• Home>
  • Berita>
  • Wah! Apa Ya Proyek Besar Indonesia Untuk Baterai EV?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Wah! Apa Ya Proyek Besar Indonesia Untuk Baterai EV?

Dilihat 1129
Chandra Dimas
18 Okt 2020, 18:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Baterai EV

Otoloka.id - Sekelompok perusahaan milik negara Indonesia akan membentuk usaha patungan untuk produksi baterai kendaraan listrik. Usaha baru itu akan diberi nama Indonesia Battery Holding, dan akan terdiri dari penambang negara, Industri Pertambangan Indonesia (Mind ID) dan Aneka Tambang (Antam), Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Perusahaan Minyak Negara Pertamina.


“Kami sedang menyiapkan rencana kerja sama yang konkrit, agar proyek pemanfaatan nikel bisa segera dimulai untuk memproduksi baterai,” kata Dirut. Perusahaan akan membantu membangun industri yang bertujuan untuk mencakup semua aspek produksi baterai, dari produksi bahan kimia dan mineral untuk baterai hingga perakitan unit baterai itu sendiri, serta mendaur ulang baterai lama, kata Orias. Perusahaan ini juga akan menjalin kemitraan dengan perusahaan China dan Korea pada dua proyek, Orias menambahkan, tanpa mengungkapkan rincian lebih lanjut, Reuters melaporkan. Penambang negara Antam juga akan mengerjakan proyek terkait baterai kendaraan listrik seperti high-pressure acid leaching (HPAL) dan proyek smelter rotary kiln electric furnace (RKEF).

Laporan Reuters sebelumnya pada bulan Juni menunjukkan minat dari Hyundai dan LG Chem untuk mendirikan perusahaan patungan manufaktur baterai kendaraan listrik di Indonesia, meskipun rincian dan ukuran investasi belum diputuskan pada saat itu.Pada bulan Mei, laporan BloombergNEF menemukan bahwa harga listrik industri di Indonesia sekitar 11% lebih rendah dari China. Dibantu oleh deposit nikel, kobalt, dan mangan yang cukup, bersama dengan biaya tenaga kerja yang rendah serta subsidi pemerintah, negara tersebut dapat mengurangi total biaya produksi baterai sebesar 8% dibandingkan dengan China, sehingga menjadikannya tempat yang paling murah di kawasan untuk baterai EV. manufaktur, tambah laporan itu.

Baca jugaPeugeot Berencana Bangun Pabrik Baterai

Kementerian Perindustrian Indonesia mengatakan Desember lalu bahwa mereka bertujuan untuk mulai memproduksi baterai kendaraan listrik pada tahun 2022.  Alasan utama waktu yang diberikan adalah agar negara tersebut meminimalkan ketergantungan pada negara lain untuk produksi komponen baterai EV utama, kata direktur industri maritim, transportasi dan peralatan pertahanan Putu Juli Ardika saat itu.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya