OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Toyota Siap Gelontorkan Dana Lebih untuk Kembangkan Teknologi Baterai
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Toyota Siap Gelontorkan Dana Lebih untuk Kembangkan Teknologi Baterai

Dilihat 1986
Amos Arya
8 Sep 2021, 17:27
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Toyota akan gelontorkan dana sebesar USD 14 miliar untuk mengembangkan teknologi baterai. Jenis baterai yang akan fokus dikembangkan oleh pabrikan asal Negeri Sakura tersebut yaitu lithium-ion dan solid-state.

Toyota akan memangkas biaya produksi baterai hingga 50 persen di semester kedua sekitar tahun 2020-2030. Di periode tersebut, produsen mobil asal Jepang tersebut juga berharap dapat mengadaptasi baterai model solid-state pada model kendaraan andalannya.

Guna merealisasikan target tersebut, Toyota juga telah diklaim melakukan beragam uji coba dan membuat prototype sejak tahun lalu. Seluruh model murni listrik dan hybrid dipastikan akan segera menggunakan baterai solid-state di masa depan.

Saat ini, Toyota masih memerlukan waktu lebih untuk dapat mengembangkan teknologi baterai tersebut. Namun hal tersebut tergantung pada kemampuan tim pengembangan untuk dapat mengembangkan baterai dengan keseimbangan antara tenaga yang dihasilkan dan stabilitas.

Selain itu, Toyota juga diyakini sedang mengembangkan generasi baru baterai lithium-ion dan akan dirilis pada pertengahan tahun 2020-2030. Dengan adanya generasi baru tersebut juga diyakini dapat memangkas biaya produksi dan menambah performa mobil listrik.

"Dengan membangun sistem untuk pengembangan dan pasokan, kami akan mempromosikan penyebaran kendaraan listrik, termasuk BEV," tutur Masahiko Maeda, Chief Technology Officer Toyota.

Sementara itu, Toyota juga berharap untuk mendapatkan memaksimalkan usia baterai nikel-metal hidrida generasi lama berkat struktur sel 'bipolar' yang baru dikembangkan. Dengan adanya kombinasi tersebut, baterai lama tersebut diyakini akan menambah tenaga yang dihasilkan.

"Kami berfokus pada keselamatan, masa pakai yang lama, dan kualitas tingkat tinggi untuk menghasilkan baterai yang baik, murah, dan berkinerja tinggi. Yang paling dihargai Toyota adalah mengembangkan baterai yang dapat digunakan pelanggannya dengan tenang," tambah Maeda.

Toyota berharap untuk mengamankan pasokan baterai 200 gigawatt per jam pada 2030. Dengan tingginya pasokan baterai tersebut diyakini dapat menjual delapan juta kendaraan listrik pada tahun 2030 termasuk dua juta EV dan kendaraan sel bahan bakar hidrogen.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan
    Kendaraan Terbaru
    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya