• Home>
  • Berita>
  • Tesla Pecat karyawan Yang Lakukan Sabotase
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tesla Pecat karyawan Yang Lakukan Sabotase

Dilihat 2811
Agung Prabowo
10 Okt 2020, 11:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Belum lama ini Tesla telah mengumumkan jika mereka telah melakukan pemecatan terhadap karyawan pabriknya yang melakukan sabotase. Untuk sabotase yang dilakukan oleh karyawannya tersebut tak diungkapkan secara detail. Namun produsen mobil listrik paling ternama di dunia ini hanya menyebutkan jika sabotase yang dilakukan karyawannya ini dapat berpotensi menimbulkan kerugian yang cukup besar pada perusahaan.

Al Prescott selaku Vice President of Legal and Acting General Counsel Tesla mengungkapkan jika pihaknya telah berhasil dengan cepat mendeteksi dan mengungkap insiden ini. Sabotase ini sendiri sempat membuat pabrik Tesla yang berlokasi Fremont, California berhenti beroperasi. Namun untungnya hal itu tidak berlangsung lama sebab pihak Tesla telah berhasil mengatasinya. 

Baca Juga : Elon Musk Bocorkan Fitur Autopilot Full Self Driving Tesla Bakal Segera Tiba

Tesla Pecat karyawan Yang Lakukan Sabotase

Hingga saat ini Tesla masih belum mengungkap identitas dari karyawannya yang melakukan sabotase tersebut. Namun Tesla memberikan sedikit informasi terkait bagaimana sang pelaku sempat melancarkan tuduhan kepada temannya hingga menghancurkan komputer perusahaan dan berusaha menutupi jejak sabotasenya. 

"Ia akhirnya mantan karyawan kami tersebut mengaku setelah sebelumnya kami tunjukkan bukti-bukti yang tidak bisa dia dibantah. Atas kejadian ini, kami langsung mengambil tidakan tegas dengan melakukan pemecatan," ungkap Prescott seperti yang dikutip dari The Detroit News.

Baca Juga : Melihat Potensial Tesla Investasi di Indonesia

Tesla Pecat karyawan Yang Lakukan Sabotase

Masalah sabotase seperti ini sebenarnya bukanlah yang pertama kali dialami oleh Tesla. Sebelumnya pada tahun 2016 lalu, pihak tesla telah berhasil membongkar kedok sabotase yang dilakukan oleh mantan oil-services executive-nya yang berhasil menyamar sebagai bos mereka, Elon Musk. Saat itu sang karyawan berusaha mencoba mengelabuhi mantan Chief Financial Officer Tesla yakni Jason Wheeler. 

Setelah itu pada tahun 2018 lalu, Elon Musk juga sempat mengungkapkan sabotase yang dilakukan oleh salah satu karyawannya yang bernama Martin Tripp. Dia diduga melakukan sabotase dengan mencoba melakukan pembakaran di pabrik. Meski begitu menurut investigasi dari pihak kepolisian, tidak menemukan tanda-tanda pembakaran yang dilakukan di area pabrik. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya