Audi Masih Enggan Produksi Lokal di Indonesia, Ini Alasannya

Otoloka.id- PT Garuda Mataram Motor (GMM) sudah cukup lama memasarkan sejumlah produk Audi di Indonesia. Di GIIAS 2021 pun Agen Pemegang Merek (APM) tersebut ikut memboyong produk unggulan Audi untuk memikat pengunjung.

Meski sudah cukup lama hadir di Indonesia, pihak GMM masih belum bisa memastikan produknya akan diproduksi secara lokal di Tanah Air. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan Audi jika ingin melakukan produksi di Indonesia.

Menurut Agung Ariyanto selaku Product Expert Audi Indonesia, pihaknya tengah mengkaji tipe mobilnya dan berapa volumenya apabila diproduksi di Tanah Air. Selain itu, perusahaan juga ingin melihat demand-nya terlebih dahulu.

"Kita pertama melihat tipe mobilnya, perkembangan pasar di Indonesia seperti apa kemudian demand-nya juga dan apa sih yang kita bisa lakukan terhadap mobil itu," ungkap Agung di ICE BSD Tangerang, Selasa (16/11/2021).

Baca juga : Pesona Audi Q8 RS Look di GIIAS 2021, Jadi SUV Termahal

Saat ini, Agung menjelaskan, Audi masih berfokus untuk menghadirkan produk yang bisa disesuaikan oleh konsumen mulai dari eksterior hingga interior. Pembuatan mobil custom ini pun langsung diproses di Jerman.

Fokus Produksi Lokal Volkswagen di Indonesia

Hal senada dengan Agung dijelaskan juga oleh Marketing & PR Head PT Garuda Mataram Motor Herry Noverino. Audi masih akan terus melihat tren di pasar bagaimana, namun pihak GMM saat menyatakan masih fokus dengan produksi lokal Volkswagen di Indonesia.

Sebagai informasi, Audi merupakan merek mobil mewah di bawah grup Volkswagen. Kedua merek ini pun di Indonesia berada di bawah naungan satu payung PT GMM.

Baca juga : Audi Tampilkan RS4 Avant, Mobil Keluarga Beraura Sport di GIIAS 2021

“Kami dinaungi oleh satu perusahaan yaitu PT Garuda Mataram Motor, jadi Volkswagen dulu yang diproduksi di dalam negeri,” tegas Herry.

Adapun untuk acara GIIAS 2021, Audi Indonesia memamerkan tiga mobil andalannya yakni New Audi RS4 Avant, New Audi A5 Sportback dan Audi Q8 RS Look. 

  • 0
  • Share
IsmetIsmet bekerja sebagai jurnalis sejak tahun 2012 dan dimulai di Tabloid Motorplus (Kompas Gramedia). Senang dengan dunia otomotif roda dua dan sempat bekerja di beberapa media otomotif lainnya, menjadikan Ismet menggemari juga dunia otomotif roda empat, hingga akhirnya sekarang bergabung di Otoloka.id dan dinamika dunia otomotif selalu menjadi hal yang menarik baginya.
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!