OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Review>
  • Berkenalan Dengan Fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC)
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Berkenalan Dengan Fitur Honda Selectable Torque Control (HSTC)

Dilihat 4864
Ismet
18 Ags 2021, 21:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Honda Selectable Torque Control (HSTC) hadir sebagai fitur keamanan dan keselamatan berkendara. HSTC dapat dijumpai pada model Big Bike dan Matic Premium Honda seperti; Honda CRF 1000L Africa TwinHonda Gold WingCBR 1000RRX-ADV 750Forza dan PCX 160.

Fitur tersebut berfungsi untuk membatasi torsi mesin jika terdeteksi adanya perbedaan kecepatan putaran ban depan dengan ban belakang, sehingga potensi terjadinya ban selip dapat dihindari.

HSTC akan bekerja saat sensor pada tiap roda mendeteksi adanya perbedaan kecepatan putaran roda depan dan belakang. Sensor akan memberi informasi tersebut ke ECU dan ECU akan memerintahkan Engine Torque Control (ETC) untuk memutus sementara pengapian mesin. Secara otomatis kerja mesin akan terhenti dalam sepersekian detik sehingga penyaluran torsi mesin ke roda belakang terputus untuk meredakan selip yang terjadi.

Baca juga : Bikin Panas Honda dan Yamaha, BMW Motorrad Siapkan Skutik 150cc

Fitur ini pun bersifat opsional, bisa aktifkan atau non-aktifkan sesuai keinginan pengalaman Anda berkendara.

Cara Mengaktifkan atau Nonaktifkan fitur HSTC

1. Tekan tombol berlambang T di stang sebelah kiri sampai mode HSTC ditampilkan di panel instrumen. Ada baiknya dilakukan saat sepeda motor dalam kondisi berhenti
2. Tekan tombol SET untuk mengaktifkan dan nonaktifkan HSTC.
3. Saat lampu indikator berlambang T di panel instrumen menyala, maka fitur HSTC dalam kondisi aktif
4. Jika lampu indikator berlambang T silang menyala, itu artinya fitur HSTC dalam kondisi non-aktif.

Khusus di sepeda motor matic yang mempunyai fitur HSTC, saat Anda melakukan pemanasan mesin dengan standar tengah serta memutar gas tangan, ada kemungkinan lampu MIL (Malfunction Indicator Lamp) akan menyala. Hal ini NORMAL terjadi, karena sistem membaca ada perbedaan putaran signifikan antara roda depan dan belakang.

Baca juga : SYM Jet X 150 Resmi Hadir di Malaysia, Lawan Sepadan Nmax dan PCX160?

MIL akan mati sendiri jika motor dikendarai dalam jarak minimum 200 meter selama 3 kali perjalanan, jika masih menyala setelah 3 kali perjalanan dilakukan silahkan kunjungi bengkel AHASS terdekat atau hubungi Honda Customer Care.

Perlu diingat, bagaimana pun canggihnya fitur dan teknologi keamanan dan keselamatan berkendara, tidak akan memberi manfaat maksimal jika ditidak dibarengi dengan gaya berkendara yang baik dan benar.

Selain itu, untuk mempertahankan kinerjanya jangan lupa untuk lakukan pemeriksaan dan perawatan berkela secara rutin di bengkel AHASS supaya segala fitur, teknologi dan performa mesin selalu dalam kondisi optimal

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya