OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Siapa Sajakah 3 Merek Motor Yang Sudah Pamit Dari Indonesia?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Siapa Sajakah 3 Merek Motor Yang Sudah Pamit Dari Indonesia?

Dilihat 1267
Wahyu Nugroho
28 Jun 2020, 17:08
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Jika kita melihat ke belakang, faktanya ada 3 model merek motor yang memutuskan untuk pamit dari Indonesia.Perkembangan otomotif terutama motor di Indonesia 10 tahun terakhir dapat dianggap sangat meroket. Dari sepeda motor klasik bermodelkan bebek yang bisa mendominasi pasar sepeda motor, sampai sekarang hampir semua jenis dikuasai oleh motor matic.Indonesia terkenal dengan banyak orang yang menyukai motor. Ini tentu membuat banyak merek sepeda motor di luar negeri untuk melirik dan menggarap pasar di Indonesia. Alhasil ada merek yang dipasarkan di dalam negeri telah berhasil menarik konsumen tetapi ada juga merek yang kurang mengenai target konsumen di Indonesia sehingga harus terpaksa pamit dari Indonesia. 

Berikut adalah 3 dari merek yang ditutup di Indonesia:

1. Bajaj

Bajaj Bajaj Pulsar 180 UG III.Bajaj Auto mulai mencoba di pasar untuk sepeda motor Indonesia dari tahun 2006.Motor India itu mengeluarkan produk mereka yang bernama Pulsar 180 cc.Teknologi mesin bajaj mungkin pada waktu itu yang paling maju.Sebuah fitur unik adalah lampu sein yang akan langsung mati secara otomatis ketika setang diluruskan.Selama operasi di Indonesia, Bajaj hanya mengeluarkan kurang lebih 6 model saja. Sayangnya, pada 2013, Bajaj resmi meninggalkan Indonesia.

2. Minerva

Minerva Minerva Megelli 250 RE & RV. PT Minerva Motor Indonesia agak sedikit lebih telat ketimbang bajaj masuk ke Indonesia. Kemudian, pada tahun 2008, PT Minerva Motor Indonesia memulai co-branding dan manufaktur usaha patungan dengan Sachs Fahrzeug UND Motorentechnik.Akibatnya, motor ini lebih dikenal sebagai Minerva Sachs.Ada beberapa model diluncurkan, mulai dari skuter matik (skutik), sport naked bike, dan motor sport full fairing.Yang paling dicari setelah anak-anak yang usia, Minerva Megelli 250 RE & RVDi pasar Indonesia sendiri, Minerva sering dipertanyakan apakah ini buatan Jerman,Indonesia atau China?Pada 2015,manajemen yang sama mengadakan kerjasama menjadi distributor motor asal Austria,KTM. Sejak itu, kemajuan Minerva tidak pernah terdengar lagi.

3. Kanzen

Untuk motor kanzen ini persepsi orang banyak yang mengira buatan lokal atau buatan tiongkok.Persepsi negatif dari masyarakat Indonesia terhadap produk buatan China sangat tinggi di tahun 2000-an . Karena penjualan yang sangat drastis turun nya dan terus menerus turun, Kanzen terpaksa tutup pada 2010 karena produk ini kurang diminati masyarakat.Bahkan, akhir-akhir ini, pemasaran, penjualan per bulan Kanzen diklaim kurang dari 1.000 unit.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya