• Home>
  • Review>
  • Antara Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux, Mana Paling Tangguh?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Antara Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux, Mana Paling Tangguh?

Dilihat 2558
Arief Yuno
6 Feb 2021, 21:01
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

triton otoloka

Otoloka.id – Pergerakan di pasar kendaraan roda empat kelas double cabin memang tampak tak semeriah kelas SUV dan MPV. Pada kelas ini terdapat Toyota Hilux, dan pastinya Hilux tidak bermain sendiri. Ada penantang lain yang juga kuat, berasal dari pabrikan berlambang tiga berlian. Yup, siapa lagi penantang tersebut, kalau bukan Mitsubishi Triton.

hilux otoloka

Varian Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux

Pertarungan antara Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux memang relatif seru. PT Mitsubishi Motors menjajakan Triton dengan menyediakan empat pilihan varian Double Cabin, yaitu Ultimate, Exceed, GLS, dan HDX. Sementara di sisi pesaingnya, Toyota hanya menyuguhkan Hilux dalam tiga varian saja, yaitu Hilux Tipe E, G, dan strata teratas V.

Dimensi Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux

eksterior triton

Secara dimensi eksterior yang diboyong Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux nyaris sepadan. Artinya tak berbeda terlalu jauh. Dimensi Toyota Hilux (P x L x T) dicatatkan mencapai 5.325 mm atau 5.285 mm (khusus tipe E) x 1.855 x 1.815 mm. Sementara pada sisi lain, Mitsubishi Triton berdimensi lebih kecil, yakni (P x L x T) adalah 5.225/5.305 mm (tergantung trim) x 1.815 mm x 1.775/1.780 mm.

eksterior hilux

Hasil dari ukuran tersebut bisa diekspektasikan, kalau dek belakang Toyota Hilux lebih besar. Didapat melalui hasil pengukuran (P x L x T) 1.525 mm x 1.540 mm x 480 mm. Data tersebut dibanding Mitsubishi Triton, paling jauh yang didapat adalah selisih lebar keduanya, yang mencapai hingga 7 cm. Karena bak belakang D-Cab Mitsubishi setelah diukur (P x L x T) diperoleh angka 1.520 mm x 1.470 mm x 475 mm.

Eksterior Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux

Harus diakui, ketangguhan merupakan elemen utama dari konsep desain kedua pikap berkabin ganda ini. Walaupun dapat dipastikan, masing-masing membawa ciri khas tersendiri. Bisa dikatakan Mitsubishi Triton tampil gagah dengan memboyong bahasa desain Dynamic Shield terkini, yang juga diaplikasikan pada Mitsubishi Xpander.

triton mitusbishi

Moncong Triton memiliki desain serba tegap, serta memiliki siluet samping yang condong mengotak. Alunan dari ornamen-ornamen yang ada dirangkai sedemikian rupa oleh sang insinyur, sehingga terlihat menyerupai perisai pada sisi terluarnya. Untuk penerangan utama dan lampu siang menggunakan teknologi LED, bisa penggunanya nikmati pada Triton varian Ultimate dan Exceed.

Seakan tak mau kalah dengan Triton, sosok Toyota Hilux pun tidak kalah atletisnya. Jika diperhatikan secara lebih detail, ada nuansa Tacoma yang coba disematkan ke paras Hilux.
Grille membesar diimbuhi bezel tebal yang memancarkan kesan nuansa Tacoma. Terkait teknologi, Hilux pun tak kalah kekinian dibanding Triton. Paling tidak bisa dilihat pada varian teratasnya, dari headlamp, tail lamp dan foglamp menganut teknologi pendar dioda alias LED.

Serupa dengan Triton, Toyota juga menyisipkan side steps pada Hilux D-Cab ini. Meski tetap saja ada perbedaan dengan Mitsubishi Triton. Dimana Triton sudah menggunakan velg 18 inci. Bandingkan dengan Hilux D-Cab masih saja menggunakan velg ukuran 17 inci.

Memang betul, kalau komentari urusan desain semua tergantung selera. Apalagi kalau Triton maupun Hilux nya digunakan untuk keperluan armada pekerja. Bisa - bisa tampang menjadi prioritas kesekian.

hilux toyota

Antara Triton dan Hilux, dilihat bukan sekadar lega saja. Kapabilitas angkut maksimum juga dipertimbangkan, akan tetapi lebih baik di perbandingkan pada kasta premium. Mengacu kepada perhitungan antara Gross Vehicle Weight dan Curb Weight, batas maksimum daya angkut Toyota Hilux G tembus di angka 900 kg dan 895 kg untuk Hilux tipe V.

Sementara berbeda denga Mitsubishi Triton Ultimate dan Exceed, yang hanya bisa sampai di angka 880 kg. Kendati demikian, akan lain cerita bila dimanfaatkan di kelas pekerja. Toyota Hilux tipe E langsung memuncak di angka 905 kg, sedangkan Mitsubishi Triton GLS bisa 910 kg. Akan tetapi lebih kuat lagi HDX, yang memiliki kemampuan hingga 970 kg.

Interior Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux

Ayo kita coba melongok ke dalam kabin. Menyikapi interior yang dimiliki Mitsubishi Triton, di sana terekam kesan kekinian nan modern. Triton kini juga sudah dilengkapi Headunit layar sentuh ukuran 7 inci. Ditambah lagi seputar pengaturan AC yang dapat dilakukan secara digital. Lalu Auto Dimming Rear View Mirror, keyless operation system di bagian dalam Triton ini, serta cruise control.

interior triton

Sementara untuk Toyota Hilux, diperkuat kehadiran Headunit layar sentuh dengan ukuran monitor 6,1 inci. Perlu diketahui, terkait pengaturan AC dari Toyota Hilux masih berbentuk kenop putar biasa, dan belum menyentuh ranah digital.

Fitur Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux

Supaya penggunanya nyaman dan aman, Mitsubishi sengaja menyematkan 10 fitur keselamatan pada Triton versi penyegaran. Dimana fitur-fitur tersebut antara lain Forward Collision Mitigation System, Airbags, Rear Cross Traffic Alert, Active Stability, Blind Spot Warning, Traction Control, Ultrasonic Misacceleration System, Hill Descent Control, Hill Start Assist, Brake Assist, sistem pengereman ABS, EBD, dan Rear Camera.

Sama halnya dengan Triton, Toyota Hilux juga melengkapinya dengan fitur-fitur penunjang kenyamanan dan keamanan para pemakainya. Sebut saja mulai dari fitur keselamatan ABS EBD dan Brake Assist di lini pengereman. Kemudian fitur Traction Control, Vehicle Stability Control, Hill Start Assist, dan lainnya.

Mesin Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux

Mungkin untuk mobil double cabin, penampilan nomer dua. Justru performa mesin yang utama. Terlebih seperti dikatakan di atas, mobil-mobil ini digunakan untuk kalangan pekerja di tambang dan perkebunan. Perlu diketahui, semua Hilux D-Cab 4x4 menggendong jantung pacu dengan spesifikasi mesin diesel turbo 2GD-FTV DOHC 16 katup 4-silinder, dengan kapasitas 2.393 cc.

Untuk Hilux penyegaran, ada sentuhan revisi dilakukan Toyota. Berupa sistem pendingin air yang ada di rumah kompresor turbonya. Sistem tersebut berfaedah menurunkan suhu udara, yang terdapat pada turbo menuju ruang bakar. Tujuannya tak lain adalah demi peningkatan efisiensi bahan bakar.

Setiap tipe Hilux D-Cab kebagian mesin yang sama. Output pun setara, semburkan tenaga 149,6 PS @ 3.400 rpm. Dibarengi torsi puncak 400 Nm, dimuntahkan sejak 1.600 rpm. Pendistribusian ke empat roda dijalankan oleh transmisi manual 6 - percepatan otomatis dengan Sport Sequential Shiftmatic. Ini berlaku di tipe strata teratas (V).

mesin triton

Kemudian kasih kesempatan untuk Mitsubishi Triton Exceed dan Ultimate unjuk gigi. Kedua tipe termahal Triton tersebut dibekali mesin diesel turbo 4N15 berkapasitas 2.442 cc, diimbuhi katup variabel MIVEC. Mesin turbo tersebut mampu memasak tenaga hingga 181 PS, hasilkan torehan torsi maksimal 430 Nm. Angka yang cukup bikin geleng-geleng kepala.

Tapi ketika melirik ke tipe Triton yang lain, varian GLS malah tidak tersedia MIVEC. Absennya MIVEC dari daftar hadir membuat catatan pengeluaran hanya sampai di angka 136 PS dengan torsi 324 Nm. Terkait urusan transmisi, cuma varian Ultimate yang memperoleh setelan otomatis. Sementara varian lainnya menganut transmisi manual 6-speed.

Lucunya lagi, untuk Triton HDX, walaupun memiliki batas daya angkut paling gede, varian ini malah dibekali pemacu paling loyo. Unit mesin diesel turbo 4D56 4 - silinder kapasitas 2.477cc tidak menjanjikan banyak tenaga. Hanya sebesar 110 PS, dengan torsi puncak 200 Nm. Kendati penyaluran tetap terwujud menuju empat roda, lewat gearbox manual 5 - percepatan.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, begini gambaran posisi harga tertinggi juga terendahnya Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton secara keseluruhan. Mengenai banderol paling mahal di antara kedua merek di segmen D-Cab tersebut diduduki Toyota Hilux V seharga Rp492.800.000.

Posisi kedua ditempati Mitsubishi Triton Exceed dengan harga Rp461.150.000. Kemudian tempat ketiga diisi Hilux tipe G seharga Rp454.550.000, dan lanjut ke Hilux tipe E diaptok harga Rp429.750.000. Tempat selanjutnya diisi Triton GLS dengan harga Rp424.500.000, dan diakhiri Triton tipe HDX seharga Rp401.000.000. Semua harga berstatus on the road DKI Jakarta.

Kalau dilihat dari rincian harga tersebut, tampaknya Mitsubishi Triton Exceed atau Ultimate merupakan lawan sepadan dari Toyota Hilux varian V dan G. Kemudian Triton varian GLS cocok bertarung dengan Hilux tipe E. Lantas bagaimana dengan Triton HDX? Sepertinya ia melenggang sendirian, karena berada di poin paling murah dari kedua kontestan segmen D-Cab Mitsubishi Triton dan Toyota Hilux.

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya