OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Review>
  • 5 Perubahan Mitsubishi Triton 2020 untuk Pikat Konsumen
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

5 Perubahan Mitsubishi Triton 2020 untuk Pikat Konsumen

Dilihat 1286
Guntur Hanggara
18 Jun 2020, 13:09
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0


Otoloka.id - Mitsubishi Triton belum lama ini memang mengalami perubahan. Ternyata hasil ubahan tersebut banyak diminati oleh konsumen Indonesia. Buktinya saat pandemi Covid 19 ini, merek lain penjualan unitnya berkurang,Mitsubishi Triton malah naik.

Dari data Gaikindo semua varian Mitsubishi Triton laku 336 unit pada Mei 2020. Angka ini, tercatat lebih tinggi dari Xpander yang hanya 268 unit. Lalu apa alasan yang buat Mitsubishi Triton laris?

Berikut 5 ubahan yang menarik konsumen Indonesia untuk membeli Mitsubishi Triton 2020.

Rangka Depan Terbaru

Mitsubishi Triton terbaru kini telah membawa struktur rangka depan baru. Jadi konstruksi di ujung depan bingkai yang digunakan untuk mendukung bodi depan diperkuat dan dirancang ulang. Hal ini dilakukan agar Mitsubishi Triton 2020 mendapatkan kekuatan struktural yang lebih berkualitas.

 Jadi, ketika mobil dibawa melalui jalan yang rusak berat, rangka depan lebih mampu menyerap getaran, lebih kuat dan tentu saja tahan lama.

As Stabilizer Baru Lebih Kuat


Sekarang Mitsubishi Triton 2020juga menggunakan link stabilizer yang baru, dengan penempatan dan desain baru plus konstruksi dibuat lebih kuat. Diharapkan ubahan itu membuat kaki depan lebih kuat, lebih tahan lama dan diklaim lebih jarang rusak. Terlebih lagi, penggunaan mobil ini biasanya akan melewati medan yang sangat rusak dan parah.

Steering Gearbox Anti-Debu


Untuk tipe GLX dan HDX, yang sering digunakan sebagai mobil operasional di pertambangan, Mitsubishi mengembangkan Mitsubishi Triton sebelumnya dan mendengarkan masukan dari pelanggan setia. Karena itu, kotak kemudi ditambahkan penutup karet agar tetap bebas dari debu. Tujuannya jelas agar debu alias debu dan kotoran tidak bisa masuk dalaman Mitsubishi Triton 2020 dan mencegah kerusakan karenanya.

Lulus Uji Daya Tahan 100.000 Kilometer

Tes yang dilakukan oleh Mitsubishi pada Triton juga bukan lelucon, mereka membawanya langsung ke ladang penambangan dan melakukan tes daya tahan sejauh 100.000 kilometer terutama untuk poros penggerak dan transfercase. Kedua bagian disiksa hingga penggunaan maksimal. Sekadar informasi, tes ini 1,7 kali lebih berat dari mobil penumpang, 1,3 kali lebih berat untuk lintas negara, dan tes daya tahan 1,5 kali lebih berat untuk ketahanan mesin.

Ubahan Sistem Transfer Case Mekanis untuk HDX

Pada varian HDX Triton masih mengandalkan mesin berkode non-MIVEC 4D56 dan transmisi manual 5 kecepatan default dari gearbox tuanya. Namun bukan berarti tidak ada perbaikan, Mitsubishi juga memperbaiki sistem mekanis transfer case agar mobil lebih bandel dan tahan lama saat digunakan.

Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa berdasarkan pengembangan hasil positif plus dari uji ketahanan Triton Baru, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sangat percaya diri dengan kualitas Triton buatan, dan terbukti bahwa dalam Mei 2020 Mitsubishi Triton menjadi mobil terlaris di Indonesia. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya