• Home>
  • Modifikasi>
  • Modifikasi Alto Bikin Toyota Kijang Kapsul Jadi Makin Gahar
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Modifikasi Alto Bikin Toyota Kijang Kapsul Jadi Makin Gahar

Dilihat 3499
Iman Firman
9 Apr 2021, 23:46
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Konsep modifikasi All Terrain Off-Road (Alto) sempat booming di awal tahun 2000-an dengan pengikutnya para pengguna mobil seperti Toyota Kijang Super dan Kapsul, Daihatsu Taruna, dan sejumlah mobil lainnya yang sebenarnya bukan mobil double gardan.

Seluruh mobil-mobil itu bergaya dengan ban yang biasanya digunakan oleh mobil berjenis jip, ban kasar, dan jangkung. Ditambah dengan beberapa aksesori pendukung gaya ini.

Modifikasi Alto Untuk Toyota Kijang Kapsul

Nah, salah satu yang masih setia dengan gaya modifikasi Alto adalah S. Edhi Arianto dengan Toyota Kijang Kapsul-nya yang dimiliki sejak baru.

“Mobil ini sudah dimodifikasi gaya ALTO dari tahun 2006 kalau enggak salah, sampai sekarang ya masih sama gayanya,” kekeh Edi, sapaan akrabnya.

Modifikator-nya adalah Nuris yang dahulu didaulat sebagai penyebar virus Alto.

Bicara konsep modifikasi Alto, paling jelas terlihat adalah penggunaan pelek Weld Racing ukuran 15 inci dengan lebar 8 inci, bannya pakai Dunlop Grantrek ukuran 195/80R15.

Oh ya, pemasangannya harus rubah baut dengan dibubut ganti PCD karena PCD pelek ini 114,3 5H, sementara Kijang kapsul 114,3 4h.

Baca juga: Toyota Kijang Innova Diesel Dimodifikasi Gara-Gara 'Keracunan'

Supaya tidak limbung maka sokbrekernya diganti dengan kepunyaan Isuzu Panther Touring, supaya bisa lebih tinggi. Namun karena masih kurang tinggi dipasang bodylift dari bahan alumunium setebal 5 cm yang dipasang di antara sasis dan bodi.

“Untuk bushing pernya pakai Energy Suspension,” tambah pria bertubuh besar ini.

Dengan settingan seperti ini bodi Kijang kapsul ini langsung terlihat menjulang sesuai dengan aliran modifikasi Alto.

Pasalnya pelek lebar 8 inci dengan offset 0 ini jadi keluar dari spakbor, akhirnya Edi pun meminta Nuris untuk membuatkan over fender dari bahan alumunium yang kemudian di finishing cat seperti ‘bumper mentah’ alias belum di cat.

Tak hanya over fender ini saja yang di cat seperti itu bumper depan-belakang pun juga di cat dengan motif yang sama.

Kemudian di bumper depan Edi menambahkan washer lamp milik Land Rover Discovery, “Orisinal Discovery nih, cuma enggak diaktifin saja,” gelak pria 34 tahun ini.

Mengentalkan nuansa offroad foglamp Dick Cepek Baja dan fender mirror kepunyaan Toyota Land Cruiser VX200 juga ditambahkan. Di belakang juga ditambahkan towing bar dengan foglamp tambahan.

Baca juga: Toyota Corolla DX Ini Ganti Gaya Modifikasi, Karena Pelek Langka

Mengintip kabinnya, sepasang jok Recaro LS sudah dpasang oleh Edi. Uniknya, setelah Kijang kapsul ini bergaya Alto, Edi malah enggan menggunakannya untuk main offroad atau bahkan terkena hujan sekalipun.

“Sayang ah, mobil ini memang lebih banyak saya simpan di garasi saja,” tukasnya. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya