• Home>
  • Berita>
  • Thailand Makin Gencar Mendorong Elektrifikasi di Negaranya
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Thailand Makin Gencar Mendorong Elektrifikasi di Negaranya

EKO
2022-02-19 14:00:00

Otoloka.id- Pemerintah Thailand pada Selasa (15/2), telah menyetujui regulasi terkait insentif termasuk pemotongan pajak dan subsidi untuk menggalakkan konsumsi dan produksi kendaraan listrik untuk tahun 2022 sampai 2023.

Subsidi yang diberikan pemerintah berkisar 70 sampai 150 ribu Baht atau sekitar 30 sampai 67 juta Rupiah yang berdasar dari jenis dan model kendaraan listrik. Untuk barang impor akan dikenakan pajak bea cukai, namun dengan pengenaan yang lebih rendah.

Menurut juru bicara pemerintah Thanakorn Wangboonkongchana, kabinet telah menyetujui langkah-langkah untuk mempromosikan pembuatan kendaraan listrik dalam negeri Thailand, termasuk pembebasan bea masuk untuk suku cadang kendaraan listrik signifikan pada 2022 hingga 2025.

Melansir dari bangkokpost.com, yang dimaksud sebagai suku cadang signifikan adalah komponen utama kendaraan listrik berupa; baterai, motor listrik, kompresor baterai, sistem manajemen baterai, unit kontrol drive, dan gigi reduksi.

“Insentif yang ditawarkan untuk dua tahun pertama selama 2022-2023 yang mencakup mobil dan sepeda motor impor bertujuan untuk merangsang penggunaan kendaraan listrik yang lebih luas dan lebih cepat di dalam negeri. Dari 2024 hingga 2025, pemerintah akan fokus terutama pada promosi penggunaan EV produksi dalam negeri." kata Thanakorn.

Meski ‘to good to be true’, Thanakorn menambahkan bahwa pemerintah ingin Thailand menjadi pusat global untuk EV dan produksi suku cadang, serta penggunaan kendaraan tanpa emisi dari semua jenis.

Pemerintah negara ini menginginkan pembuatan kendaraan listrik domestik dengan target tercapai sebesar 30 persen, dari total produksi dalam negeri pada tahun 2030, atau 725.000 unit per tahun.

Oleh karena itu, kabinet pemerintah Thailand juga mengucurkan dana sebesar 3 miliar Baht atau 1,3 triliun Rupiah untuk program subsidi kendaraan listrik di tahun 2022. Dan 40 miliar Baht atau setara 17 triliun Rupiah untuk promosi konsumsi kendaraan listrik pada 2023 sampai 2025.

Menanggapi hal tersebut, Asosiasi Kendaraan Listrik Thailand (EVAT) menyambut baik paket insentif kendaraan listrik pemerintah. Mereka mengatakan itu adalah awal yang baik untuk mengembangkan industri pemula di Thailand, karena menguntungkan produsen kendaraan dan pembeli.

Presiden EVAT Krisda Utamote berkomentar, dengan adanya subsidi dan pajak cukai yang lebih rendah untuk kendaraan listrik, akan membantu calon pembeli mobil membuat keputusan pembelian mereka dengan lebih mudah.

"EVAT senang dengan langkah pemerintah untuk mempromosikan industri EV melalui paket ini. Kami mengharapkan industri untuk melompat dari sekarang."

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 1940
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset