• Home>
  • Review>
  • Berkenalan dengan Yamaha XSR 155, Sport Retro Ganteng Seharga Rp 36 Jutaan
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Berkenalan dengan Yamaha XSR 155, Sport Retro Ganteng Seharga Rp 36 Jutaan

Dilihat 2273
Ismet
10 Feb 2021, 11:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

Yamaha XSR 155

Otoloka.id - Yamaha XSR 155 resmi diluncurkan akhir tahun 2019 lalu dan menjadi pemain baru di segmen motor sport retro. Sebelumnya, di segmen tersebut hanya dihuni oleh Kawasaki W175 yang terakhir hadir dengan varian TR dengan tampilan ala scrambler.

Tren pasar sepeda motor di segmen ini terbilang baru di Indonesia. Sebelumnya, motor sport bermesin 150cc lebih banyak disesaki dengan model naked bike bergaya sporty dan modern, seperti Yamaha V-Ixion, Byson, Honda CB150 hingga Suzuki GSX-S150.

Yamaha sendiri menyebutkan bahwa XSR 155 ini merupakan Sport Heritage dari Yamaha yang mengusung konsep Born to be Free. Segmentasi pasar yang membidik konsumen muda yang gemar dengan motor bergaya klasik. Selain itu, Yamaha XSR 155 juga bisa dijadikan kanvas oleh tangan-tangan kreatif untuk dijadikan objek modifikasi atau custom.

Baca juga: Daftar Kekurangan Honda CBR150R 2021, Pelajari Sebelum Beli

Dibanding rivalnya, Kawasaki W175, bisa dikatakan Yamaha XSR 155 menawarkan sesuatu yang berbeda. Yamaha XSR 155 bisa dibilang motor sport retro modern dengan kelengkapan yang juga modern.

Basis teknologinya berbagi platform sama dengan yang digunakan Yamaha MT-15. Gaya desain yang dimiliki Yamaha XSR 155 diturunkan dari Yamaha XSR 700 dan XSR 900. Namun pada XSR 155 ini punya dimensi yang paling kecil menyesuaikan kapasitas mesin.

Eksterior Yamaha XSR 155

Membahas lebih mendalam mengenai XSR 155, motor ini punya desain khas retro. Bisa dilihat langsung pada aksen serba bulat yang jadi ciri khas motor retro. Mulai dari lampu depan dan juga lampu belakang hingga bentuk spidometer. Meski berbentuk bulat, kedua lampu depan-belakangnya ini sudah LED dan dilengkapi DRL.

Bagian jok juga rata khas motor retro, bentuknya panjang dan tipis dengan garis-garis seperti roti tawar. Tangki XSR 155 ini mempunyai lekukan yang halus ala tangki tear drop. Bentuk tangki membulatnya ini hanya cover plastik yang membungkus tangki asli.

Selain kesan retro, Yamaha XSR 155 ini kental dengan nuansa custom dengan adanya panel bodi samping yang memberi kesan modern dan panel plat warna perak yang mempunyai 3 buah lubang bulat.

Di bagian bodi samping Yamaha XSR 155 ini juga mencuat kesan modern dengan penggunaan sasis deltabox dan tampilan mesin yang sudah dilengkapi radiator. Tentu adanya radiator juga bukan sekedar pemanis alias berfungsi dengan baik khas motor modern. Berbeda dengan W715 yang masih mengandalkan pendingin udara untuk pendingin mesin.

Mesin Berkapasitas 155cc

Yamaha XSR 155 hadir dengan mesin Fuel Injection berkapasitas 155cc, SOHC, 4 langkah berpendingin cairan yang telah dilengkapi dengan teknologi VVA sehingga mampu menghasilkan tenaga sebesar 14,2 kw/10.000 rpm dan torsi sebesar 14,7 Nm/8.500 rpm. Selain itu, motor ini juga telah memiliki fitur Assist & Slipper Clutch yang membuat kopling menjadi lebih ringan dan perpindahan gigi lebih halus.
Mesin 155cc-nya juga dirasa pantas untuk XSR 155 yang memang bukan diperuntukkan sebagai motor penyuka kecepatan. Pasalnya, XSR 155 lebih nikmat untuk dibawa santai. Berbeda MT-15 yang buat sebagian orang mungkin dianggap kurang kencang atau nggak puas karena naked-sport, tapi hanya berbekal mesin 155cc.

Kaki-Kaki

Sementara pada bagian kaki-kaki, All New XSR 155 sudah mengadopsi suspensi Up Side Down (USD) yang tidak hanya memberikan kesan gagah pada motor namun turut meningkatkan handling saat berkendara. 

Terkait ban sendiri, model ini menggunakan ban berjenis dual purpose yang dirancang untuk mobilisasi di berbagai kondisi jalan dengan ukuran 110/70 di bagian depan dan 140/70 di bagian belakang.

Jika biasanya motor retro menggunakan pelek jari-jari, maka XSR 155 sudah pakai pelek casting wheel yang kental unsur modern. Peleknya dibalut ban dual purpose dari IRC tipe Trail Winner. Sebagai penopang roda, area depan pakai suspensi upside down yang dilabur kelir hitam. Pengereman sudah cakram 2 piston.

Baca juga: Suzuki NEX Crossover Usung Gaya Petualang Dual Purpose

Sedangkan roda belakang ditopang lengan ayun alumunium yang kekar, dipadukan rem cakram piston tunggal.

Yamaha XSR 155 sudah menggunakan Assist and Slipper Clutch. Teknologi ini membuat pengendara lebih ringan saat mengoperasikan kopling dan perpindahan gigi. Jadi, proses downshift juga lebih halus dan gejala ban terkunci saat engine brake bisa diminimalisir.

Kesimpulan

Dengan wujudnya yang bergaya vintage, Yamaha XSR 155 paling pas untuk konsumen yang gemar dengan motor berpenampilan retro, namun sudah memiliki fitur-fitur modern.

Meski XSR155 ini menganut konsep retro, mesin yang digunakan sudah cukup kencang karena menggunakan mesin yang sama dengan MT-15. Meski sebenarnya XSR 155 lebih asyik untuk digunakan berkendara santai sambil menikmati perjalanan.

All New XSR 155 tersedia dalam dua pilihan warna yaitu Matte Silver Premium dan Matte Black Elegance serta di pasarkan seharga Rp 36.265.000 OTR Jakarta.

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya