• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Modifikasi Mitsubishi L300 Minibus Jadi Ekstrem

Dilihat 4101
Arief Yuno
28 Nov 2021, 09:59
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

Otoloka.id, Modifikasi Mitsubishi L300 - Memiliki model yang abadi semenjak tahun 1980, Mitsubishi L300 sudah menjadi legenda baik dari versi pick up hingga minibusnya. L300 telah memiliki sejarah panjang sebelum masuk ke Indonesia. 

Untuk versi internasional, L300 dikenal sebagai Mitsubishi Delica dan sempat berlaga di ajang balap bergengsi reli Paris Dakkar. Kemudian diperkenalkan di Indonesia sebagai L300, yang pada akhirnya kendaraan ini dipercaya untuk angkutan barang dan penumpang.

Uniknya, beberapa tahun lalu Mitsubishi merilis Delica sebagai sebuah MPV premium untuk segmen menengah atas. Dimana di saat yang sama, Mitsubishi L300 juga tetap dijual sebagai kendaraan niaga. Walaupun kedua model berasal dari perusahaan yang sama namun memiliki nasib yang berbeda.

Mitsubishi L300 saat diluncurkan, mempunyai 2 varian, pertama adalah mobil dengan bahan bakar solar dan yang kedua menggunakan bensin. 

Sayangnya, varian bensin kalah pamor dibandingkan yang solar dan kini telah punah. Padahal, Mitsubishi L300 berbahan bakar bensin ini lebih baik dari segi akselerasinya.

Modifikasi Menjadi Pick Up Beroda Enam

Memiliki basis yang aslinya merupakan Mitsubishi Colt L300 jenis minibus, Agus Junaedi, pengusaha mobil bekas asal Banjarnegara, mengubah mobilnya secara ekstrem. 

Agus tanpa ragu mengubah Mitsubishi L300 dengan memotongnya menjadi bentuk pick up. Dia merasa bahwa mobil Arab Saudi yang rata-rata memiliki setir di sebelah kiri sudah membuatnya tertarik.

Mengaku terinspirasi ketika beribadah di Tanah Suci, Arab Saudi, membuat Agus akhirnya memodifikasi Mitsubishi minibus L300 miliknya secara ekstrim. Membuatnya tampil beda dari mobil-mobil lain di Tanah Air. 

Terlihat tidak biasa, Mitsubishi minibus L300 biasanya memiliki 4 roda, tapi berbeda dengan modifikasi kali ini. Terdapat 6 roda pada Mitsubishi minibus L300 ini dan disematkan pada bagian belakang minibus yang sudah diubah menjadi bentuk pick-up. 

Bukan hanya itu saja, Mitsubishi minibus L300 yang sebelumnya memiliki setir di sebelah kanan, menjadi memiliki setir di sebelah kiri. Untuk memindahkan posisi setir yang sebelumnya berada di posisi kanan menjadi berada di posisi kiri, Agus harus mengubah as setir dan juga dudukannya.

Walaupun mengalami perubahan posisi setir dari yang sebelumnya kanan menjadi kiri, Agus menyatakan tidak ada kendala sama sekali dalam penyesuaian model menyetirnya. Terbukti dengan tidak ditemukan kendala sama sekali saat Agus berkeliling Banjarnegara dan menjajal semua tikungannya. 

Selain itu, untuk kesempurnaan modifikasi, lingkar kemudi alias setirnya juga diganti dengan menggunakan Euro-V. Pada akhirnya membuat bagian dashboard dari Mitsubishi minibus L300 ini harus direlakan untuk tidak terpakai. Mulai dari dashboard dan juga rangkanya, dipotong agar dapat diubah menjadi tempat audio dan beberapa panel. 

Terlihat 2 speaker berwarna kuning terlihat apik berjajar dengan warna coklat dari interiornya. Bahkan Agus tidak tanggung –tanggung untuk urusan audionya. 

Part Audio aftermarket dari JBL dipilih Agus untuk fitur audio dari Mitsubishi minibus L300 miliknya yang sudah dimodifikasi. 

Terdapat dua roda tambahan disematkan di bagian belakang modifikasi Mitsubishi minibus L300 yang sudah berubah menjadi pick up ini. 

Velg mobil yang lebih modis dengan model multi palang dipilih untuk Mitsubishi L300 milik Agus. Dirasa lebih kekinian, velg tersebut membuat Mitsubishi minibus L300 miliknya terlihat lebih modern sehingga jauh dari kesan mobil angkut barang.

Beberapa bodykit juga terlihat disematkan seperti bumper depan hingga over fender yang membuatnya terlihat lebih berotot. Bagian lampu depan juga sudah berubah model proyektor aftermarket juga atap iseng disisipi deflecta.

Modifikasi Menjadi kendaraan 4x4

Di Indonesia, Mitsubishi L300 masih banyak berseliweran. Hanya saja, Mitsubishi minibus L300 yang beredar di Indonesia hanya memiliki penggerak versi 4 x 2. Padahal Mitsubishi Jepang juga meluncurkan Mitsubishi minibus L300 versi 4 x4 atau dikenal sebagai Mitsubishi Delica 4WD. 

Bahkan mobil ini sempat mengikuti reli Paris Dakkar juga. Reli yang terkenal sebagai balapan reli yang paling ganas karena pembalapnya harus menghabiskan waktu berhari-hari berjuang di trek yang tidak kenal ampun. Karena ketangguhannya tersebut, membuat Mitsubishi Delica 4WD memiliki julukan The Mighty Wombat.

Sedikit mengulas sejarah dari Mitsubishi Delica 4WD, mobil dengan penggerak 4x4 ini diproduksi dalam rentang waktu sekitar tahun 1979 hingga tahun 1986 dan menggunakan mesin diesel berkode 4D56 T Astron. Menariknya, mesin diesel berkode 4D56 T Astron ini merupakan mesin ini sama dengan 4D56 yang beredar di Indonesia. 

Hanya saja, untuk mesin diesel berkode 4D56 T Astron sudah menggunakan perangkat turbo agar bisa mengimbangi sistem 4WD yang dipasangkan. Membuatnya mampu mengeluarkan tenaga yang lebih besar, mencapai 84 ps @4200 rpm, dan torsi maksimal 201 nm @2000 rpm. Tenaga yang lebih dari cukup untuk membawa body Mitsubishi minibus L – 300 yang ringan.

Selain mengeluarkan versi bahan bakar diesel, Mitsubishi Delica 4 WD juga tersedia dalam versi bahan bakar bensin. Menggunakan mesin berkode 4G62 Sirius, Mitsubishi delica 4 WD ini mempunyai bore dan stroke 80.6 x 88.0 mm berkapasitas 1800 cc. Membuat Mitsubishi Delica 4 WD mampu menghasilkan tenaga sekitar 100 hp. Selain itu versi 4WD juga menggunakan mesin bensin 2000 cc yang bertenaga 115 hp. 

Hanya saja, ternyata penjualan versi bahan bakar bensin tidak terlalu laris, pada akhirnya membuat produksi L300 bensin dihentikan. Mengingat kapasitas mesin yang sangat besar yang pada akhirnya berhubungan dengan penggunaan bahan bakar bensin yang harganya cukup mahal. Karena itu produksi versi bahan bakar bensin ini tidak terlalu diminati. Sayangnya versi Mitsubishi Delica 4WD ini tidak masuk di Indonesia. 

Tapi, Mitsubishi minibus L – 300 bisa dimodifikasi sehingga menjadi mirip dengan Mitsubishi Delica 4WD. Dengan mengubah setirnya menjadi setir kanan yang berarti harus mengubah as setir dan juga dudukannya. Tenaga berasal dari 2.5 liter 4D56 intercooler turbo diesel empat dipasangkan dengan transmisi otomatis empat kecepatan dan transfer case dua kecepatan. 

Modifikasi terdiri dari lift 6 inch, pelat skid bagian bawah bodi mobil, roda aluminium dengan ban 32 inch, running boards, roof rack dan suar fender dengan warna yang senada. Bodi tiga pintu selesai dalam dua warna abu-abu dan hitam, dan fitur termasuk rak atap Aiba Works dengan tangga, suar fender hitam aftermarket, spoiler belakang, dan papan lari. 

Bemper depan dilengkapi dengan sepasang lampu off-road. Ground Clearance dinaikkan 6 inchi dari ukuran normal. Selain itu shock breaker juga dimodifikasi sehingga mampu mengatasi ke empat ban yang berukuran 32 yang dipasang pada velg 15 inchi.

Dengan semua modifikasi itu, pada akhirnya membuat Mitsubishi L300 tetap menjadi idola, terutama di kalangan pencintanya.


  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya