OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Berita>
  • Waktu yang Dibutuhkan Untuk Pengurusan BPKB dan STNK Mobil Baru
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Waktu yang Dibutuhkan Untuk Pengurusan BPKB dan STNK Mobil Baru

Dilihat 1773
Tri Gusti
28 Jan 2021, 12:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Ketika kalian membeli mobil baru, ada dokumen-dokumen yang harus dibuat sebagai bukti kepemilikan kendaraan dan memastikan mobil anda resmi terdaftar di kepolisian. Tanpa surat-surat tersebut, legalitas mobil yang dibeli bisa diragukan dan Anda bisa dikenakan sanksi.

Jika ada razia atau terkena masalah seperti kecelakaan, risiko mulai dari kena tilang atau ditangkap oleh polisi sangat besar. Surat-surat kendaraan yang wajib diurus adalah Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang dikeluarkan oleh Satuan Lalu Lintas Polri.

Baca juga: Jaguar Land Rover Jadi 'Senjata' Inggris Bertarung di Pasar Mobil Listrik

Surat lainnya adalah dokumen asuransi yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi yang dipilih, serta faktur mobil yang dikeluarkan oleh dealer tempat mobil dibeli. Saat berkendara, pengemudi wajib membawa STNK yang sah sesuai dengan mobil yang dibawa. BPKB bisa disimpan di rumah bersama surat-surat kendaraan lainnya.

Proses Pengurusan Surat-Surat Kendaraan

Para pemilik mobil baru, kerap mempertanyakan, berapa lama pengurusan dokumen mobil baru terutama STNK dan BPKB? Ketika Anda membeli mobil baru di dealer manapun, kedua dokumen tersebut akan diurus oleh dealer.

Kendaraan pun dibagi dalam dua jenis, yakni Completely Knock Down (CKD) dan Completely Built Up (CBU). Di mana CKD merupakan mobil-mobil yang dirakit di Indonesia dan CBU unitnya didatangkan langsung dari luar negeri.

Setiap wilayah menetapkan waktu pengurusan surat yang berbeda, tapi umumnya tidak terpaut jauh. Contohnya untuk mobil dengan pelat nomor B (wilayah Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang). Untuk mobil CKD, waktu pengurusan STNK maksimal 14 hari kerja dan BPKB maksimal 60 hari kerja setelah STNK terbit.

Baca juga: 1,1 Juta Mobil LCGC Lahir Dari Pabrik Daihatsu Indonesia

Sedangkan untuk mobil CBU, waktu pengurusan STNK maksimal 30 hari kerja dan BPKB maksimal 60 hari kerja setelah STNK terbit. Perlu diketahui, waktu dihitung berdasarkan hari kerja, di mana hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tidak masuk dalam hitungan.

Jadi jika banyak hari libur di saat pengurusan, maka ada potensi waktunya semakin lama. Waktu pengurusan dokumen asuransi tergantung dari pihak asuransi dan biasanya akan diterangkan diawal oleh petugas asuransi.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Orang Lain Juga Melihat

    Otoloka menyediakan Isuzu Traga informasi model Mobil Indonesia terbaru, termasuk pemotretan fotografer profesional, banyak adegan latar belakang dari berbagai sudut, membantu Anda memahami berbagai informasi tentang mobil ini secara visual. Tidak hanya itu, masih ada layanan pemilihan mobil yang mendukung, konten yang bagus, harga spesial yang membantu Anda untuk membeli mobil impian.

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya