OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Toyota Recall Ribuan Corolla & Prius Hybrid di Australia, Akibat Masalah Pada Software
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Toyota Recall Ribuan Corolla & Prius Hybrid di Australia, Akibat Masalah Pada Software

Dilihat 899
Agung Prabowo
11 Ags 2020, 04:53
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Menggunakan mobil bermesin hybrid memang memiliki beberapa kelebihan. Salah satunya yakni irit dalam penggunaan bahan bakar sebab telah terbantu oleh adanya motor listrik yang meringankan beban dari mesin konvensionalnya. Namun jika salah satu komponen yang ada di mobil hybrid mengalami kerusakan tentunya dapat menguras kantong dan menyusahkan pemiliknya. 

Baca Juga : Rayakan Ulang Tahun Ke-40, Toyota Luncurkan Camry Black Edition

Hal inilah yang sedang di alami oleh mobil hybrid milik Toyota di Australia. Dimana perangkat lunak atau software yang ada ada dalam mobil hybrid Toyota, tiba-tiba kehilangan tenaga saat di kendarai. Tercatat ada dua mobil hybrid andalan Toyota yang teridentifikasi mengalami masala ini yakni Toyota Corolla Altis Hybrid dan Toyota Prius. Menurut Australian Competition & Consumer Commission atau ACCC menyebutkan jika sebuah mobil hybrid terdeteksi mengalami masalah dalam berkendara, maka secara otomatis akan berganti ke mode fail safe dan berlahan akan mengurangi kecepatan mobil. Namun nyatanya kedua mobil hybrid Toyota tersebut langsung mati secara tiba-tiba. 

5.965 unit Toyota Corolla Hybrid dan Toyota Prius terkena recall  

Meskipun sistem telah berhenti, tetapi sistem kemudi dan pengereman masih tetap berfungsi dengan baik. Walau begitu tetap saja hal ini dapat membahayakan pengemudi dan dapat menyebabkan kecelakaan. Tercatat, total ada 5.965 mobil yang di recall, dengan rincian Toyota Prius dengan tahun produksi antara 2014 - 2015 dengan jumlah 847 unit dan Toyota Corolla hybrid keluaran tahun 2015-2018 dengan 5.118 unit. Lalu bagaimana dengan unit yang ada di Indonesia? Menurut Direktur Marketing Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmi menyebut hingga saat ini belum ada informasi dari prinsipal terkait recall di Indonesia. Kemungkinan unit yang dijual di Indonesia berbeda dengan yang di Australia. Namun, Toyota Indonesia tetap menunggu informasi dari pihak Toyota. 

Baca Juga : Toyota Indonesia Recall 6 Model Kendaraan, Salah Satunya Kijang Innova

Sebenarnya ini bukan kali pertama Toyota melakukan recall terhadap mobil hybridnya. Menurut laporan Carscoops menyebut, Toyota sempat melakukan recall terhadap 752.000 unit Toyota Prius yang terdiri dari Toyota Prius V produksi tahun 2014 - 2017 dan Toyota Prius yang dikeluarkan tahun 2013 - 2015. Sebagai informasi untuk unit Toyota prius yang dipasarkan di Indonesia merupakan unit yang impor dari Thailand. Hingga saat ini belum ada Toyota Prius yang mengalami masalah di Indonesia. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya