OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Gambaran
  • MobilSejenis
  • Model
  • Review
  • Artikel
  • FAQ
  • Evaluasi
  • Video
  • HotBrand

Vespa Sprint

Vespa Sprint
1/15
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
  • Vespa Sprint
Angsuran mulai dari:1,28 Jt/Bln
Rp 49,00 Jt - 51,50 Jt
Get Offer
Otomatis
Bensin
154cc
  • Kelebihan
  • Memiliki desain ciri khas Vespa
  • Memiliki material berdurabilitas tinggi
  • Panel instrumen miliki tampilan modern
  • Bagasi besar
  • Kekurangan
  • Harga tinggi dibanding brand Jepang
  • Jaringan bengkel belum sebanyak brand Jepang
  • Panel instrumen belum full digital
  • ABS hanya ada di roda depan
Otoloka Car Rating
Fungsi & InteriorKenyamanan BerkendaraKonsumsi BBMHarga & PerawatanKonsumsi BBMPerforma Mengemudi------

Ranking Motor Sejenis(Vespa Sprint Tidak ada Ranking)

Review
  • Overview
  • Desain
  • Fitur
  • Mesin & Performa
  • Konsumsi BBM
  • Kesimpulan

Sudah sejak lama, Vespa dicap sebagai pabrikan dengan segudang jam terbang dalam memproduksi varian motor. Lumayan banyak varian yang lahir dari merek asal negeri Pizza Italia ini. Salah satu model yang cukup legendaris adalah Vespa Sprint.

Sprint merupakan Vespa bertubuh mungil, namun menjadi model Vespa paling sporty. Sejarah mencatat, sebagai skuter pengusung desain sporty nan dinamis, Sprint sudah mendominasi segmennya sekitar tahun 60 hingga 70-an. 

Awal-awal kelahirannya hingga beberapa tahun ke depan, Vespa Sprint memiliki aneka varian. Mulai dari Vespa Sprint Veloce, lalu Super Sprint, kemudian Sprint Kotak, dan Sprint Rally serta banyak lagi. Namun merambah generasi terkini, Sprint hanya ditawarkan dalam dua varian, varian Standar dan S (model I-Get 150 ABS, dan model S I-Get 150 ABS).

Untuk membedakannya pun relatif mudah. Tipe Standar punya bibir velg warna perak dengan palang hitam. Warna body ditawarkan dalam 4 pilihan, yaitu Grey Titanio, White Innocenza, Yellow Sole, dan Red Passione. 

Sementara varian S bisa dikenali dari velg penuh warna hitam. Pilihan warnanya Blue Vivace, Black Vulcano dan Grey Materia. Dimeriahkan striping sekaligus aksen kontras di sejumlah titik. Bahkan motif dudukan juga dibuat tak sama. 

Kendati telah beredar sekian lama, tetap saja Vespa Sprint memiliki semangat dalam menghadirkan versi terbaru. Pada varian terbarunya, Sprint telah memperoleh pambaruan di lini perwajahan secara signifikan.

Bukan hanya tampilan lebih modern, Sprint terbaru juga diperkuat beragam teknologi terbaru. Hal tersebut tak lain bertujuan memberi sensasi rasa dan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan buat para penggunanya.

Masuk ke Indonesia, didatangkan oleh PT Piaggio Indonesia selaku agen pemegang merek Vespa di Tanah Air, Sprint awalnya tidak memiliki teknologi Anti-lock Braking System (ABS). Seiring waktu berjalan, akhirnya Vespa mulai pasarkan Sprint versi ABS. Keberadaannya sekaligus mendorong Piaggio Indonesia melakan diskontinyu pada Sprint tipe Standar. 

Ketika Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 dihelat, Piaggio Indonesia memperkenalkan produk limited edition Vespa Sprint. Dinamai Vespa Sprint Sport Limited Edition memboyong beberapa item unik yang bikin beda dengan Sprint lainnya.

Salah satunya adalah beda kelir. Jadi, jika ada yang melihat Sprint kelir Silver Matte dan Yellow Jealousy sedang melintas, berarti itu Sprint edisi terbatas. Buat pecinta Vespa Sprint yang mau tampilan lebih atraktif, bisa jatuhkan pilihan pada model Racing Sixties. Pondasinya ini merupakan varian Sprint 150, tapi dibungkus paduan kelir hijau plus aksen kuning.

Sebetulnya perbedaan memang bukan cuma seputar warna. Terdapat pula tambahan aksesoris fly screen, yang bertengger manis di batok kepala lampu. Sektor buritan juga ditambahi rak pengangkut barang. Dari lini mesin, edisi terbatas ini tak beda dibanding Sprint versi Standar. Yaitu mesin berkapasitas 154,8cc yang telah dibekali sebuah teknologi, i-GET.

Mengenai harganya, Vespa Sprint dipasarkan dengan harga Rp48,3 juta hingga Rp50,8 juta. Hingga sekarang sejumlah pengamat mengatakan, pesaing Vespa Sprint adalah Vespa Primavera, Vespa LX, Vespa S, Honda PCX160 dan Yamaha NMax.

Meski kategori skuter berkarakter sporty, garis bodi Sprint dibuat halus dan terlihat elegan. Desain lampu bentuk persegi enam, alias heksagonal dengan frame chrome sebagai ciri khasnya, masih tetap dimiliki Vespa Sprint. Walaupun begitu, Vespa tetap menyelaraskan rupa Sprint, sesuai gaya serta teknologi modern.

Maka dari itu, desain lampu tersebut ditunjang teknologi lampu LED, sehingga sektor penerangan dapat lebih optimal. Penampilannya ikut ditunjang teknologi lampu LED. Pada area belakang, lampu bentuk perseginya mengadopsi identitas milik Vespa Special.

Dimensi Sprint ditingkatkan demi penyediaan ruang pijakan kaki yang lebih luas, serta tempat duduk nyaman bagi pengendara maupun penumpangnya. Panjang Vespa Sprint 1.863 mm, dengan lebar 695 mm. Lumayan ringkes buat dibesut bermanuver memecah kepadatan lalu lintas.

Jarak wheelbase atau sumbu roda adalah 1.334 mm. Ciptakan distribusi bobot dan keseluruhan dinamika kendaraan secara lebih baik. Jok yang sengaja didesain ulang oleh Vespa kiranya sanggup menawarkan kenyamanan pijakan bokong para penggunanya.

Banyak yang beranggapan, Vespa Sprint sudah berbalut fitur yang cukup mumpuni. Seperti dikatakan sebelumnya, bagian lampu-lampu sudah mengaplikasikan penggunaan teknologi LED. Dimana begitu terasa fungsinya dalam membantu visibilitas optimal.

Port USB tersedia pula pada model ini. Manfaatnya, pengguna Sprint dapat mengisi daya gawai selama ia mengendarainya. Untuk port USB semacam ini dinilai lebih friendly, karena tak perlu lagi adapter dalam penggunaannya, ketimbang power socket bentuk bulat.

Geser sedikit ke ruang kokpit, panel instrumennya kombinasi analog dan digital. Setingan analog untuk speedometer, sementara ragam informasi berkendara lain, sebut saja odometer, jam dan fuel gauge tampil secara digital.

Menyentuh lingkup keselamatan berkendara, Vespa Sprint telah memiliki sistem pengereman ABS pada peranti cakram roda depan. Artinya, risiko ban mendadak mengunci ketika melakukan pengereman mendadak relatif lebih terminimalisir. Tapi sayang ABS masih terbatas di roda depan. Roda belakang tetap mempertahankan sistem pengereman model tromol.

Suspensi produk Italia ini sudah diperkuat teknologi Enhanced Sliding Suspension (ESS). Apakah itu ESS? Merupakan sebuah teknologi yang dapat mendongkrak kemampuan roda mencengkram permukaan jalan, sekaligus mewujudkan kenyamanan berkendara. Itu terjadi lantaran ESS juga bisa mereduksi getaran pada setang.

Pada bagian depan, Sprint menyisipkan lengan tunggal diimbuhi peredam kejut hidrolik tunggal dan pegas Helical ditopang aksi ganda. Untuk sektor belakang, adanya peredam kejut hidrolik tunggal.

Empat tingkat setelan ada pada suspensi belakang Vespa Sprint. Di sini, pengendaranya bisa mengatur tingkat kekerasan sesuai kebutuhan. Komponen kaki-kaki didukung velg 12 inci desain stylish. Gunakan ban tubeless dengan ukuran depan 110/70 dan 120/70 di belakang.

Di sektor pengereman Sprint cukup mumpuni. Rem depannya dilengkapi cakram berukuran 200mm dan didukung teknologi anti-lock braking system (ABS), sedangkan di belakangnya tromol 140mm. Penggunaan teknologi ABS bisa tingkatkan performa lini pengereman, sekaligus menjaga keselamatan berkendara, bila sewaktu-waktu pengendara harus menghadapi risiko kecelakaan.

Immobilizer sebagai pelapis aspek keamanan kendaraan juga tersedia pada model Sprint. Kemudian ngomongin kepraktisan, skuter matik (skutik) ini punya sejumlah ruang penyimpanan. Hal yang memang diperlukan oleh sebuah skutik harian atau koleksi pemuas hobi.

Bagasi Sprint bisa dimanfaatkan menyimpan sebuah pelindung kepala jenis full face. Mekanisme pembuka jok bagasi dilengkapi stopper, dapat bertahan dalam kondisi jok vertikal. Memudahkan pemiliknya dalam mengakses aneka barang yang tersimpan di bagasi.

Dilihat per item, fitur keselamatan yang ada pada Sprint mencakup Pass Switch, Road Riding Modes, Optional Back Rest, teknologi pengereman ABS, Immobilizer dan Engine Check Warning.

Untuk fitur penyuport sasis, suspensi & rem mencakup suspensi depan single arm, suspensi belakang Double Acting, rem depan cakram dan rem belakang tromol, serta Dual Straight Seat Type. Lalu fitur di komponen konsol meliputi indikator Fuel Gauge digital, Odometer digital, Speedometer analog, indikator ganti oli, Tripmeter, tachometer dan layar display.

Sprint ditenagai mesin 154.8 cc 1-Cylinder 3 katup, 4-Tak, dan berpendingin udara. hasilkan power 11.66 hp/7500 rpm, torsi 12 Nm/5000 rpm. Sistem penyuplai bahan bakar di dalam mesin sudah berteknologi injeksi, untuk menggapai performa serta tingkat efisiensi tinggi.

Secara keseluruhan, kekuatan yang disalurkan ke komponen ban lewat sistem Continous Variable Transmission (CVT). Membuat penggunanya dalam melakukan perpindahan gigi akan dimanjakan sensasi pengalaman berkendara lebih halus. 

Spesifikasi Vespa Sprint

 Mesin

 Kapasitas                                : 154,8cc

Cylinder                                  : 1-silinder, 3 katup

Tenaga puncak                       : 11,6 Hp/7.500 rpm

Torsi puncak                           : 12 Nm/5.000 rpm

Transmisi                                : CVT Transmission

Suplai BBM                             : Injeksi

 Dimensi

 Panjang x Lebar                     : 1.863 mm x 695 mm

Jarak wheelbase                     : 1.334 mm

Tinggi kursi                             : 790 mm

Daya tampung tangki BBM    : 7 liter

Roda depan                           : 110/70 R12

Roda belakang                       : 120/70 R12

Sistem rem depan                  : Cakram ABS 220 mm ABS

Sistem rem belakang             : Tromol 140 mm

Urusan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), sebenarnya tergolong efisien untuk ukuran skutik non Jepang. Dimana konsumsi bahan bakar Vespa Sprint i-Get 150 ABS tembus di angka 32,5 km/liter, menggunakan BBM jenis bensin kode oktan 92.

Daya tampung tangki bahan bakar Vespa Sprint relatif besar, yaitu mencapai 8,5 liter. Membuat pengguna Sprint tak perlu repot-repot untuk sering mampir ke SPBU untuk mengisi bahan bakar.

Melirik line up produk yang dipunyai Piaggio Indonesia, Vespa Sprint digadang-gadang hadir sebagai opsi. Pilihan buat para konsumen yang mengidamkan skuter matik kelas premium bermesin 150 cc. Pada kelas ini sebenarnya Vespa juga punya Primavera dan GTS. Hanya saja styling yang ditawarkan tidak sama.

Kalau melihat sejenak Primavera dan Sprint lumayan mirip. Sesaat, tampilan Primavera cenderung condong ke arah elegan. Sementara Sprint dibaluri kesan sporty. Populasi Sprint di jalanan masih sering terlihat untuk kendaraan harian. Bodi Vespa Sprint begitu kompak. Menjadikannya gesit bermanuver di tengah hiruk-pikuk lalu lintas perkotaan.

Pengaplikasian mesin berteknologi terbaru Vespa, yaitu i-GET yang tersedia pada model ini merupakan sebuah improvisasi penting. Wujudkan kinerja mesin yang terasa lebih halus. Otomatis bikin pengalaman berkendara siapapun penggunanya akan bertambah.

Artikel Terkait
FAQ
  • 1. Tinggi jok dari Vespa Sprint?
    Setelah diukur, tinggi jok Vespa Sprint mencapai 790 mm.
  • 2. Kapasitas oli mesin Vespa Sprint?
    Untuk kapasitas oli mesin Sprint yakni 0.5 L.
  • 3. Kapasitas mesin Vespa model Sprint?
    Memiliki dapur pacu berkapasitas 154.8 cc i-GET, 1-silinder 4-Tak, 3-katup.

Komentar Pengguna

Posting Ulasan Anda:
Skor:
0/300
Kirimkan
Video Terkait
Hot Brand
Honda
Honda
Yamaha
Yamaha
Suzuki
Suzuki
Kawasaki
Kawasaki
Vespa
Vespa
Benelli
Benelli

Kendaraan Terbaru

  • Mobil
  • Motor
Berita Terpopuler
kredit
Kalkulator Kredit
*Tipe
Mobil Baru
Mobil Bekas
*Harga Kendaraan
*Jumlah Deposit
*Suku Bunga(%)
*Masa Cicilan
Pilih
  • 1 Tahun
  • 2 Tahun
  • 3 Tahun
  • 4 Tahun
  • 5 Tahun
  • 6 Tahun
Tips:
    Selanjutnya
    kredit
    Kalkulator Asuransi
    *Kode Plat Nomor Kendaraan
    Pilih
    *Jaminan Pokok
    Comprehensive
    Total Loss Only
    *Tahun Kendaraan
    Pilih
      *Nilai Pasar
      Jaminan Perluasan
      • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
      • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
      • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
      • Terorisme dan Sabotase
      • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
      Tips:
        Selanjutnya