Asosiasi Motor Eropa Menanggapi Rencana 2050 Bebas Emisi

Otoloka.id- Pada tahun 2050 nanti, negara-negara di Uni Eropa akan bebas dari emisi yang dihasilkan oleh mesin konvensional, yang kesepakatannya sudah ditetapkan pada Desember 2019 lalu.

Beberapa legislatif yang baru diangkat pada Juli 2021, malah menetapkan tujuan yang lebih ambisius, yaitu di akhir 2030 emisi kendaraan harus berkurang sebanyak 55 persen.

Seperti yang dikutip dari rideapart.com, Asosiasi Produsen Sepeda Motor Eropa (ACEM) pada 5 Oktober ini membuat rancangan terkait tujuan pemerintah yang ingin menjadikan Eropa menjadi benua yang lebih bersih.

Hal pertama, asosiasi menyinggung soal perbedaan antara mobil dan sepeda motor. Di Uni Eropa, kendaraan roda dua populasinya hanya sedikit, yaitu hanya dua persen dari semua kendaraan bermotor yang terdaftar.

Dengan populasi sedikit, otomatis gas karbon yang dikeluarkan sepeda motor juga lebih sedikit. 

Setiap tahunnya, mobil menghasilkan sekitar dua ton gas karbon, dan sepeda motor hanya menghasilkan gas karbon seperenamnya saja.

Asosiasi tersebut juga berusul, untuk dekarbonisasi di Eropa, perlu ‘kendaaraan yang tepat, tempat yang tepat, dan energi yang tepat’. 

Menurut dari usulan tersebut, produsen sepeda motor akan membuat lini produk berdasarkan kebutuhan, kinerja, dan kelayakan bagi pelanggan.

Baca juga: Piaggio Group Pimpin Pasar Eropa Untuk Kendaraan Roda Dua

Termasuk sepeda motor listrik, yang disebut asosiasi tersebut lebih cocok untuk digunakan di area perkotaan. Sepeda motor ringan, dengan kapasitas kecil merupakan model yang tepat untuk elektrifikasi.

Sementara untuk sepeda motor jarak jauh dengan mesin besar tidak mendapat manfaat dari elektrifikasi. Asosiasi tersebut malah mendorong untuk menyokong pengembangan bahan bakar dengan karbon netral, atau powertrain hybrid dengan baterai yang dapat digunakan pada zona rendah emisi.

Dengan perencanaan tersebut, ACEM meyakini bahwa produsen sepeda motor dapat memproduksi lini produk yang beragam, dan memenuhi berbagai macam sumber energi.

Baca juga: Suara Kendaraan Listrik merupakan Identitas Pabrikan

Standar Euro termasuk penting, beberapa produsen sudah mengaplikasikan standar Euro 5 pada mesin mereka. 

Ini berarti emisi yang dikeluarkan lebih sedikit 50 persen dibanding dengan mesin berstandar Euro 3, yang sudah mengurangi zat karbon sebesar 94 persen.

Di Eropa, mobilitas kendaraan di perkotaan menyumbang sebanyak 40 persen emisi karbondioksia, dan menghasilkan 70 persen zat polutan lain.

Dengan data di atas, dapat disimpulkan kalau usulan asosiasi tersebut, merupakan hal yang masuk akal untuk membuat Uni Eropa bersih dari emisi sisa pembakaran di tahun 2050. 

  • 0
  • Share
EKOSejak tahun 2012, Eko bekerja sebagai jurnalis di media remaja. Karena menggemari otomotif, Eko dipercaya untuk mengisi rubrik otomotif di media remaja tersebut. Dan hal itu berlanjut saat ia bekerja di media otomotif lain, sampai ia sekarang bergabung di Otoloka.id
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!