• Home>
  • Review>
  • Daihatsu Feroza Cenderung Boros Bensin, Yakin Mau Beli?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Daihatsu Feroza Cenderung Boros Bensin, Yakin Mau Beli?

Dilihat 2363
Arief Yuno
10 Nov 2020, 14:33
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Nama Daihatsu Feroza melekat di antara penyuka SUV kotak sporty dan simpel ini, sekalipun juga membingungkan jika dibanding-bandingkan dengan TAFT. Secara garis keluarga, mereka memang memiliki kesamaan bodi. Namun Feroza sebenarnya diposisikan berbeda.

Salah satu nilai minus dari mobil ini terletak pada konsumsi bahan bakarnya yang cenderung boros. Daihatsu Feroza mengandalkan bensin dan memiliki catatan konsumsi bahan bakar 1: 5 hingga 1: 8. 

Tentunya jika dibandingkan dengan mobil saat ini yang rata-rata 1:15, Daihatsu Feroza merupakan mobil yang cukup boros bensin.

Astra Daihatsu memproduksi mobil ini antara tahun 1993 sampai 1999. Label "Feroza" membedakannya dengan generasi TAFT lain seperti Rocky karena dia secara spesifikasi ditujukan sebagai mobil dengan mesin bensin non-4x4.

Mesin Daihatsu Feroza

Daihatsu Feroza adalah mobil 4x2 RWD alias rear wheel drive yang hanya disuguhkan dengan mesin bensin. Kode mesinnya adalah HD-C 1.6L berdaya 94 hp pada putaran mesin 5.700 rpm dengan torsi maksimal 127 Nm pada putaran mesin 4.800 rpm.  

Tampilan luar dalam tak ubahnya TAFT di eranya dengan perbedaan mencolok hanya di area grill. Karenanya bagi mereka yang ingin mobil kebutuhan perkotaan mengandalkan mesin bensin, Feroza pun menjadi pilihan.

Ukuran panjangnya 3.761 mm, lebar 1.754 mm, dan tingginya 1.848 mm. Dua pilihan bodi disuguhkan, short-wheel base (SWB) dengan kode F70 dan long-wheel base (LWB) dengan kode F75.

Eksterior Daihatsu Feroza

Tampilannya memang bak jip, apalagi ada tempelan roda serep di belakang. Lalu di tahun 1996, Daihatsu menambahkan varian bernama Special Edition (SE). Varian ini punya bodi two tone, dan tambahan tampilan berotot karena adanya sepatbor overfender, dan lebih nyaman dengan dukungan power window juga power steering.

Apa kekurangan mobil ini? Tidak sedikit yang mengeluhkan daya mesinnya. Sebab dengan mesin berdaya 94 hp, ia harus menggerakan bodi yang terbilang berat, berbobot lebih kurang 1,2 ton.

Sekalipun demikian, beberapa penggunanya menanggapi bahwa perawatan di area sistem suplai bahan bakar akan meningkatkan dayanya sebab mobil ini bagaimanapun sudah termakan usia. Untuk itu coba cek bagian vakum bahan bakar hingga throttle begitu juga dengan fuel pump.

Bodi Feroza Keropos

Selebihnya, kekurangan Daihatsu Feroza seperti juga kekurangan-kekurangan TAFT seeranya. Bodi sudah mulai keropos, apalagi jika luput dari perawatan karena endapan air hujan dan faktor cuaca.

Secara interior, Feroza disebut punya pilihan sasis panjang dan pendek. Ruang duduk baris kedua atau belakang terbilang sempit dan mengandalkan kursi belakang berhadapan layaknya angkot. Di versi sasis pendek, tidak jarang yang memodifikasinya dengan mengganti jok arah depan. Namun generasi 1996 ke atas, posisi jok belakang sudah menghadap ke depan.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya