• Gambaran
  • MobilSejenis
  • Model
  • Review
  • Artikel
  • FAQ
  • Evaluasi
  • Video
  • HotBrand

Jeep Gladiator

Jeep Gladiator
1/22
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
  • Jeep Gladiator
Angsuran mulai dari:56,32 Jt/Bln
Rp 2,18 M - 2,35 M
Get Offer
SUV
Otomatis
Bensin
3604cc
5 seat
  • Kelebihan
  • Tampilan gagah dan unik dengan bentuk pickup
  • Suspensi dan interior nyaman untuk sebuah mobil off road
  • Fungsionalitas lebih berkat fitur bak pickup
  • Fitur bantu elektronis lengkap untuk membantu kemampuan off road
  • Kekurangan
  • Dimensi bodi tergolong besar untuk penggunaan dalam kota
  • Tidak ada pilihan mesin diesel
Otoloka Car Rating
Fungsi & InteriorKenyamanan BerkendaraHarga & PerawatanKapasitasKonsumsi BBMPerforma Mengemudi607075858070

Ranking Mobil Sejenis(Jeep Gladiator Peringkat1)

    Review
    • Overview
    • Eksterior
    • Interior
    • Fitur
    • Mesin & Performa
    • Konsumsi BBM
    • Kesimpulan

    DAS Indonesia Motor sebagai pemegang merk Jeep di Indonesia meluncurkan Jeep Wrangler JL versi kabin ganda dengan nama Jeep Gladiator JT pada bulan Februari 2021 lalu. 

    Wrangler chassis panjang dengan bak terbuka ini mungkin adalah pikap termahal yang ada di Indonesia saat ini dengan harga lebih dari Rp2 miliar. Lebih mahal dari Jeep Wrangler Sahara yang dijual dengan harga Rp1,78 miliar.

    Kembali ke 2014, Jeep di Indonesia yang saat itu masih dipegang Garansindo sempat mengimpor edisi terbatas pikap kabin ganda Jeep Wrangler Brute Double Cab bermesin V8 6,4 liter yang lebih digdaya dan lebih boros bensin tentunya.

    Namun monster berbasis Wrangler JK ini bukan produk resmi Jeep tapi adalah hasil kreasi American Expedition Vehicles yang telah mendapat restu pabrikan kendaraan segala medan asal Toledo, Ohio ini. 

    Jeep Gladiator memulai debutnya di Los Angeles Auto Show 2018 dan mulai dipasarkan secara global setahun kemudian. Platform yang digunakan sama dengan Wrangler JL. Inilah pikap pertama Jeep setelah Comanche dihentikan produksinya tahun 1992. 

    Nama Gladiator sendiri diambil dari Jeep Gladiator pertama yang dibuat dari tahun 1962 – 1968 dan kemudian lebih dikenal sebagai J-Series setelah tahun 1971.

    Konsep Jeep Gladiator versi modern pertama kali dipamerkan tahun 2004. Mengusung model extended cab, atapnya tidak dapat dilepas seperti yang sekarang tetapi pintunya dapat dilepas dan ban serepnya diletakkan di samping bak belakang.


    Harga Jeep Gladiator

    Tipe

    Harga

    Gladiator Rubicon

    Rp2,18 miliar

    Gladiator Rubicon Altitude

    Rp2,35 miliar


    Spesifikasi Jeep Gladiator

    Mesin



    Tipe

    Mesin bensin 6 silinder DOHC 24 valve

    Isi Silinder

    3.604 cc

    Tenaga Maksimum

    285 hp @ 6.400 rpm

    Torsi Maksimum

    353 Nm @ 4.400 rpm 

    Transmisi

    Delapan percepatan otomatis

    Sistem Penggerak

    Penggerak 4 roda (4WD) 

    P x L x T

    5.539 x 1.875 x 1.933 mm

    Jarak Poros Roda

    3.487 mm

    Jarak Terendah

    283 mm

    Berat Kosong

    2.301 kg

    Kapasitas Tangki BBM

    83 liter

    Rem Depan/Belakang

    Cakram berventilasi/cakram

    Suspensi Depan

    Leading Link dengan stabilizer

    Suspensi Belakang

    Trailing Arm dengan stabilizer

    Velg/Ban

    Alloy 17 inci / 235/55R17

    Akselerasi 0 – 100 km/jam

    9,2 detik (estimasi)

    Kecepatan Maksimal

    179 km/jam (estimasi)

    Konsumsi BBM Kota/Tol

    7,2/9,4 km/liter (estimasi) 

    Emisi CO2

    296 g/km

    Tampilannya masih mempertahankan desain ikonik Jeep Wrangler generasi JL termasuk “Seven Slot Grille” yang telah menjadi identitas sejak era Willys. Satu hal yang membuatnya terlihat lebih sangar adalah panjang bodinya yang mencapai 5,5 meter. 

    Jauh lebih panjang dari Jeep Wrangler Sport maupun Sahara yang memiliki panjang 4,7 meter. Jarak antar poros rodanyapun juga mulur setengah meter jika dibandingkan Wrangler 5 pintu.

    Meski dilengkapi dengan bak kargo yang lumayan besar, kami sangsi pemiliknya bakal tega mempekerjakaannya sebagai kuli panggul. Setidaknya masih cukup keren dengan menambahkan motor trail atau ATV.

    Keempat rodanya menggunakan velg 17 inci dengan ban standar berukuran 235/55 R17. Dengan spakbor ekstra luas, Anda masih bisa menjejalkan ban penggaruk lumpur yang lebih besar dari ban standar.


    Seperti eksteriornya, kabin Gladiator juga sama persis dengan Wrangler. Hanya kenyamanan penumpang belakang yang berkurang jika dibandingkan Wrangler 5 pintu di mana sandaran joknya terbatas saat direbahkan karena dinding pemisah kabin dengan bak. 

    Tapi setidaknya hal ini masih mendapatkan kompensasi dari ruang kakinya yang lebih panjang.

    Tidak sekedar menjual tampilan jantan. Jeep tetap memikirkan durabilitas dalam merancang interior kendaraan segala medan ini. Tidak hanya joknya yang dibuat anti air, seluruh fitur elektronik termasuk head unit dan tombol start/stop mesinnya masih aman dari korsleting jika kabin ini sampai terendam air. 

    Seperti kendaraan double cabin pada umumnya, penumpang tidak bisa membawa terlalu banyak barang bawaan kecuali Anda menambahkan penutup keras Tonneau Cover dan Cargo Bed Storage System agar barang bawaan dapat tersimpan rapi dan tidak bergeser saat diletakkan di bak belakang.


    Gladiator dilengkapi dengan sederet fitur canggih, terutama yang terkait dengan fungsionalitasnya sebagai mobil penakluk medan off road. Fitur Selec-speed control membantu meringankan fokus pengemudi dalam melintasi medan off road karena pengemudi tidak perlu menginjak pedal gas dan rem, tapi cukup hanya mengarahkan kemudi agar mobil tetap berada di jalurnya. 

    Fitur Command Trac 4X4 berfungsi untuk membagi distribusi torsi 50/50 antara as roda depan dan belakang demi menghasilkan traksi maksimal di berbagai kondisi lintasan. Sebuah fitur yang hanya dimiliki mobil-mobil off road sejati.

    Sedangkan fitur Tru-lok Differential memungkinkan pengemudi melakukan penguncian diferensial secara elektronik di bagian depan dan belakang untuk memaksimalkan penyaluran torsi. Dengan fitur ini, Jeep mengklaim Gladiator mampu menjaga penyaluran tenaga saat fitur 4WD digunakan di medan yang sulit.

    Jeep Gladiator juga dilengkapi fitur OFF-ROAD + yang mampu menyesuaikan secara otomatis kecepatan transmisi sesuai kondisi lintasan, yaitu 4-HI untuk permukaan pasir/lumpur dan 4-LO untuk mendaki bukit/pegunungan terjal (Rock Crawling). 

    Di sektor kaki-kaki, Gladiator menggunakan suspensi Fox Shock dengan bodi alumunium berdiamter 2 inch. Suspensi tersebut bersanding dengan ban Falken Wildpeak A/T yang mampu memberikan performa terbaik baik di jalan raya maupun off road. 

    Selain fitur off road, Jeep Gladiator juga memiliki berbagai fitur mutakhir untuk mendukung kenyamanan dan keamanan mengemudi. Untuk hiburan,Gladiator dilengkapi dua layar besar untuk menunjang kenyamanan. Di balik kemudi, layar 8,4 inch memberikan informasi seputar mobil yang ditunjang fitur Uconnect 4C NAV.

    Fitur lain pada mobil ini di antaranya  blind spot monitoring and rear cross path detection, electronic stability control, Park view rear back up camera, park sense rear park assist system, trailer sway control, advantage multistage air bags, supplemental front seat mounted side air bags, forward collision warning plus, enhanced accident response system dan beberapa lainnya.


    Tak bisa dipungkiri, desain tradisional Jeep yang gagah dipadu dengan bentuk pickup pada bagian belakang dan ukuran ban besar membuat Gladiator benar-benar memiliki aura ‘ganas’. Ini bukan mobil jip biasa. Apalagi sekedar mobil pickup biasa. Ini adalah sebuah mobil yang menggambarkan puncak perpaduan antara kemampuan petualangan off road dengan fungsionalitas tinggi sebuah pickup.

    Mungkin banyak orang sekilas menganggap Gladiator adalah sebuah kendaraan jip dengan pengendaraan keras. Tapi kenyataannya, Gladiator bisa dikatakan memiliki supensi yang nyaman. Dengan suspensi trailing arm pada roda belakang, posisi sokbreker buatan Fox berada pada geometri yang cukup rebah untuk memaksimalkan penyerapan guncangan roda. Langkah suspensi pun lebih panjang dibandingkan suspensi yang posisinya tegak.

    Keunggulan suspensi tersebut dipadu dengan konstruksi bodi yang kokoh dan jarak wheelbase yang cukup panjang dibanding mobil-mobil jip lain pada umumnya. Hasilnya, berbagai permukaan lintasan yang tidak rata bisa dilahap Gladiator dengan cukup nyaman dan stabil. 

    Keunggulan suspensi dan rangka tersebut didukung oleh mesin Pentastar V6 DOHC 24 valve berkapasitas 3.600 cc. Tenaga 285 hp cukup untuk menggeber mobil berbodi besar berbobot lebih dari 2 ton ini mencapai kecepatan lebih dari 140 km/jam di jalan tol. Tapi sebagai mobil off road, kecepatan dan akselerasi di jalan aspal mulus bukanlah prioritas.

    Justru torsi mesin yang mencapai 353 Nm berperan lebih penting saat menaklukkan medan off road yang sulit. Walaupun puncak torsi 353 Nm tersebut dicapai pada putaran mesin 4.000 rpm dan tidak serendah putaran mesin diesel, kurva torsinya cukup menyebar rata sejak putaran mesin rendah. Dipadukan dengan transmisi otomatis 8 percepatan, sepertinya torsi mesin dan transmisi menjadi duet kerjasama apik agar Gladiator bisa melahap medan sulit tanpa harus meraung berlebihan.


    Jeep mengawinkan berbagai keunggulan mekanis tersebut dengan sederet fitur elektronis canggih untuk menunjang kemampuan Gladiator dalam melahap medan off road. Fitur seperti Selec-speed control, Command Trac 4X4, Tru-lok Differential, dan OFF-ROAD + dirancang untuk membantu pengemudi Gladiator agar lebih mudah dan aman dalam melintasi berbagai kondisi permukaan.


    Berbicara tentang konsumsi bahan bakar sebenarnya merupakan hal yang tidak relevan. Mobil seperti Jeep Gladiator sejak awal memang dirancang untuk kemampuan tertentu, bukan seperti mobil armada operasional perusahaan yang mengutamakan ekonomi di jalan raya. Dengan sederet kelebihan ‘khas’ yang dimiliki Gladiator, para pembelinya juga sepertinya tidak terlalu peduli dengan angka konsumsi bahan bakar.

    Tapi sekedar untuk memenuhi rasa ingin tahu, sejumlah media di AS melakukan tes bahan bakar Gladiator. Hasilnya, untuk perjalanan dalam kota, mobil off road ini mencatat konsumsi bahan bakar 7,2 km/liter. Sedangkan di jalan tol atau luar kota, konsumsinya adalah 9,4 km/liter. 

    Tentu saja tes tersebut dilakukan di jalan raya aspal mulus. Tapi di tengah hutan atau medan off road, siapa yang peduli dengan konsumsi bahan bakar? Yang harus dilakukan pemilik Gladiator adalah memenuhi tangki bensinnya yang berkapasitas 83 liter dan mulai berpetualang di atas berbagai permukaan lintasan yang sebagian besar mobil lain tidak akan sanggup melakukannya!


    Tidak seperti mobil biasa pada umumnya, angka statistik seperti kecepatan maksimal, akselerasi, konsumsi bahan bakar, depresiasi harga dan lainnya tidaklah relevan dengan atribut utama yang dimiliki Jeep Gladiator. Alasan utama konsumen membeli mobil ini mungkin hanya ada dua.

    Alasan pertama karena fungsionalitasnya sebagai jip off road sejati yang berpadu dengan daya angkut sebuah pickup. Bagi mereka yang gemar berpetualang off road, fungsi pickup-nya menghadirkan sensasi berbeda dibandingkan jip biasa yang punya daya angkut terbatas. Daya angkut tersebut memberi keleluasaan aktifitas lebih dari sekedar perjalanan off road pada jip biasa.

     Alasan kedua karena tampilannya yang unik, khas dan sangat maskulin. Walaupun sejak awal dirancang sebagai kendaraan off road sejati dan dibekali berbagai fitur untuk mengatasi medan yang sulit, tampilan Jeep Gladiator akan terlihat sangat impresif di dalam kota. Wujudnya yang gagah akan terlihat sangat berbeda di antara ‘lautan’ mobil-mobil biasa pada umumnya. Seolah menegaskan kekuatan karakter sang pemilik Gladiator. Kenyamanan suspensi dan interiornya menjadi daya tarik tambahan untuk mereka yang menggunakannya di dalam kota.


    Artikel Terkait
    FAQ
    • Berapa beban maksimum yang dapat ditarik Jeep Gladiator ?
      Gladiator mampu menarik beban hingga 3.470 kg
    • Berapa beban maksimum yang dapat diangkut ?
      Beban yang dapat diangkut di bak kargonya mencapai 726 kg.
    • Apakah Jeep Gladiator memiliki pilihan mesin diesel ?
      Sebetulnya Jeep juga menawarkan mesin diesel 6 silinder 3,0 liter bertenaga 260 hp tapi sayangnya hingga saat ini belum dipasarkan di Indonesia.

    Komentar Pengguna

    Posting Ulasan Anda:
    Skor:
    0/300
    Kirimkan
    Video Terkait
    Hot Brand
    Toyota
    Toyota
    Honda
    Honda
    Nissan
    Nissan
    Daihatsu
    Daihatsu
    Mitsubishi
    Mitsubishi
    Suzuki
    Suzuki

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya