• Gambaran
  • MobilSejenis
  • Model
  • Review
  • Artikel
  • FAQ
  • Evaluasi
  • Video
  • HotBrand

Wuling Confero S

Wuling Confero S
1/37
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
  • Wuling Confero S
Angsuran mulai dari:2,65 Jt/Bln
Rp 146,30 Jt - 197,80 Jt
Get Offer
MPV
Otomatis/ Manual
Bensin
1485cc
8 seat
  • Kelebihan
  • Bodi kokoh
  • Fitur lengkap
  • Kabin lega
  • Mesin bandel dan irit BBM
  • Harga suku cadang terjangkau
  • Kekurangan
  • Jok belakang tidak bisa dilipat rata
  • Tenaga mesin tidak istimewa
  • Umur komponen di luar mesin lebih pendek
  • Belum ada telescopic steering
  • Jaringan dealer masih belum sebanyak pabrikan Jepang
Otoloka Car Rating
Fungsi & InteriorKenyamanan BerkendaraHarga & PerawatanKapasitasKonsumsi BBMPerforma Mengemudi758565756560

Ranking Mobil Sejenis(Wuling Confero S Peringkat5)

Review
  • Overview
  • Eksterior
  • Interior
  • Fitur
  • Mesin & Performa
  • Konsumsi BBM
  • Kesimpulan

Wuling Confero S hadir di Indonesia sebagai solusi MPV murah dengan harga di bawah Rp200 juta. Meski harganya jauh di bawah kendaraan sekelas yang didominasi produk pabrikan Jepang, kualitas dan fitur yang diberikan jauh dari kesan mobil apa adanya asal bisa jalan.

Desain Wuling Confero S terlihat solid dengan plat yang tebal. Kualitas pengerjaannya mampu menepis stereotipe produk China yang asal jadi. Harganya yang murah tidak sampai mengorbankan kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Layanan purna jualnya didukung lebih dari 100 dealer Wuling yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Garansi umum yang diberikan berlaku selama 3 tahun atau 100.000 km, garansi 5 tahun atau 100.000 km untuk komponen utama mesin, garansi komponen utama transmisi selama 5 tahun atau 100.000 km, garansi suku cadang 1 tahun atau 20.000 km, dan bebas biaya perawatan 2,5 tahun atau 50.000 km.

Harga

Tipe

Harga

Wuling New Confero S 1.5 C

Rp174.800.000,00

Wuling New Confero S 1.5 L

Rp188.800.000,00

Wuling New Confero S 1.5 L ACT

Rp197.800.000,00

Wuling New Confero 1.5 MT

Rp150.800.000,00

 

Spesifikasi Wuling Confero S

Mesin

 


Tipe

N15, 4 silinder segaris 1.5L, 16 Katup, DOHC P-TEC DVVT

Isi Silinder

1.485 cc

Tenaga Maksimum

105 hp (DVVT)/97 hp @ 5.800 rpm

Torsi Maksimum

142 Nm (DVVT)/135 Nm @ 3.800 – 4.400 rpm

Transmisi

 Manual 5 percepatan/ACT e-clutch 6 percepatan

 Sistem Penggerak

 Penggerak Belakang

 

Konsumsi BBM

 12 km/liter (kota)/14 km/liter (tol)

 

Kapasitas Tangki BBM

 42 liter

 

Dimensi

 

P x L x T

 4.530 x 1.691 x 1.730 mm

Jarak Poros Roda

 2.720 mm

Jarak Terendah

 205 mm

Radius Putar

 5,5 m

Berat Kosong

 1.295 kg

Kaki-Kaki dan Suspensi

Rem Depan/Belakang

 Cakram berventilasi/Tromol, Cakram (Tipe L)

Suspensi Depan

MacPherson Strut

Suspensi Belakang

Per Keong, semi independen

Velg/Ban

 Alloy 15 inci /195/60 R15

 

Sejarah Wuling Confero S

Wuling Confero S menjadi model pertama yang dipasarkan PT SGMW (SAIC General Motors Wuling) di Indonesia pada tahun 2017. Low MPV yang di RRC dinamai Hongguang S1 ini untuk pasar Indonesia diproduksi di pabrik Wuling Cikarang, Jawa Barat.

MPV ini bermain di kelas MPV bermesin 1,5 liter, berhadapan dengan Suzuki Ertiga, Daihatsu Xenia, Toyota Avanza/Veloz, Honda BR-V. Harganya yang di bawah Rp200 juta tidak hanya ingin menggoyang segmen sekelas tetapi juga kelas di bawahnya.

Harga Wuling Confero S tipe C hanya lebih mahal tidak lebih dari Rp6 juta. Bahlan model Wuling Confero sebagai model paling murah dengan harga Rp150 jutaan lebih murah Rp5 jutaan dibandingkan Toyota Calya 1.2 G MT.

Saat pertama kali diluncurkan, Wuling Confero S hanya ditawarkan dengan transmisi manual 5 percepatan. Pada penyegaran di tahun 2019, Wuling untuk pertama kali memperkenalkan transmisi manual kopling otomatis ACT untuk tipe L.

Penyegaran Wuling Confero S terbaru hadir di bulan Maret 2021 dengan tampilan depan yang lebih agresif namun performa mesin sedikit dikurangi. Sementara untuk interiornya relatif tidak berubah.

 

Kabinnya relatif tidak tersentuh penyegaran 2021. Mungkin Wuling sengaja tidak melakukan rombakan di interiornya agar dapat mempertahankan harga jualnya yang kompetitif.

Tampilan Wuling Confero S tidak bisa dikatakan murahan dan belum terlihat menua meski telah memasuki tahun keempat. Bersahaja tanpa berusaha menarik perhatian dengan terlalu banyak aksesoris yang mencolok mata. Malah sebelum dilakukan facelift di tahun 2019 tampilannya cenderung datar.

Plat bodinya tergolong tebal jika dibandingkan dengan Low MPV sekelasnya. Kaca sampingnya tinggi sehingga memberikan visibilitas yang luas bagi penumpang. Namun di sisi lain terkesan kurang aerodinamis dengan atap terlihat tinggi.

Tampilan depannya bermain aman dengan desain yang mudah diterima oleh banyak orang. Kap mesinnya terkesan kokoh dengan tonjolan garis yang berkarakter.

Lampu depannya telah menggunakan adjustable headlight dan belum menggunakan LED. Sementara untuk lampu kabut, lampu sein, dan Daytime Running Light diletakkan pada bagian ujung bumper.

Bagian sampingnya akan terlihat membosankan jika saja tidak ada tonjolan garis yang memanjang dari spakbor depan hingga ke belakang. Di bagian bawah pintunya dipasangi Luxury Side Body Moulding.

Aksesoris ini tidak hanya untuk mempercantik tampilan tapi juga untuk melindungi pintu dari lontaran kerikil atau aspal. Keempat rodanya menggunakan velg alloy 15 inci dual tone mengikuti tren saat ini. Ban yang digunakan berukuran 195/65 R15.

Bagian belakangnya juga tidak norak dengan desain lampu elegan dan aksen krom tidak overdosis. Pintu bagasinya yang besar juga terkesan kokoh.

Lantas apa perbedaan Wuling Confero S tipe C dan L ? Secara kasat mata nyaris tidak ada perbedaan pada bodinya selain dari emblem di pintu belakang. Anda perlu memperhatikan lebih teliti lagi untuk menemukan perbedaan kedua tipe tersebut.

Pada Tipe L dilengkapi dengan lis kaca dan handel pintu berlapis krom, di bumper depan mendapat tambahan sensor parkir, ada kamera mundur, rem cakram di keempat roda, dan frameless wiper.

Sementara pada Wuling Confero tanpa tambahan “S” menggunakan desain bumper lebih sederhana, tanpa lampu kabut, tidak ada aksen krom, tanpa roofrail, dan velg kaleng dengan dop.

Wuling Confero S kemudian mendapatkan penyegaran kembali pada Maret 2021 lalu. Perubahannya terfokus pada desain grille dan bumper baru.

Headlight-nya masih serupa. Grillenya terlihat lebih tipis dengan kisi-kisi hitam dan lebih minim aksen krom. Bumpernya lebih agresif dengan tonjolan garis yang membingkai rumah lampu kabut dan sein depan. Kini DRL-nya tersamar mengikuti garis bumper depan.

Untuk Wuling Confero juga mendapat penyegaran dengan bumper baru yang lebih tegas tapi tidak seagresif Wuling Confero S dan masih belum dilengkapi dengan lampu kabut.    

Wuling Confero S menawarkan kabin yang masih nyaman untuk delapan penumpang dengan ruang kepala yang tinggi dan ruang kaki yang masih manusiawi di baris ketiga.

Pembungkus jok standar menggunakan material fabrik dan dapat diganti dengan bahan kulit sintetis sseharga Rp2 jutaan. Jok standar di baris kedua baik tipe C maupun L dapat diganti dengan sepasang jok “captain seat” dengan dana tambahan sekitar Rp3 jutaan. 

Kemudinya sudah dilengkapi dengan tilt steering namun belum ada telescopic steering. Pengaturan jok depan secara mekanis tanpa ada pengatur ketinggian. Pengatur kaca spionnya sudah elektrik tapi belum dapat terlipat secara otomatis.

Untuk tipe L sudah dilengkapi dengan head unit layar sentuh 8 inci yang dapat terkoneksi dengan ponsel pintar dan tombol pengoperasian di setir. Sementara pada tipe C masih menggunakan head unit double din biasa.

Pengaturan penyejuk udaranya menggunakan tiga tombol putar untuk memilih arah hembusan, kecepatan putaran kipas, dan temperatur. AC double blower untuk penumpang belakang juga telah menjadi fitur standar.

Wuling Confero S juga dilengkapi fitur pembuka seluruh kaca pintu cukup dengan menekan tombol “UNLOCK” dan tahan beberapa saat. Fitur ini berguna untuk melepaskan udara panas yang terjebak di dalam kabin sebelum dikendarai.

Kapasitas bagasinya dapat diperbesar dengan melipat jok baris ketiga. Sayangnya bangku ini belum dapat dilipat rata dan menjadi dinding pemisah dengan jok baris ketiga. Saat jok belakang ini dilipat jangan lupa menguncinya dengan pen khusus, fitur yang tidak lazim dan terkesan kuno.

Secara keseluruhan kabin standar Confero S bahkan Confero dirancang dan dibangun dengan baik. Tidak ada kenyamanan dan fungsi yang dikorbankan di tipe terendah sekalipun.    

Kesenjangan fitur Wuling Confero S tipe C dan L tidak terlalu lebar. Keduanya sudah dilengkapi dengan sepasang kantung udara, monitor tekanan ban, sensor parkir mundur, jok berkemampuan ISOFIX, sabuk keselamatan untuk seluruh penumpang, sistem anti pencurian.

Sementara fitur seperti sistem pengereman ABS+EBD, rem cakram depan-belakang, sensor parkir depan, kamera mundur, kunci immobilizer.

Sejak pertama kali diluncurkan, Wuling Confero S digerakkan oleh mesin 4 silinder 1,5 liter P-TEC DVVT. Dapur pacu ini menggunakan basis mesin S-Tec III rancangan Daewoo.

Keluaran mesinnya dapat dikatakan biasa-biasa saja. Tenaga puncak 105 hp dicapai di 5.800 rpm dan torsi 142 Nm pada 3.800 – 4.400 rpm.

Sepintas kemampuan mesinnya di atas Daihatsu Xenia 1.5 tapi ingat Confero lebih berat 165 kg. Rasio berat terhadap tenaganya sebesar 12,3 kg/hp sementara Xenia yang lebih enteng unggul tipis dengan 11 kg/hp.

Sayangnya kemampuan mesin ini dipangkas pada New Wuling Confero yang baru diluncurkan. Dapur pacu yang digunakan masih sama tetapi tidak lagi dilengkapi dengan DVVT (Dual Variable Valve Timing).

DVVT ini berfungsi mengatur besar dan waktu bukaan katup sehingga kinerja mesin lebih efisien dan optimal. Kemungkinan perangkat ini dihilangkan untuk memangkas harga jual.

Mesin Confero terbaru tanpa DVVT tersebut tenaga maksimalnya turun menjadi 97 hp dan torsi 135 Nm. Dengan tenaga lebih kecil sementara berat kendaraan tetap, rasio bobot terhadap tenaga New Confero menjadi sebesar 13,3 kg/hp.

Selain ditawarkan dengan transmisi manual 5 percepatan, Wuling Confero S juga ditawarkan dengan transmisi ACT (Automatic Clutch Transmission) 6 percepatan buatan Schaeffler.

Transmisi yang digunakan tetap manual tetapi koplingnya yang bekerja secara otomatis. Anda tetap perlu memindahkan tuas transmisi secara manual tapi tidak perlu lagi menginjak pedal kopling.

Sensor pada tuas transmisi akan mendeteksi jika pengendara akan melakukan perpindahan dan mengirimkan sinyak ke controller untuk mengoperasikan aktuator hidrolik.

Perlu adaptasi beberapa waktu untuk membiasakan diri dengan transmisi manual berkopling otomatis ini. Prosedur pengoperasiannya sama dengan transmisi manual konvensional. Anda perlu mengurangi putaran mesin lebih dulu sebelum melakukan perpindahan gear ke yang lebih tinggi maupun lebih rendah.

Saat kembali berjalan dari posisi berhenti ditanjakan sangat disarankan mengaktifkan rem parkir sebagai pengaman. Ada jeda kosong yang dapat membuat kendaraan mundur saat mulai berjalan.

Setingan suspensinya masih nyaman, sedikit keras tapi tidak sampai mengganggu. Kemudinya didukung oleh EPS (Electronic Power Steering) yang akan terasa lebih ringan saat kecepatan rendah dan sedikit lebih berat pada kecepatan tinggi.

Berdasarkan pengalaman konsumen dan bengkel yang menangani Wuling Confero S, umur komponen kaki-kakinya tidak sepanjang mobil sekelas dari produsen Jepang apalagi jika sering melintasi jalanan yang kurang mulus.

Untungnya harga-harga suku cadang aslinya relatif murah. Sebagai contoh sepasang peredam kejut depan Rp900.000 dan satu set peredam kejut belakang Rp500.000.  

Wuling Confero S dengan mesin 1,5 liter DVVT rata-rata menghabiskan seliter bensin untuk menempuh jarak 12 km di perkotaan. Sementara di tol rata-rata konsumsi BBM-nya 14 km/liter. Belum diketahui berapa konsumsi BBM-nya dengan mesin tanpa DVVT.

Dengan harga kurang dari Rp200juta Anda sudah bisa mendapatkan MPV yang nyaman untuk keluarga dengan kualitas yang baik. Kesenjangan fitur antar tipe Wuling Confero S tidak terlalu lebar dan bisa lebih berhemat jika tidak memerlukan jok kulit dan captain seat.

Mesinnya terbilang bandel dan jarang ada keluhan dari pemakainya. Hanya umur komponen seperti pada kaki-kaki dan motor kipas pendinginnya lebih pendek jika dibandingkan dengan MPV pabrikan Jepang. Namun bagusnya harga suku cadangnya juga relatif murah.   

Artikel Terkait
FAQ
  • 1. Berapa pajak tahunan Wuling Confero S ?
    Pajak kendaraan tahunan untuk Wuling Confero S 1.5 L tahun 2021 sekitar Rp2,2 juta – Rp2,3 juta. Sementara Wuling Confero S 1.5 C 2021 sekitar Rp2 dan Wuling Confero sekitar Rp1,8 juta.
  • 2. Apa Wuling Confero dapat dimodifikasi menjadi Wuling Confero S ?
    Masih bisa dengan mengganti bumper, velg, garnish, jok, dan head unit. Namun sulit untuk menambahkan fitur keselamatan seperti kantung udara, ABS + EBD.

Komentar Pengguna

Posting Ulasan Anda:
Skor:
0/300
Kirimkan
Video Terkait
Hot Brand
Toyota
Toyota
Honda
Honda
Nissan
Nissan
Daihatsu
Daihatsu
Mitsubishi
Mitsubishi
Suzuki
Suzuki

Kendaraan Terbaru

  • Mobil
  • Motor
Berita Terpopuler
kredit
Kalkulator Kredit
*Tipe
Mobil Baru
Mobil Bekas
*Harga Kendaraan
*Jumlah Deposit
*Suku Bunga(%)
*Masa Cicilan
Pilih
  • 1 Tahun
  • 2 Tahun
  • 3 Tahun
  • 4 Tahun
  • 5 Tahun
  • 6 Tahun
Tips:
    Selanjutnya
    kredit
    Kalkulator Asuransi
    *Kode Plat Nomor Kendaraan
    Pilih
    *Jaminan Pokok
    Comprehensive
    Total Loss Only
    *Tahun Kendaraan
    Pilih
      *Nilai Pasar
      Jaminan Perluasan
      • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
      • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
      • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
      • Terorisme dan Sabotase
      • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
      Tips:
        Selanjutnya