• Home>
  • Review>
  • Honda Brio E A/T 2015, Mudah Parkir dan Bermanuver di Kemacetan Ibukota
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Honda Brio E A/T 2015, Mudah Parkir dan Bermanuver di Kemacetan Ibukota

Ismet
2022-05-23 11:02:00

Otoloka.id- Branding mobil Honda tentunya sudah tak perlu diragukan lagi. Salah satu produknya yakni Honda Brio E A/T CKD lansiran 2015 yang dijadikan pilihan oleh Tari sebagai kendaraan sehari-hari.

Menurut Tari, Honda dikenal dengan mesin berkualitas dengan afterasales-nya mudah dan murah. Dalam memutuskan untuk membeli mobil pasti yang menjadi pertimbangan utamanya adalah soal budget. 

Mungkin banyak merek lain yang punya harga sama dan menawarkan fitur-fitur lebih banyak. Tapi menurut Tari, Brio memberikan sesuatu yang tidak dimiliki merek lainya seperti mesin yang powerful, sistem keamanan yang mempuni dan desain yang stylish, cocok buat anak muda.

“Ya, Honda Brio punya ukuran yang mungil jadi memudahkan saya saat parkir dan bermanuver di tengah kemacetan ibukota, apalagi transmisinya matik,” ungkapnya.

Masuk ke dalam kabin, city car mungil ini sudah dilengkapi dengan fitur multimedia berupa layar sentuh berukuran 6,1 inci lengkap dengan sejumlah fitur mencakup CD/DVD, AM/FM Radio, serta sudah dengan iPod/iPhone lewat Bluetooth dan USB port.

“Selain itu setirnya sudah ada Electric Power Steering. Tapi sayangnya bagasinya terbatas, nggak terlalu besar. Tapi buat saya hal tersebut tak masalah karena tak terlalu perlu bagasi besar,” kata dia.

Bicara soal performanya, Honda Bio punya mesin yang halus dan tangguh. Dibekali mesin berkapasitas sekitar 1.200cc, mobil ini bisa dibilang irit bahan bakar.

Tari juga menambahkan sampai sekarang mobil ini belum rewel. “Ini karena saya rutin melakukan perawatan mulai dari ganti oli mesin, oli transmisi, cek aki sesuai buku garansi. Sudah dua kali ganti aki selama 5 tahun. Biaya servis cenderung terjangkau karena hanya ganti oli + aki standar. Tidak ada komponen yang perlu diganti selama 5 tahun pemakaian. Tidak pernah mogok,” lengkap dia lagi.

Overall, sebagai sebuah LCGC, Honda Brio 2015 bisa dibilang sudah melebihi harapan. Selain desainya yang sporty, mesin juga terbilang irit bahan bakar serta mempunyai beragam fitur untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara.

“Memang harganya sedikit lebih mahal dari LCGC lainnya namun menurut saya dengan segala kelebihannya bisa dikatakan punya nilai lebih,” tandasnya.

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 1919
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

    Komentar

    Kirimkan

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Mobil

      • Datsun Cross
        Datsun Cross
        Datsun Cross
        Harga Total:Rp 161,49 Jt - 173,99 Jt
      • Datsun GO
        Datsun GO
        Datsun GO
        Harga Total:Rp 112,09 Jt - 160,49 Jt
      • Kia Picanto
        Kia Picanto
        Kia Picanto
        Harga Total:Rp 166,50 Jt - 237,00 Jt
      • Toyota Agya
        Toyota Agya
        Toyota Agya
        Harga Total:Rp 144,90 Jt - 176,00 Jt
      • Renault KWID
        Renault KWID
        Renault KWID
        Harga Total:Rp 173,90 Jt - 183,90 Jt

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Mobil

      • Datsun Cross
        Datsun Cross
        Datsun Cross
        Harga Total:Rp 161,49 Jt - 173,99 Jt
      • Datsun GO
        Datsun GO
        Datsun GO
        Harga Total:Rp 112,09 Jt - 160,49 Jt
      • Kia Picanto
        Kia Picanto
        Kia Picanto
        Harga Total:Rp 166,50 Jt - 237,00 Jt
      • Toyota Agya
        Toyota Agya
        Toyota Agya
        Harga Total:Rp 144,90 Jt - 176,00 Jt
      • Renault KWID
        Renault KWID
        Renault KWID
        Harga Total:Rp 173,90 Jt - 183,90 Jt

      OTOLOKA Toolkit

      Simulasi KreditSimulasi Asuransi
      *Tipe mobil
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan(Tahun)
      Silahkan pilih masa cicilan
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Hitung
      Reset