OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Review>
  • 3 Kekurangan Yamaha Freego, Teliti Sebelum Membeli
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

3 Kekurangan Yamaha Freego, Teliti Sebelum Membeli

Dilihat 2571
Ismet
16 Mar 2021, 00:30
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Yamaha Freego jadi sepeda motor yang cukup menarik untuk sekelas skutik 125cc. Namun layaknya sepeda motor pada umumnya tentu saja ada kekurangan Yamaha Freego yang perlu untuk kalian ketahui.

Freego menawarkan dimensi yang terbilang mungil, dengan desain sekilas mengingatkan kita pada bodi Mio Series, namun secara bentuk bodi terlihat lebih besar, karena lebih mengembang.

Bodi tengahnya yang gendut ini dimanfaatkan Yamaha untuk menghadirkan fitur kapasitas bagasi yang sangat besar mencapai 25 liter. Bagi kalian yang penasaran mengenai kekurangan Yamaha Freego, bisa simak ulasan ini hingga habis:

1. Tidak Ada Kompartemen Depan

Membahas mengenai kekurangan Yamaha Freego. Pertama skutik ini tidak dibekali kompartemen depan yang umumnya biasa dimiliki skutik, demi menunjang kepraktisan. 

Di dasbor sebelah kiri terdapat lubang tangki bensin. Sedangkan sebelah kanan tersedia lubang kunci kontak.

Baca juga: Yamaha Xmax Model 2021 Mesin Sudah Euro 5, Meluncur dengan Warna Baru

Sisi sebelah kiri yang dijadikan tempat lubang tangki bensin ini, pada skutik lain biasa digunakan untuk tempat penyimpanan barang-barang kecil.

2. Kekurangan Yamaha Freego yang Mungkin Tak Disadari

Power outlet di Yamaha FreeGo terletak di atas smart key. Penempatannya sudah benar karena bagian kiri buat lubang pengisian BBM. Tapi sekali lagi meski ada power outlet Yamaha tidak menyediakan tempat menaruh smartphone.

Itu berarti, pengendara memang bisa mengisi daya di power outlet. Tapi tidak ada tempat untuk menaruh smartphone. 

Pengguna Freego harus menambahkan dudukan atau ditempatkan pada pengait. Hal ini jadi salah satu kekurangan Yamaha Freego, jika dibandingkan kompetitor

3. Mesin Kurang Bertenaga

Bisa dibilang kurang bertenaga, jika dibandingkan dengan kompetitor skutik sekelasnya seperti Honda Vario 125. Sebagai gambaran, seluruh sepeda motor Yamaha yang berkubikasi 125cc, kalah dalam hal performa di atas kertas dengan Vario 125. 

Cuma Lexi 125 yang unggul, lantaran mengambil platform jantung mekanis Yamaha Aerox 155 yang sudah pakai teknologi katup variabel dan pendingin cairan.

Baca juga: 6 Alasan Mengapa Yamaha Freego Bisa Jadi Pilihan

Sementara motor lain di kelas 125cc seperti halnya Yamaha Freego, mengambil basis dari Yamaha Mio 125 dengan tambahan smart motor generator (SMG). Artinya masih mengandalkan pendingin udara dan performanya hanya terbilang cukup.

Dari data yang dihimpun, mesinnya ini memiliki torsi 9,5 Nm pada 5.500 rpm dan tenaga maksimal 9,38 hp pada 8.000 rpm. Bandingkan saja dengan mesin Honda Vario 125 yang bisa mengeluarkan torsi 10,8 Nm pada 5.000 rpm dan tenaga 11 hp pada 8.500 rpm.

Sekarang sudah tahukan apa saja yang menjadi kekurangan Yamaha Freego? Selamat memilih Otoloka Friends!

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya