• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Modifikasi W175, Konsep Apa yang Paling Pas?

Dilihat 646
Arief Yuno
19 Nov 2020, 11:08
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Di antara sekian banyak produk motor baru yang beredar di Indonesia Kawasaki W175 memiliki keunikan tersendiri. Utamanya pada sektor tampilan yang terkesan seperti motor-motor lawas. Tapi kalau Anda belum puas sama tongkrongannya maka modifikasi W175 bisa dilakukan dengan mengacu ke berbagai macam gaya.

Sejak awal diperkenalkan di Indonesia tahun 2017 lalu, motor ini langsung berhasil menarik perhatian. Bagaimana tidak? Di saat semua pabrikan berlomba-lomba menghadirkan motor yang terlihat modern, Kawasaki justru sebaliknya. Lewat W175 nampaknya Kawasaki ingin merebut hati para penyuka custom culture yang scene-nya memang tengah berkembang saat itu.

Kawasaki W175 tampil selayaknya motor-motor custom yang dibangun dengan gaya retro tahun 1980-an. Di tahun 2020 ini ada tiga tipe yang dipasarkan di Indonesia, meliputi W175, W175TR, dan W175 Cafe. Ketiga tipe tersebut menggunakan basis rangka dan mesin yang sama. Tapi untuk dua model yang disebut belakangan mengusung gaya trail dan cafe racer.

Bukan cuma tampilannya yang lawas, spek motor ini juga demikian. Kawasaki W175 masih menggunakan karburator di saat semua pabrikan sudah mengusung sistem injeksi. Tapi keuntungannya sistem bahan bakar karburator relatif lebih bersahabat buat mereka yang doyang ngoprek. Sementara itu, mesinnya punya 1-silinder dengan kapasitas 177 cc yang dipasangkan dengan transmisi manual 5-kecepatan.

Konsep Modifikasi Kawasaki W175

Untuk melakukan modifikasi Kawasaki W175, Anda bisa mengambil referensi dari aliran motor yang berkembang dari tahun 1980-an atau bahkan yang lebih tua lagi. Misalnya saja cafe racer, scrambler, tracker, japstyle, atau mungkin bobber. Seberapa banyak ubahan yang diperlukan tergantung dari totalitas Anda untuk mencapai hasil akhir yang diinginkan.

Modifikasi W175 Japstyle

Sesuai namanya, aliran ini datang dari Jepang dan cukup diterima oleh penggemar modifikasi atau custom di Indonesia. Alasannya bisa jadi karena ubahan-ubahan pada aliran ini terbilang simpel dan dapat dilakukan dengan biaya yang tak terlalu besar.

Salah satu ciri khas aliran Japstyle ialah penggunaan jok yang rata dan tipis. Kemudian tangki menggunakan ukuran yang lebih kecil. Tapi biar tampilan motor jadi lebih sangar maka ban perlu diganti dengan yang profilnya lebih besar.

Aliran Japstyle kerap disamakan dengan Brat Style. Tapi jangan salah, Brat Style sebenarnya merupakan nama workshop di Jepang yang digawangi oleh Go Takamine. Workshop ini juga memiliki andil dalam mempopulerkan aliran Japstyle.

Dari ketiga tipe W175 yang ada di Indonesia, tipe standar adalah donor yang cocok untuk aliran ini mengingat tampilannya yang masih polos. Lain halnya dengan tipe W175TR atau W175 Cafe yang hadir dengan gaya tertentu sejak keluar dari pabrik.

Kawasaki W175 Modif Flat Track

Tak kalah menarik dengan aliran Jap's Style, konsep lain yang juga bisa diterapkan pada Kawasaki W175 adalah flat track. Aliran ini lahir dari kompetisi balapan dirt track yang berkembang di Amerika Serikat. Lintasan yang digunakan dalam kompetisi ini memiliki permukaan tanah keras dan cenderung datar. Motor-motor yang ikut balapan ini kerap diajak melakukan slide oleh rider-nya.

Untuk menerapkan aliran ini pada W175 perlu dilakukan penggantian ban yang profilnya memang menunjang tampilan flat track, contohnya seperti Dunlop K180, Mitas Moto FT18, atau yang paling sering terlihat adalah Shinko SR267 dan 268.

Ciri khas lain dari aliran flat track adalah bagian belakang body motor yang dibuat sedikit melebar dan runcing. Kemudian Anda bisa mencari ketinggian body motor yang proporsional dengan memilih pengaturan suspensi yang tepat.

Satu hal yang pasti, aliran flat tack tidak membutuhkan ground clearance yang besar lantaran motor hanya diajak main di lintasan yang rata. Dengan begitu tampilan motor juga terlihat menjadi lebih berisi.

Kawasaki W175 Cafe Race

Meski Kawasaki sudah menghadirkan W175 dengan gaya cafe racer, namun banyak yang menilai penampilannya masih kurang maksimal dan terkesan setengah-setengah. Tak perlu khawatir karena Anda bisa menyulapnya sendiri untuk menjadi lebih maksimal. 

Dari tampilan standarnya, ada dua kekurangan yang bisa Anda perbaiki untuk membuat penampilan Kawasaki W175 benar-benar sejalan dengan konsep cafe racer. Pertama adalah penggunaan "buntut tawon" di bagian belakang jok. Kedua adalah penggunaan stang setir yang lebih rendah. 

Opsi stang yang bisa dipilih antara lain model stang jepit atau bisa menggunakan stang biasa, namun dengan raise yang rendah. 

Anda juga bisa menambahkan fairing model bikini untuk melengkapi tampilan cafe racer ini. Penggantian ban dan pelek dengan profil lebih besar juga bisa dilakukan. Tapi rasanya ban standar berukuran 80/100 di depan dan 100/90 di belakang dengan diameter 17 inci sudah cukup memadai untuk sebuah cafe racer dengan mesin yang tak begitu besar seperti W175.

Kawasaki W175 Scrambler

Kalau model yang Anda miliki adalah W176TR maka aliran modifikasi scrambler adalah pilihan yang tepat. Beberapa bagian dari motor ini sudah cukup mendukung. Misalnya stang setir yang tinggi dan lebar. Kemudian fender depan yang ditaruh menempel pada segitiga stang. Hal ini berbeda dengan fender milik dua model W175 lainnya yang ditaruh mendekati roda depan.

Tapi untuk membuat penampilannya lebih maksimal, Anda bisa menambahkan knalpot bergaya scrambler. Kemudian memilih ban dengan yang memiliki profil lebih kasar. Dengan ban knobby tersebut maka Anda akan lebih percaya diri untuk membawa W175 kesayangan melahap medan jalan sulit yang merupakan habitat asli dari motor scrambler.

Kesimpulan

Pada konsep aslinya, modifikasi motor scrambler juga kerap diikuti dengan pelepasan aksesori-aksesori motor agar bobot lebih ringan. Tapi kalau Anda masih menggunakan motor ini sebagai kendaraan harian maka hal itu tak perlu dilakukan.

Di luar aliran-aliran yang sudah dijelaskan masih ada beberapa opsi lagi yang bisa dipilih. Tapi menurut kami aliran japstyle, flat track, cafe racer, dan scrambler adalah yang paling pas dan tidak membutuhkan proses ekstrem. Opsi lain di antaranya bobber atau chopper, namun biasanya aliran ini membutuhkan perubahan besar, seperti pemotongan rangka bagian belakang.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Orang Lain Juga Melihat

      Otoloka menyediakan Isuzu Traga informasi model Mobil Indonesia terbaru, termasuk pemotretan fotografer profesional, banyak adegan latar belakang dari berbagai sudut, membantu Anda memahami berbagai informasi tentang mobil ini secara visual. Tidak hanya itu, masih ada layanan pemilihan mobil yang mendukung, konten yang bagus, harga spesial yang membantu Anda untuk membeli mobil impian.

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya