• Gambaran
  • MobilSejenis
  • Model
  • Review
  • Artikel
  • FAQ
  • Evaluasi
  • Video
  • HotBrand

BARU Wuling Cortez CT

Wuling Cortez CT
1/36
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
  • Wuling Cortez CT
Angsuran mulai dari:3,93 Jt/Bln
Rp 203,80 Jt - 281,80 Jt
Get Offer
MPV
Otomatis/ Manual
Bensin
1451cc
7 seat
  • Kelebihan
  • Value for money yang menarik
  • Fitur keselamatan yang lengkap
  • Sudah dilengkapi sunroof
  • Kekurangan
  • Belum mempunyai reputasi seperti pabrikan Jepang
  • Semakin banyak fitur elektrik semakin kompleks
  • Kualitas kerapian pengerjaannya perlu ditingkatkan
  • Radius putar lebar
  • Tidak dilengkapi telescopic steering
Otoloka Car Rating
Fungsi & InteriorKenyamanan BerkendaraKonsumsi BBMHarga & PerawatanKonsumsi BBMPerforma Mengemudi------

Ranking Mobil Sejenis(Wuling Cortez CT Tidak ada Ranking)

Review
  • Overview
  • Eksterior
  • Interior
  • Fitur
  • Mesin & Performa
  • Konsumsi BBM
  • Kesimpulan

Bukan pekerjaan mudah bagi PT SAIC General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia untuk meyakinkan konsumen bahwa Wuling Cortez adalah produk yang berkualitas dan dapat diandalkan. 

Apalagi, MPV yang di China dikenal sebagai Baojun 730 ini masuk ke dalam segmen yang selama beberapa dekade dirajai oleh Toyota yang telah memiliki reputasi sebagai mobil tahan banting dan unggul dalam jaringan dealer yang tersebar hingga ke daerah pelosok Indonesia.

Seperti strategi Xiaomi menghebohkan pasar ponsel pintar dengan menawarkan produk murah dengan fitur dan kemampauan yang mampu mengungguli merk-merk besar, Wuling Cortez berusaha merebut hati konsumen yang menginginkan Toyota Kijang Innova namun memiliki anggaran terbatas.

Secara dimensi, Wuling Cortez sekelas dengan Toyota Kijang Innova. Sempat mengusung mesin 1,8 liter kemudian berganti dengan mesin 1,5 liter turbocharged yang menghasilkan tenaga dan torsi lebih besar dari mesin bensin 2,0 liter milik Innova.

Bukan itu saja value for money yang ditawarkan. Cortez juga dilengkapi fitur-fitur standar yang sebelumnya hanya ada di mobil-mobil premium. Lebih gilanya lagi, harga jualnya tumpang tindih dengan segmen yang ada di bawahnya yang diisi Toyota Avanza Veloz, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga, dan Nissan All New Livina.

Sejarah Wuling Cortez di Indonesia

Wuling Cortez pertama kali diluncurkan pada April 2018 di ajang Indonesia International Motor Show. MPV ini dibangun di fasilitas produksi SGMW yang terletak di Cikarang, Jawa Barat.

MPV ini adalah generasi kedua dari Baojun 730 yang telah dipasarkan di China sejak tahun 2017. Saat pertama kali dipasarkan di Indonesia, Cortez ditawarkan dengan pilihan mesin bensin berkapasitas 1,8 liter dan 1,5 liter naturally aspirated yang dipasangkan dengan transmisi i-AMT (intelligent Automated Mechanical Transmission) dan manual 5 percepatan.

Pasar yang dibidiknya cukup unik, Wuling Cortez diposisikan untuk berhadapan dengan Toyota Kijang Innova namun dengan harga di kelas Toyota Avanza. Harganya mulai Rp218 juta untuk Cortez Tipe C hingga Rp264juta untuk Tipe L.

Cortez L membawa fitur yang sangat lengkap dan sarat teknologi yang tidak kalah (bahkan lebih lengkap) dengan Toyota Kijang Innova yang harga varian teratasnya saat itu sudah lebih dari Rp300 juta. 

Mulai dari Automatic Vehicle Holding (AVH), Hill Hold Control (HHC), Electric Parking Brake (EPB), Electronic Stability Control (ESC), sensor parkir depan, kamera belakang, empat kantung udara, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), layar Multi Information Display (MID) 7 inci, sistem carteinment dengan layar 8 inci, bahkan hingga sunroof dan pengatur elektrik untuk jok depan.

Pada tahun 2019, mulai diperkenalkan Wuling Cortez CT dengan mesin baru 1,5 liter turbocharged sekaligus menjadi satu-satunya pilihan mesin menggantikan dua dapur pacu sebelumnya. Transmisi i-AMT juga digantikan transmisi otomatis baru tipe CVT.

Harga Wuling Cortez CT

Tipe

Harga

Wuling Cortez CT 1.5T CVT L

Rp294.800.000,00

Wuling Cortez CT 1.5T CVT C

Rp259.800.000,00

Wuling Cortez CT 1.5T MT C 

Rp242.800.000,00

Wuling Cortez CT 1.5T CVT S

Rp233.800.000,00

Wuling Cortez CT 1.5T MT S

Rp213.800.000,00


Spesifikasi Wuling Cortez CT

Mesin



Tipe

LL5 4 silinder 1,5L turbocharged DOHC DVVT

Isi Silinder

1.451 cc

Tenaga Maksimum

140 hp @ 5.200 rpm

Torsi Maksimum

250 Nm @ 1.600 – 3.600 rpm

Transmisi

CVT atau manual 6 percepatan

Sistem Penggerak

FWD

Dimensi

P x L x T

4.780 x 1.816 x 1.755 mm

Jarak Poros Roda

2.750 mm

Jarak Terendah

170 mm

Rem Depan/Belakang

Cakram / cakram

Suspensi Depan

MacPherson Strut

Suspensi Belakang

Independen (Tipe L dan C) / Semi independen (Tipe S)

Velg/Ban

Alloy 16" / 205/55 R16


Wuling Cortez CT memiliki dimensi yang lumayan besar dengan panjang 4.780 mm, lebar 1.816 mm, dan tinggi 1.755 mm. Itu artinya Cortez lebih panjang 45 mm, lebih sempit 14 mm, dan lebih rendah 40 mm jika disandingkan dengan Toyota Kijang Innova. Dengan dimensi lebih panjang, radius putarnya lumayan lebar, mencapai 5,6 meter.

Tampilan eksterior Wuling Cortez CT mendapatkan beberapa revisi yang membedakannya dengan Cortez keluaran awal. Jika diperhatikan lebih cermat, grille baru Cortez CT terlihat lebih berkelas dengan logo Wuling tidak sebesar model sebelumnya.

Desain headlampnya barunya juga lebih menyempit. Lampu depan ini telah menggunakan LED yang memberikan pencahayaan lebih terang serta dilengkapi dengan fitur Autolamp untuk menyalakan lampu secara otomatis ketika kondisi di luar mobil mulai gelap.

Sementara pada bagian sampingnya mulai dari tonjolan garis bodi, aksen krom pada lis kaca, hingga roof rail, hingga velg ukuran 16 incinya masih serupa dengan Cortez 2018.

Bagian belakangnya juga tetap tampil bersih dengan menghindari aksen krom. Lampu belakang dan high mount stop lamp-nya juga telah menggunakan LED. Desain foglamp belakangnya terlihat rapi menyatu dengan lekukan bumper.

Sementara untuk eksterior Wuling Cortez CT Type S ada beberapa bagian yang dikurangi seperti tidak ada lampu kabut depan, tidak ada pelipat spion elektrik, tidak menggunakan wiper frameless, lis jendela tanpa krom, dan sunroof.


Kabin Wuling Cortez CT cukup lega untuk menampung tujuh orang dewasa. Pada model Type L dan C dilengkapi dengan sepasang jok captain seat di baris kedua. Menambah kesan mewah, dua varian teratas ini juga telah dilengkapi dengan electric sunroof.

Untuk Type S standar memiliki kapasitas penumpang hingga delapan orang dengan bangku baris kedua yang memanjang. Jok captain seat tetap ditawarkan tapi sebagai fitur opsional.

Di bagian tengah instrument cluster-nya juga dilengkapi dengan layar MID berwarna berukuran ekstra luas namun untuk Type S harus puas dengan versi hitam-putih.

Untungnya Wuling tidak habis-habisan memangkas fitur di Type S. Semua tipe Cortez CT dilengkapi dengan layar sentuh berwarna berukuran 8 inci yang “mengapung” di depan dashboard. 

Di semua tipe juga dilengkapi tombol pengatur head unit yang diletakkan di palang kiri setir. Namun hanya Type L yang dilengkapi tombol pengatur MID di palang setir sebelah kanan.


 

Untuk kelengkapan fitur, Wuling Cortez CT Type L menjadi etalase fitur-fitur canggih terlengkap di kelasnya. Mulai dari navigasi GPS, rem parkir elektrik, Auto Vehicle Hold, Hill Hold Control, fatigue driving warning, sistem monitor tekanan ban, hingga fitur membuka jendela dan bagasi via remote.

Fitur keselamatam untuk Type L dan Type C sudah dilengkapi dengan empat SRS airbag, Electronic Stability Control, sistem control traksi, rem ABS+EBD+BA. Sedangkan Type S hanya dibekali dengan rem ABS+EBD saja.


Semua tipe Wuling Cortez CT ditenagai mesin bensin 4 silinder segaris 1.451 cc DOHC DVV yang dilengkapi dengan turbocharger buatan Honeywell untuk memasok udara lebih deras ke ruang bakar.

Performanya luar biasa untuk mesin berkapasitas kecil. Tenaganya mencapai 140 hp di 5.200 rpm dan torsi puncak sebesar 250 Nm sudah dicapai sejak putaran 1.600 rpm dan terus bertahan hingga 3.600 rpm. 

Bandingkan dengan mesin bensin 2,0 liter Innova yang hanya bertenaga 137 hp dan torsi 183 Nm. Bobot kosong Cortez sebesar 1.500 kg atau lebih ringan 100 kg dibandingkan Innova. Hal ini membuat Cortez jauh lebih unggul dalam rasio berat terhadap tenaga.

Sebagai informasi, mesin berkode LL5 yang digunakan Wuling Cortez CT ini dikembangkan oleh Daewoo Motors dengan kode S-TEC III.

Cortez CT ditawarkan dengan pilihan transmisi otomatis CVT dan transmisi manual 5 percepatan untuk meneruskan daya yang dihasilkan mesin ke roda depan. 



Konsumsi BBM rata-rata Wuling Cortez CT sekitar 10,8 km/liter di dalam kota dan 13,7 km/liter di tol. Masih cukup efisien untuk sebuah MPV bertubuh besar.

Wuling Cortez CT menawarkan value for money terbaik di segmen low – medium MPV. Setingan harga yang murah dibarengi dengan kemampuan mesin yang tidak main-main, fitur berteknologi tinggi yang berlimpah, kualitas pengerjaan yang tidak asal-asalan.

Hanya satu hal yang masih perlu dibuktikan yaitu durabilitasnya setelah memasuki usia sepuluh tahun. Jika Wuling Cortez CT ini terbukti tidak merepotkan dalam perawatan dan minim kerusakan, Toyota patut waspada.

Belajar dari sejarah, sejumlah produsen mobil dalam dua dekade terakhir pernah menawarkan model-model menarik dari segi teknologi, kemewahan, dan kenyamanan. 

Mulai dari Hyundai Trajet, Kia Carnival Opel/Chevrolet Zafira, Opel Blazer Montera, berusaha menggoyahkan dominasi Toyota Kijang “kapsul” yang mengusung teknologi konvensional dan per daun yang kaku di bagian belakang.

Seiring dengan berjalannya waktu mobil-mobil yang sempat laris itu mulai jarang terlihat di jalan sementara Kijang lawas sukses membangun citra mobil Toyota yang tidak merepotkan dalam perawatan jangka panjang.


Artikel Terkait
FAQ
  • Apakah layanan purna jual Wuling Cortez terjamin ?
    Wuling Motors setidaknya telah memiliki 71 dealer 3S (Sales, Service, Sparepart) di seluruh Indonesia dan masih akan terus bertambah.
  • Bahan bakar apa yang direkomendasikan ?
    Minimal bensin beroktan 92
  • Apa standar emisi mesin Wuling Cortez CT ?
    Wuling Cortez CT telah memenuhi standar emisi Euro 4

Komentar Pengguna

Posting Ulasan Anda:
Skor:
0/300
Kirimkan
Video Terkait
Hot Brand
Toyota
Toyota
Honda
Honda
Nissan
Nissan
Daihatsu
Daihatsu
Mitsubishi
Mitsubishi
Suzuki
Suzuki

Kendaraan Terbaru

  • Mobil
  • Motor
Berita Terpopuler
kredit
Kalkulator Kredit
*Tipe
Mobil Baru
Mobil Bekas
*Harga Kendaraan
*Jumlah Deposit
*Suku Bunga(%)
*Masa Cicilan
Pilih
  • 1 Tahun
  • 2 Tahun
  • 3 Tahun
  • 4 Tahun
  • 5 Tahun
  • 6 Tahun
Tips:
    Selanjutnya
    kredit
    Kalkulator Asuransi
    *Kode Plat Nomor Kendaraan
    Pilih
    *Jaminan Pokok
    Comprehensive
    Total Loss Only
    *Tahun Kendaraan
    Pilih
      *Nilai Pasar
      Jaminan Perluasan
      • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
      • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
      • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
      • Terorisme dan Sabotase
      • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
      Tips:
        Selanjutnya