OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Terpesan Hingga 230 Ribu Unit, Ford Bronco Inden Sampai Dua Tahun Lebih
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Terpesan Hingga 230 Ribu Unit, Ford Bronco Inden Sampai Dua Tahun Lebih

Dilihat 816
Rangga
30 Jul 2020, 12:20
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Semenjak awal peluncurannya pada tanggal 13 Juli lalu, Ford Motor Company mengklaim model teranyarnya Ford Bronco generasi terbaru telah dipesan sebanyak 230.000 unit. Bahkan disebut akibat membeludaknya pesanan Ford Bronco ini, hingga sebagian pelanggan tidak akan menerima kendaraan yang mereka inginkan sampai 2022.

Dilangsir dari laman Carscoops dan Chicago Tribune, Kamis (2020/07/30), berita tentang jumlah pesanan dari Ford Bronco terbaru mencapai 230.000 unit yang berasal dari administrator forum Bronco6G yang menyatakan telah mendapat data dari sumber yang diandalkan di Ford. Selain itu, jumlah ini belum termasuk dalam jumlah pemesan Ford Bronco Sport. 

Baca Juga : Ford Bronco Akan Mulai Debutnya 13 Juli

Angka ini muncul di sekitar satu minggu setelah juru bicara Ford mengatakan kepada Car and Driver bahwa "Pemesanan sebenarnya sudah membeludak, sehingga beberapa konsumen Bronco mungkin tidak mendapatkan pesanan mereka sampai 2022 atau indennya durasi lebih dari 2 tahun."

Pengiriman perdana unit Ford Bronco dijadwalkan sekitar bulan Maret hingga Juni tahun 2021. Selain itu, juru bicara Ford juga menyatakan para pembeli akan mendapatkan unit Ford Bronco yang sebelumnya diperuntukan untuk stok dealer. Melihat jumlah pesanan yang sangat membeludak, hal tersebut membuat Ford harus menutup sementara proses pemesanan. Dilansir dari FoxNews, Rabu (29/7/2020), jumlah pemesanan Ford ini bukan hanya dari Amerika Serikat saja namun dari sejumlah di dunia. 

Baca Juga : Ford Bronco Sport, Versi Ringan yang Masih Proper Diajak Offroad

Diketahui, Ford kembali meluncurkan Ford Bronco generasi ke-6 setalah kurang lebih 25 tahun tidak di produksi. Pesaing dari Jeep Wrangler ini di banderol dengan harga US$ 29.995 – US$53.000 atau setara dengan Rp 440 juta – Rp 778 jutaan.

Ford Bronco ditawarkan dengan tiga varian yakni Ford Bronco empat pintu, Ford Bronco dua pintu dan varian dengan ukuran lebih kecil yang disebut Ford Bronco Sport. Untuk varian Bronco dengan bodi besar sudah dibekali dengan mesin 2,3 liter V6 turbocharged yang dapat menghasilkan tenaga 270 hp dan mesin 2,7 liter 4-silinder V6 turbocharged yang bertenaga 310 hp. Varian ini juga sudah dilengkapi dengan transmisi otomatis 10 kecepatan. Selain itu, Ford juga menyediakan pilihan transmisi manual 7 kecepatan. 

Sementara untuk varian Bronco Sport telah dilengkapi dengan 1,5 liter turbocharged tiga silinder dengan tenaga 181 hp, dan 2.0-liter turbocharged empat silinder bertenaga 245 hp. Kedua mesin ini menggunakan transmisi otomatis delapan kecepatan.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya