OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Modifikasi Honda CRF Menjadi versi Supermoto

Dilihat 3215
Guntur Hanggara
17 Sep 2020, 15:38
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 3

Otoloka.id - Supermoto adalah salah satu bentuk balapan motor yang diadakan di trek balap yang bergantian di antara tiga jenis permukaan trek: permukaan trek datar yang padat, lompatan dan rintangan motorcross yang tidak teratur, dan aspal balap jalanan.

Balapan biasanya diadakan di balap jalan raya atau trek go-kart berukuran sedang dengan bagian off-road di tengah lapangan. Sebagian besar trek balap supermoto memiliki ukuran aspal 50-75% dan persentase sisanya adalah off-road. Bagian tanah biasanya terbuat dari tanah liat yang dikemas dan menampilkan rintangan gaya motorcross seperti sudut tanggul dan lompatan. 

Balapan jenis ini juga sangat portabel karena seluruh trek dapat dibangun di mana saja terdapat area aspal terbuka yang luas dan ketersediaan tanah. Balapan supermoto juga telah sukses diadakan di pusat-pusat kota yang sibuk dengan menggunakan jalan-jalan kota yang tertutup untuk lintasan jalan dan lahan kosong untuk ruas jalan tanah.

Sepeda motor yang digunakan sering kali merupakan kombinasi sepeda motor off-road dan roda / ban balap jalanan yang dibuat khusus, yang dikenal sebagai sepeda 'supermotard'. Pengendara juga memakai kombinasi perlengkapan balap jalan dan offroad, biasanya kulit balap jalanan dan helm serta sepatu bot motorcross. 

Tidak seperti balap sepeda motor biasa, penekanannya terletak pada kecepatan yang lebih lambat — biasanya kurang dari 100 mph atau 160 km / jam — di trek teknis pendek. Di sini, di mana akselerasi datar dan kecepatan tertinggi lebih jarang, keterampilan pengendara dapat dengan lebih mudah mengatasi perbedaan dalam kinerja alat berat.

Sayangnya, tidak semua motor trail termasuk dalam ranah supermoto. Kawasaki D’Tracker 250, Yamaha WR125XYamaha WR250X merupakan beberapa merk supermoto, tapi tidak dengan Honda CRF 150L. Untuk itu, biasanya beberapa orang memodifikasi Honda CRF 150 miliknya agar bisa menjadi Honda CRF 150 supermoto.

Modifikasi Honda CRF Supermoto

Astra Honda Motor selalu menampilkan modifikasi dari produk yang mereka luncurkan di hari yang sama, dengan harapan bisa menjadi inspirasi bagi biker yang nantinya ingin memodifikasi motornya. Termasuk juga Honda CRF 150L, Astra Honda Motor menampilkan modifikasinya menjadi versi supermoto, kendaraan multifungsi yang bisa dipakai di medan off-road dan on-road. Salah satu perubahannya dengan mengganti ban Honda CRF 150L menggunakan ban tapak lebar yang biasanya dipakai motor sport.

Ban tapak lebar buatan Michelin menjadi pilihan Astra Honda Motor untuk modifikasi Honda CRF 150L versi supermoto ini. Dipasang pada velg hitam berukuran 17 inchi, ban Michelin ini memiliki ukuran 120/70-17 untuk ban depan dan 150/60-17 untuk ban belakang. Perpaduan itu jelas menambah kesan maskulin dari Honda CRF 150L ini. S

Sebelumnya, velg yang digunakan Honda CRF 150L ini memiliki ukuran 21 inci untuk bagian depan dan 18 inci untuk bagian belakang dengan upside down 37 mm buatan Showa. Dengan mengganti Velgnya menjadi ukuran 17 untuk kedua sisi, dan tetap memakai suspensi upside down Showa pada bagian depan, pada akhirnya membuat suspensi Upside Down pada bagian depan semakin terekspos dan membuat desain Honda CRF 150L tampak semakin macho dibanding versi standarnya. 

Sedangkan untuk bagian belakang Shock breakernya sudah diganti menggunakan shockbreaker dari Ohlins. Yang tentu saja sangat mahal, tapi konon Shockbreaker dari Ohlins ini bisa diganti dengan shockbreaker dari YSS yang jauh lebih terjangkau.

Salah satu syarat untuk memodifikasi sepeda motor adalah merubah sektor gas buang, termasuk juga pada modifikasi Honda CRF 150L versi Supermoto. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan akselerasi dan menjadikan suara lebih maksimal. Oleh karena itu modifikasi Honda CRF 150L versi Supermoto ini menggunakan knalpot R9 yang membuat suara semakin menggelegar. 

Dan untuk memaksimalkan akselerasi, PT Astra Honda Motor (AHM) juga memodifikasi ubahan sprocket gear depan berukuran 14 dan sprocket gear belakang 52. Modikasi rantai dan gear tersebut membuat performa mesin Honda CRF 150L versi Supermoto yang memiliki kapasitas 149.15cc semakin maksimal. Mesin yang dipakai juga dilengkapi sistem pendingin udara dan sistem pembakaran Fuel Injection yang diklaim sangat hemat bakar, karena memiliki konsumsi bahan bakar 39.3 km/liter (Euro 3) dan 43.03 km/liter (Euro 2).

Short front fender buatan Acerbis dan Fat Bar 7 Riser buatan Rental digunakan untuk mendongkrak tampilan modifikasi Honda CRF 150L versi Supermoto ini. Selain itu ada juga Brake Pedal dan Footpeg buatan SND. Untuk warna bodinya digunakan airbrush painting pada cover bodi yang dilakukan oleh Salim Airbush dan decals sticker dari PT Alviny. Dan Skid Plate yang menjadi salah satu aksesoris Honda Genuiner Parts mempertegas kesan supermotor pada modifikasi Honda CRF 150L versi Supermoto ini.

Modifikasi Honda CRF versi RCB

Research and Development dari Racing Boy Indonesia juga turut meramaikan pasar modifikasi Honda CRF 150L versi Supermoto. Walau baru memodifikasi kaki-kakinya saja, tapi hasilnya sudah tampak sangar dan juga rapi. 

Memakai bahan dasar Honda CRF 150L yang baru keluar dari Showroom, tim Racing Boy Indonesia langsung menanggalkan total kaki-kakinya. Kemudian pelek RCB type 522 dari Yamaha MX King dengan ukuran 2,50x17 untuk bagian depan dan 3,50x17 di bagian belakang dipasangkan. Sekalian dengan satu set cakram depan yang memiliki diameter lingkaran 298 mm dan diameter cakram belakang 203 mm RCB S series floating sistem. Pasangan yang sudah membuat modifikasi supermoto Honda CRF 150L versi RCB ini terlihat mewah.

Dilanjutkan dengan pemasangan bearing pada Velg type 522 tadi. Bearing yang dipakai untuk velg depan memakai kode 6202 dan velg belakang dengan kode 6003. Pemilihan bearing ini menyesuaikan as roda bawaan Honda CRF 150L yang memiliki ukuran 14 mm dan 17 mm. 

Karena menggunakan bearing asli original dari MX KING as roda ukuran 10 mm dan 14 mm as roda depan. As roda Honda CRF 150 yang asli juga diganti dengan yang lebih panjang, dan bisa disubtitusi dengan as roda belakang Yamaha Vixion generasi pertama.

Sedangkan untuk mengimbangi velg yang sudah diganti dengan yang memiliki posisi disk di kanan, untuk suspensi upside down juga ditukar posisinya, masih menggunakan suspensi standar dari Honda CRF 150L. Walaupun bisa juga tetap di kiri tanpa mengubah posisi sok tapi arah putar pelek jadi berlawanan dengan angin akan menimbulkan bunyi desir. 

Mengimbangi velg yang sudah dimodifikasi, ban dipilih ukuran 110/80 -17 untuk bagian depan dan 130/70 -17 bagian belakang dan keduanya dari FDR. Kaliper yang digunakan memakai RCB type S1 twin pod untuk Honda CBR 150 depan dan belakang memakai FU dengan tipe S2 single pod. Belum adanya kaliper dari RCB untuk Honda CRF 150L menyebabkan RCB terpaksa memakai kaliper untuk motor lain . Sehingga membuat tim RCB harus memodifikasi braket di depan maupun belakang.

RCB S type 14 mm warna gold menjadi master rem sebagai pasangan dari suspensi upside down showa yang juga berwarna gold. Sedangkan untuk mesinnya, hanya mengganti mekanisme kopling menjadi kopling hidrolik dari RCB yang membuat tarikan kopling menjadi lebih ringan. Untuk gir tetap memakai 49 mata sama seperti aslinya dan knalpotnya memakai PROLINER type PRO SV untuk CRF bisa mendongkrak power 1 HP dari standar.

  • Suka 3
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya