• Home>
  • Berita>
  • Tahun 2040, Menjadi Kesepakatan untuk Akhir Kendaraan Berbahan Bakar Fosil
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tahun 2040, Menjadi Kesepakatan untuk Akhir Kendaraan Berbahan Bakar Fosil

Dilihat 3995
EKO
11 Nov 2021, 14:14
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

ktt perubahan iklim 26

Otoloka.id- Dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim yang digelar hari ini di Glasgow, Skotlandia, beberapa negara, perusahaan, dan kota sepakat untuk menghilangkan kendaraan berbahan bakar internal pada 2040 nanti.

Perusahaan otomotif VolvoMercedes-Benz, Tata Motors, Jaguar dan Land Rover, menjadi pabrikan yang mendukung kesepakatan tersebut.

Volvo malah berjanji untuk mempercepat untuk menghilangkan produksi kendaraan berbahan bakar internal pada 2030 mendatang.

Sementara Inggris, Selandia Baru, India, dan Polandia menjadi negara yang ikut menyukseskan kesepakatan hilangnya kendaraan berbahan bakar internal pada 2040 nanti.

Seperti yang dikutip Reuters.com, meski banyak kelompok yang mendukung kesepakatan tersebut, namun Toyota dan Volkswagen selaku produsen otomotif besar malah tidak ikut, dan menyoroti kesepakatan tersebut.

Bahkan negara produsen otomotif terbesar seperti China, Jerman, Amerika Serikat juga tidak ikut dalam konferensi tersebut. Pada konferensi tersebut, beberapa negara bahkan ingin mempercepat kendaraan nol emisi di tahun 2035.

Absennya China dan Amerika Serikat sebagai negara dengan pasar kendaraan terbesar, menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas dari kesepakatan tersebut.

Baca juga: Toyota: Tidak Semua Orang Harus Mengendarai Kendaraan Listrik

Pasalnya, bisa saja ketika tiap produsen kendaraan sudah berkomitmen, namun hal itu tidak didukung oleh pemerintah melalui fasilitas pendukung kendaraan listrik dan hybrid, yang mau tidak mau harus segera dibuat.

Martin Kaiser, selaku Direktur Eksekutif Greenpeace Jerman mengatakan absennya negara dan produsen besar tersebut sangat memprihatinkan.

"Untuk menghentikan bahan bakar fosil baru, kita perlu memutuskan ketergantungan kita. Itu berarti beralih dari mesin pembakaran ke kendaraan listrik dan menciptakan jaringan transportasi umum yang bersih tanpa penundaan." Kata Martin.

Menurut juru bicara lingkungan Jerman, absennya Jerman dari konferensi tersebut lantaran mamsih memikirkan beberapa aspek. Salah satunya mengenai bahan bakar yang terbuat dari energi terbarukan, yang bisa menjadi solusi dari kampanye kendaraan nol emisi.

Memang, kendaraan berbahan bakar internal seperti mobil, truk, bus, kapal, dan pesawat menyumbang sekitar seperempat dari semua emisi karbon di global, dan semuanya berasal dari kendaraan yang berada di jalan. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya