• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Jeep Compass: Si Kecil yang Lincah

Dilihat 143
Guntur Hanggara
22 Ags 2020, 11:33
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Jeep mengeluarkan Sport Utility Vehicle (SUV) compact terbaru, Jeep Compass, yang dilengkapi dengan berbagai macam fitur dan teknologi canggih bagi pengemudi maupun penumpang. Jeep Compass sangat cocok untuk memenuhi semua kebutuhan berkendara.

Para engineer dan designer dari tim perancang dari Jeep mengerahkan dedikasinya pada setiap elemen mobil Jeep Compass. Elemen eksterior yang menjadi ciri khas dan kebanggaan Jeep, grille 7-slot, terdapat pada Jeep Compass yang juga merupakan Crossover modern.

Sejarah Jeep Compass

Dari riset tim Otoloka, sebenarnya sebelum akhirnya regenerasi sempat terhenti karena generasi penerusnya tidak masuk ke Indonesia, Jeep Compass sempat hadir sekitar 10 tahun yang lalu. All New Compass memiliki profil yang ramping dan aerodinamis dengan memadukan gaya sporty dengan lekukan yang maskulin. Mobil ini siap melaju di berbagai kondisi cuaca dengan dukungan 4x4.

Jeep Compass merupakan pilihan yang tepat untuk penggunaan di kota – kota besar yang membutuhkan mesin yang irit namun tetap memerhatikan performa offroad. Crossover ini dibekali mesin 1,4 L turbo dan dirakit di India. Body luarannya lebih kalem dengan ukuran lebih kecil daripada Wrangler maupun Cherokee. 

Fisik Jeep Compass yang mungil mengingatkan pada Jeep Renegade. Keduanya saling berkaitan karena mereka berbagi platform sebagai crossover yang punya spesifikasi mumpuni untuk offroad yang ringan.
Agar dapat mengakomodir kebutuhan orang urban, maka Jeep Compass menggunakan transmisi otomatis 7-speed berteknologi DDCT (Dual Dry Clutch Transmission). Selain itu, karakter setir yang sangat responsif membuatnya menjadi lebih lincah saat harus bermanuver dalam kepadatan lalu lintas.

Mobil jenis crossover memang dipersiapkan bagi masyarakat perkotaan yang berjiwa petualang. Performanya harus lincah, bertenaga, dan memiliki kemampuan offroad ringan. Sebagai bagian dari mobil jenis crossover,

Jeep Compass memiliki mesin yang irit, tenaga besar, handling yang responsif, dengan ground clearance hingga 198 mm; cukup tinggi untuk memudahkan jika harus melewati jalur yang tidak beraspal, seperti jalan tanah atau pegunungan.

Eksterior Jeep Compass

Jeep telah mengubah image dari kendaraan tempur serba guna menjadi merek mobil offroad yang mewah. Sebagai salah satu dari keluarga Jeep, Jeep Compass tergolong cukup lengkap dengan desain interior maupun eksterior berkelas. Dengan harga Rp650 juta di wilayah Jakarta, Jeep Compass ini relatif terjangkau sebagai merek mewah yang menawarkan kemampuan offroad yang lebih teruji.

Jeep Compass memunyai panjang 4.394 mm, lebar 1.819 mm, dan tinggi 1.635 mm, dengan wheelbase 2.636 mm. Jeep Compass dirancang dengan desain yang modern namun tetap mempertahankan ciri khas merek Jeep,yaitu grille 7-slot. Kesan premium di bagian depan dapat dilihat dari desain bemper dan lampu utama yang minim sudut kaku dan tetap ramping. Pencahayaan pada mobil ini didapatkan dari headlamps otomatis, lampu kabut, dan cornering lamps yang menjadi kombinasi apik untuk sebuah mobil di medan offroad.

Bumper lips berkelir hitam ini terus menyambung ke fender sampai bemper belakang. Tarikan siluet hitam ini terlihat cocok dan membuat bumper yang sewarna dengan body yang terlihat gagah. Fender yang berbentuk trapesium telah menjadi elemen khas yang ditemukan dalam desain setiap kendaraan Jeep seak 1941.

Sudut bumper depan dan belakang yang tidak selalu landai dan bersudut tajam mampu menangani tanjakan terjal dan turunan curam. Desain lampu belakang membentuk lekukan sempurna pojok belakang body, berpadu reflektor bumper belakang dan lampu kabut yang berwarna merah. Kombinasi unik ini hadir sebagai pelengkap pada lampu belakang LED, namun sayangnya lampu rem masih halogen biasa.

Interior Jeep Compass

Pada bagian dalam kabin, interior Jeep Compass didominasi warna hitam dengan aksen lis berwarna perak. Kombinasi hitam-perak ini membuat kabin Jeep Compass terkesan elegan dan mewah. Jeep Compass menyematkan head unit layar sentuh berukuran 7 inci dengan Uconnect Infotainment. Teknologi itu mengintegrasikan voice command, kontrol temperatur kabin, dan Bluetooth dengan smartphone. 

Salah satu fitur menarik pada Jeep Compass adalah terdapatnya kompas penunjuk arah mata angin. Fitur ini sesuai dengan nama mobil yang menunjukkan kebersahajaan namun siap untuk diajak mengarungi jalanan.
Multiview Driver Digital Cluster Display atau MID selebar 7 inci yang tersedia menggantikan golongan konvensional. Tampilannya berupa satu layar penuh dengan warna yang elok. 

Tampilan ini juga dapat dikonfigurasi untuk memungkinkan pengguna menyesuaikan pengaturan pribadi dan grafis sesuai dengan keinginan. Kursi dilapisi material fabric yang nyaman dengan busa yang cukup tebal, di mana pada kursi depan memakai bentuk sandaran semi- bucket. Kombinasi ini saat melintasi jalan rusak atau speed bump membuat pengemudi dan penumpang masih merasa nyaman. 

Selanjutnya, Fitur Dual Zone Automatic Temperature Control memungkinkan pengemudi dan penumpang merasa nyaman. Lalu, Fitur Dual Zone Automatic Temperature Control memungkinkan pengemudi dan penumpang dapat beradaptasi dengan suhu dalam kabin.

Pengaturan posisi duduk pengemudi di Jeep Compass masih manual karena mengisi segmen entry level dalam keluarga Jeep. Kursi belakangnya dapat diduduki tiga orang, di mana sandaran bagian tengah dapat dijadikan sebagai hand rest. Kursi belakang bisa dilipat dengan standar 60/40 untuk pengaturan ruang simpan yang lebih banyak. Fitur unik lainnya yang terdapat pada Jeep Compass adalah stop-start system. 

Ketika mobil dalam posisi berhenti di lampu merah atau terjebak di kemacetan, mesin akan mati sejenak. Selain itu, ada fitur rain sensitive windshield wipers yang berfungsi untuk mengaktifkan wiper secara otomatis ketika cuaca hujan.

Fitur Jeep Compass

Fitur keselamatan Jeep Compass cukup mumpuni, baik bagi pengemudi maupun penumpang, dengan total lebih dari 50 fitur keselamatan dan keamanan yang tersedia. Tujuh airbag terdapat pada bagian interior dengan struktur konstruksi rangka baja berkekuatan tinggi. All-New Compass dilengkapi dengan fitur keselamatan dan keamanan aktif sebagai standar. Fitur ini dirancang untuk menyesuaikan kinerja kendaraan lalu membantu pengemudi mempertahankan kendali supaya tetap aman dan terlindungi. Fitur tersebut mencakup ESC (electronic stability control), ABS (anti-lock braking system), dan ERM (electronic roll mitigation).

Sebagai mobil dengan kemampuan offroad, Jeep Compass memiliki fitur Hill Start Assist akan mengendalikan mobil agar tidak merosot. Hadirnya fitur kamera parkir dengan parking lane assist memudahkan saat parkir. Sayangnya, Jeep Compass tidak mempunyai sensor parkir, sehingga jarak antara mobil dengan benda sekitar hanya bisa diperkirakan melalui kamera.

Spesifikasi Mesin dan Performa Jeep Compass

Jeep Compass yang diluncurkan pada IIMS 2019 lalu dibekali mesin MultiAir Turbo dengan kapasitas 1.368 cc dengan output tenaga 162 hp pada 5.500 rpm dan torsi mencapai 250 Nm di 2.500 rpm. Kemudian perpindahan gigi didukung transmisi otomatis 7-speed berteknologi DDCT (Dual Dry Clutch Transmission), jadi jangan sepelekan performanya. 

Ditambah, Jeep Compass sudah memiliki penggerak 4x4 bawaan sebagaimana mobil garapan Jeep lainnya. Dengan ukuran yang compact, mesin bertenaga besar, dan penggerak 4x4 membuat Compass siap diajak berpetualang di pedesaan atau mobil harian di perkotaan yang lincah.

Kelebihan dan Kekurangan Jeep Compass

Melihat dari segi fitur dan performa berbanding harga, Jeep Compass adalah sosok crossover yang layak untuk dipilih sebagai kendaraan sehari-hari. Nama besar Jeep jadi jaminan ketangguhan Jeep Compass yang siap disiksa di medan offroad. Performa mesin kecil dengan sokongan turbo membuatnya punya tenaga melimpah dengan konsumsi bahan bakar yang irit.

Dengan uang Rp650 juta, kita bisa mendapat mobil dengan gaya mewah dan kemampuan dual purpose. Selain itu, handling Jeep Compass yang over responsive sangat cocok untuk kondisi lalu lintas di kota besar yang cukup padat. Kita juga tidak perlu kelelahan oper gigi karena penyaluran otomatis dual clutch membuat kaki kiri bisa lebih santai.

Harga tersebut memang lebih mahal bila dibandingkan dengan SUV keluaran merek Jepang, seperti Pajero Sport maupun Toyota Fortuner. Namun, Toyota C-HR yang mengisi segmen sejenis pun harganya nyaris mencapai Rp500 juta. Kelemahan yang terdapat pada Jeep Compass adalah fitur parkir yang kurang afdol karena fitur parkir tidak dilengkapi dengan sensor parkir. Kita hanya bisa berpatokan pada kamera dan spion saja bila di sudut sempit.

Detil Mesin
Isi silinder (cc) 1368
Tipe drive Front wheel drive
Konfigurasi mesin 1.4 MultiAir Turbo
Kapasitas Tangki Bahan Bakar 60
Jenis bahan bakar Bensin
Jumlah silinder 4
Konfigurasi Transmisi 7 Speed Automatic
Kapasitas Tangki Bahan Bakar 60

Performa
Tenaga 162hp at 5,500 rpm
Torsi 250 N.m at 2.500 rpm

Suspensi dan Rem
Rem Depan Disc Brake
Suspensi depan Front Axle Coil,Anti Roll/Stabilizer bar
Rem Belakang Disc Brake
Suspensi belakang Rear Axle Coil,Anti Roll/Stabilizer bar

Velg dan Ban
Ukuran ban 255/60 17 inch
Material velg Aluminum Wheels  

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya