• Home>
  • Review>
  • All-new Suzuki Ertiga Hybrid punya Teknologi bikin Irit Operasional Harian
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

All-new Suzuki Ertiga Hybrid punya Teknologi bikin Irit Operasional Harian

EKO
2022-06-20 09:17:58
EKO
loading...

Otoloka.id- Di Indonesia, salah jenis kendaraan yang paling digemari adalah multi-purpose vehicle (MPV). Berdasarkan data lembaga non-profit Gaikindo, selama Januari hingga Mei 2022 penjualan mobil jenis MPV 1.500 cc ke bawah, memegang 46,3% segmentasi pasar dari total penjualan kendaraan secara wholesales.

Menyambung dari data Gaikindo, Suzuki menjadi salah satu pemain di pasar mobil keluarga yang meraih penjualan sebanyak 3.091 unit selama Januari hingga April 2022. Bicara mengenai mobil keluarga besutan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), pasti akrab dengan Ertiga.

Suzuki Ertiga menjadi salah satu model yang diminati di Indonesia. Mobil keluarga tersebut juga diekspor ke berbagai belahan benua, seperti Amerika, Afrika, dan tentunya Asia. Bukti nyata berupa penjualan secara ekspor menandakan, bahwa model tersebut memiliki beberapa keunggulan, salah satunya adalah kabin yang luas.

Luasnya kabin all-new Suzuki Ertiga tak hanya berfungsi untuk mengangkut sebanyak 7-penumpang saja, kursi baris kedua dan ketiga dengan berbagai pengaturan, dapat digunakan untuk membawa muatan lebih saat beraktivitas sehari-hari. Jadi, sudah tau kan kenapa mobil kembaran Suzuki XL7 itu diminati di Indonesia.

Selain memiliki kabin luas, nyatanya mobil LMPV tersebut punya kelebihan lain, yaitu performa mesin berkode K15B 1.462 cc yang cukup mumpuni untuk diajak berkeliling Indonesia. Mesin tersebut, dikenal punya konsumsi bahan bakar cukup irit, dengan klaim pabrikan mencapai 17 kilometer daya tempuh, untuk 1 liter bensin.

Konsumsi bahan bakar all-new Suzuki Ertiga sudah cukup oke, namun naiknya harga bahan bakar minyak sedikit memberatkan konsumen Indonesia dalam beraktivitas sehari-hari. Nah, momennya sangat tepat ketika belum lama ini, PT SIS memperbarui lini produk mereka, yaitu Ertiga yang menggunakan teknologi Suzuki Smart Hybrid.

Keunggulan teknologi mild hybrid khas Suzuki tersebut, membuat konsumsi bahan bakar all-new Suzuki Ertiga Hybrid makin efisien, karena kerja mesin saat berakselerasi dibantu daya listrik yang berasal dari motor listrik sebagai generator dan dari baterai Lithium-Ion.

Tak hanya menyokong saat berakselerasi saja, nyatanya teknologi Suzuki Smart Hybrid juga berguna saat kemacetan maupun saat berhenti di lampu merah untuk mengaktifkan beberapa komponen di dalam kabin, seperti indikator, AC, dan beberapa komponen lain selama daya listrik yang tersimpan di baterai tercukupi.

Kalau bingung all-new Suzuki Ertiga Hybrid isi daya baterainya bagaimana, jawabannya adalah ketika melakukan deselerasi atau perlambatan kendaraan, motor listrik bernama Integrated Smart Generator menjadi petugas pengisi daya ke aki dan baterai listrik LMPV tersebut. Simpel kan?

Nah, dengan adanya teknologi pintar di all-new Suzuki Ertiga Hybrid, membuat konsumen Indonesia mendapat keuntungan berlipat, mulai dari irit biaya operasional karena lebih efisien, lebih sedikitnya penggunaaan bahan bakar juga menjadikan kita berperan dalam gerakan lebih ramah lingkungan.

Ngomong-ngomong, bermain di segmen LMPV, harga all-new Suzuki Ertiga Hybrid tak sampai 300 juta rupiah lho. Makin nyaman di kantong kan?



Ikuti media sosial kita:
  • FollowFavorite
  • LIKESuka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

    Komentar

    Kirimkan

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Mobil

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Mobil

      OTOLOKA Toolkit

      Simulasi KreditSimulasi Asuransi
      *Tipe mobil
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan(Tahun)
      Silahkan pilih masa cicilan
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Hitung
      Reset