa fokus untuk mengatur lalu lintas.

Berikut 15 jenis pelanggaran yang jadi sasaran tilang:

1. Menggunakan handphone saat berkendara
2. Menggunakan kendaraan bermotor di atas trotoar
3. Mengemudikan kendaraan bermotor secara melawan arus
4. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalur busway
5. Mengemudikan kendaraan bermotor melintas di bahu jalan
6. Sepeda motor melintas atau masuk jalan tol
7. Sepeda motor melintas di jalan layang non-Tol
8. Mengemudikan kendaraan bermotor melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL)
9. Pengemudi yang tidak memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan
10. Mengemudikan kendaraan bermotor melebihi batas kecepatan
11. Mengemudikan kendaraan bermotor tidak menggunakan helm SNI
12. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari
13. Mengemudikan kendaraan bermotor yang membiarkan penumpang tidak menggunakan helm
14. Mengemudikan kendaraan bermotor pada perlintasan kereta api yang tidak berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai ditutup
15. Mengemudikan kendaraan bermotor berbalapan di jalan

Baca juga: Suzuki Jimny Dari Negeri Bollywood Mulai Diekspor

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
  • Honda Beat
    Honda Beat
    Honda Beat
    Angsuran mulai dari:Rp 0,44 Jt/Bln
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya