logo
googlePlay
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Gambaran
  • Model
  • Review
  • Artikel
  • FAQ
  • Mobil Sejenis
  • Video
Nissan Serena
1/0
    Mulai Dari:8,97 Jt/Bln
    Rp 465,15 Jt - 490,75 Jt
    Otomatis
    Bensin
    1997cc
    7 seat
    • Kelebihan
    • Punya torsi lebih besar dari kompetitor
    • Tawarkan visibilitas terbaik
    • Tampilan begitu atraktif
    • Fitur hiburan dan keselamatan semakin lengkap
    • Kekurangan
    • Mesin tak kunjung dapat penyegaran
    • Imej Nissan tak sekuat kompetitor
    • Teknologi tak merata hingga varian termurah

    Semua Model

      Review

      • Overview
      • Eksterior
      • Interior
      • Fitur
      • Mesin & Performa
      • Konsumsi BBM
      • Kesimpulan

      Multi purpose vehicle (MPV) satu ini tak perlu diragukan lagi, pasalnya Nissan Serena telah hadir di Indonesia sejak tahun 1997 silam. Ketika masuk ke Tanah Air, Serena generasi pertama bak sebuah kapsul dan begitu ikonik.

      Kemungkinan pada era tersebut, desain Nissan Serena sudah begitu revolusioner. Mengingat persaingnya pada saat itu hanya Toyota Previa yang dianggap sepadan dengannya.

      Seiring berjalannya waktu, desainnya terus bertransformasi. Puncaknya sejak tahun 2004, Nissan Serena alami ubahan besar.

      Tampilannya jadi mengotak, yang menyebar ke seluruh bodi. Sayangnya untuk generasi ketiga tak turut ditawarkan di Indonesia. Baru di tahun 2012, Nissan memboyong Serena terbaru untuk pasar domestik.

      Kini Serena terbaru dijajakan di Indonesia. Secara garis besar, desainnya memang lebih segar. Namun mengadaptasi garis desain yang mirip dari generasi sebelumnya.

      Selain itu, jantung mekanis yang ditawarkan saat ini pun tak berubah. Masih mengandalkan mesin berkode MR20 berkapasitas 2.0 liter.

      Buat kalian yang tertarik meminang Nissan Serena, sebaiknya simak ulasan lengkapnya berikut ini:

      Mesin Nissan Serena

      Tipe

      MR20 2.0L Petrol Engine, 4 Cylinder 16 Valve DOHC

      Kapasitas Silinder

      1.997 cc

      Tenaga Maksimum

      148 hp

      Torsi Maksimum

      199 Nm

      Transmisi

      Otomatis CVT

      Sistem Penggerak

      Front Wheel Drive (FWD)

      Dimensi Nissan Serena

      P x L x T

      4.690 x 1.695 x 1.865 mm

      Wheelbase

      2.860 mm

      Ground Clearance

      160 mm

      Kaki-Kaki dan Suspensi Nissan Serena

      Suspensi Depan / Belakang

      Independent Strut / Torsion Beam

      Rem Depan / Belakang

      Ventilated Disc / Disc

      Ukuran Ban

      195/60 R16

      Pelek

      16 Inci


      Sejarah Nissan Serena

      Bicara sejarah Nissan Serena, awal mula mobil ini hadir di tahun 1997 silam. Kala itu usung kode bodi C23. Desainnya khas cenderung membulat, berbeda dengan model yang saat ini dijual.

      Beragam fitur mewah sudah tersemat pada MPV ini, mulai dari elektrik power window, power steering dengan pengaturan tilt steering. Salah satu yang khas adalah penggunaan kursi yang dapat diputar 180 derajat pada baris kedua.

      Berangkat dari sejumlah kelebihan yang ditawarkan, Nissan Serena berhasil memikat banyak hati konsumen di Indonesia. Hingga akhirnya pihak pabrikan memutuskan untuk memproduksis mobil ini secara lokal di tahun 2004 dengan kode bodi C24.

      Serena C24 diproduksi sejak tahun 2004 hingga tahun 2012 silam. Produk ini dijual dalam tiga varian, yakni Comfortable Touring (CT), Highway Star (HWS) dan Highway Two Tone.

      Nuansa mewah jadi salah satu faktor yang dipertahankan pabrikan. Selain itu, Nissan juga turut membekali beragam fitur modern, yang mungkin tak ditemui di kompetitor.

      Contohnya kamera parkir belakang, elektrik sliding door, dan monitor di head rest jok bagian depan. Seluruh fitur ini tersedia di tipe HWS yang merupakan trim termahal.

      Memasuki tahun 2013, Nissan Motor Indonesia (NMI) akhirnya meluncurkan generasi keempat Nissan Serena, yang punya desain lebih modern dan juga mewah. Produk ini dikenal dengan sebutan Serena C26.

      Kelebihannya tentu tak lepas dari kenyamanan ekstra dan desain kabin yang lebih mewah. Dibandingkan pendahulunya. Memasuki tahun 2015, rival-rival Serena bermunculan, salah satunya adalah Mitsubishi Delica.

      Selain itu, ada juga Mazda Biante dan juga Toyota NAV1 yang mulai merebut pasar Serena yang sejatinya lama tak terusik. Melihat dari persaingan yang semakin ketat, pihak pabrikan pun akhirnya memutuskan untuk merilis versi facelift di tahun 2015.

      Ubahan paling menonjol terletak pada sisi eksterior yang ditawarkan. Meski sejatinya berkiblat pada Nissan Serena S-Hybrid yang dipasarkan di Malaysia.

      Tak hanya penyegaran pada sisi eksterior dan interior. Pabrikan juga turut menyematkan fitur tombol audio di setir dan lampu DRL pada model ini.

      FAQ

      • Apakah Nissan Serena punya varian mesin diesel?
        Tidak, hanya varian bensin saja
      • Berapakah ukuran ground clearance Nissan Serena?
        160 mm
      • Apa saat ini masih ada varian transmisi manual?
        Hanya tersedia dalam transmisi otomatis CVT saja

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor

        Berita Terpopuler

          kredit
          Kalkulator Kredit
          *Tipe
          Mobil Baru
          Mobil Bekas
          *Harga Kendaraan
          *Jumlah Deposit
          *Suku Bunga(%)
          *Masa Cicilan
          Pilih
          • 1 Tahun
          • 2 Tahun
          • 3 Tahun
          • 4 Tahun
          • 5 Tahun
          • 6 Tahun
          Tips:
            Selanjutnya
            kredit
            Kalkulator Asuransi
            *Kode Plat Nomor Kendaraan
            Pilih
            *Jaminan Pokok
            Comprehensive
            Total Loss Only
            *Tahun Kendaraan
            Pilih
              *Nilai Pasar
              Jaminan Perluasan
              • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
              • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
              • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
              • Terorisme dan Sabotase
              • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
              Tips:
                Selanjutnya