• Home>
  • Review>
  • Kelebihan dan Kekurangan Mobil Datsun di Era Milenium
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Kelebihan dan Kekurangan Mobil Datsun di Era Milenium

Dilihat 4806
EKO
31 Okt 2021, 11:43
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

kumpulan mobil datsun era milenium

Otoloka.id- Nama Datsun di indonesia memang melegenda, pabrikan Jepang ini dahulu telah membuat mobil yang tangguh dan handal. Contoh saja Datsun 510 yang ikonik karena sukses menjadi mobil reli.

Untuk kendaraan komersil, ada Datsun 620 yang bukan hanya tangguh, tapi juga sering dimodif layaknya pick-up muscle car. Ada juga beberapa model Datsun terdahulu yang tidak kalah ikonik seperti Datsun 120Y (B210),120Y (B310), dan Datsun 160J (710).

Datsun hadir di Indonesia sejak tahun 1970-an, dan di tahun 1980 akhir pabrikan ini vakum menghadirkan mobil. Pada tahun 2013, Datsunhadir lagi di Indonesia dan memboyong model pamungkas mereka, yaitu Datsun Go.

Hadirnya kembali Datsun di Indonesia memang ingin memposisikan pabrikan tersebut sebagai pilihan masyarakat kelas menengah ke bawah. Datsun Go series yang mereka boyong merupakan mobil Low Cost Green Car (LCGC) yang notabene mobil dengan harga terjangkau.

Sejak Datsun menjadi mobil LCGC, anggapan mobil murah ternyata langsung melekat di masyarakat Indonesia. Penjualan menurun karena kalah pamor dengan pabrikan lain, dan akhirnya di tahun 2020 Datsun minggat dari Indonesia.

Padahal, Datsun selama di Indonesia sempat menghadirkan beberapa model turunan dari Datsun Go, seperti Datsun Go Plus, dan Datsun Cross. Ketiga mobil tersebut memang berasal dari platform yang sama, yaitu Nissan V Platform.

Tujuh tahun hadir menjadi teman perjalanan masyarakat Indonesia, tentunya Datsun punya beberapa kesan baik dan buruk.

Kesan tersebut, Otoloka rangkum menjadi kelebihan dan kekurangan mobil Datsun di era milenium. Karena memang di era modern tersebut, Datsun hanya menghadirkan satu platform yang dipecah menjadi beberapa model.

Baca juga: 10 Mobil Sedan Terbaik di Indonesia, Pilih Mana? 

Kelebihan Mobil Datsun

Meski hadir dengan status mobil dengan harga terjangkau, nyatanya Datsun punya beberapa keunggulan yang saat itu, tidak dimiliki oleh kompetitor sesama mobil LCGC. Fitur-fitur unik dan inovatif juga terkandung pada mobil-mobil ini.

1. Harga Datsun Terjangkau

Salah satu keunggulan yang ditawarkan oleh mobil LCGC adalah harganya yang murah, dan Datsun menyanggupi hal itu. Saat itu harga yang ditawarkan oleh Datsun pada model Go di tahun 2020 adalah Rp111 juta untuk tipe terendah.

Namun, pada tipe terendah model tersebut sudah dibenamkan pendingin udara, sistem hiburan audio. Tak seperti kompetitor yang hanya menyajikan mobil tanpa pendingin udara dan sistem hiburan.

2. Mesin Datsun Bertenaga

Datsun Go series memiliki satu pilihan mesin saja, yaitu HR12DE. Mesin tersebut berkubikasi 1.2 liter 1.198cc, berkonfigurasi tiga silinder segaris. Mesin tersebut menghasilkan tenaga sebesar 82 PS dengan torsi sebesar 110 Nm.

Dengan mesin tersebut, Datsun Go series mampu menempuh jarak sejauh 19 kilometer untuk pemakaian seliter bensin. Tentunya hitungan tersebut merupakan kombinasi dari berbagai cara dan medan yang ditempuh pengemudi.

Mesin HR12DE nyatanya juga bertenaga, apalagi digabung dengan bodi dari Datsun Go series yang ringan. Membuat mobil tersebut mudah untuk bermanuver.

3. Transmisi Datsun Canggih

Untuk Transmisi yang tersedia pada Datsun Go series, hanya ada manual lima percepatan dan otomatis CVT. Ya CVT, transmisi otomatis tersebut memang setingkat lebih unggul dibanding kompetitor yang sampai saat ini masih mengadopsi transmisi otomatis konvensional.

Untuk mobil sekelas LCGC tentunya menjadi nilai lebih ketika menggunakan sistem transmisi CVT, karena memang transmisi tersebut dikenal lebih halus saat perpindahan gigi.

4. Pionir Kapasitas Penumpang Banyak

Mobil LCGC, awalnya didesain dengan model hatchback berkapasitas lima penumpang. Datsun menghadirkan kapasitas lebih, melalui Datsun Go Plus yang mampu menampung tujuh orang. 

Akhirnya konsep tersebut juga diaplikasikan pada model LCGC mereka, yang mengembangkan desai hatchback dengan memanjangkan sumbu roda.

Memang, pemerintah Indonesia saat itu hanya membatasi kapasitas mesin, harga jual, bahan bakar, dan sumbu roda terkait regulasi mobil LCGC. Batasan dimensi panjang dan sumbu roda ternyata masih muat untuk mengembangkan mobil LCGC dengan penumpang lebih.

Baca juga: 10 Mobil Keluarga Termurah di Indonesia, Mau Beli yang Mana?

Kekurangan Mobil Datsun

Tentunya tak ada gading yang tak retak, begitupun dengan Datsun Go series ini. Apalagi hadir dengan platform mobil murah tentunya banyak hal yang musti dipangkas untuk mengorbankan kenyamanan maupun keamanan.

1. Getaran mesin terasa

Seperti yang disebutkan di atas, bahwa pasti ada saja yang dikorbankan pada beberapa bagian untuk mengimbangi harga yang murah, mesin mobil ini begitu kasar.

Mengusung mesin 1.2 liter dengan konfigurasi tiga silinder segaris, nyatanya memang membuat getaran mesin begitu terasa sampai ke dalam kabin. Tentunya, getaran tersebut bisa sampai ke dalam kabin karena minimnya peredam atau dumper yang dibenamkan pada mobil ini.

2. Kabin Datsun sempit

Jelas kalau mobil LCGC punya kabin sempit. Apalagi, pada Datsun Go Plus yang dipaksa untuk menampung sebanyak tujuh orang di mobil berdesain hatchback. Penumpang di baris ketiga menjadi korban yang paling dirugikan.

Kabin sempit, nyatanya juga terdapat pada model Datsun lain, seperti Go Panca, dan Go Cross. Memang mobil ini mengambil satu platform yang sudah pasti tata letak kabinnya tidak jauh berbeda.

Kabin yang sempit juga membuat daya tampung bagasinya juga sedikit. Pengaturan kursi yang tidak praktis juga menyebabkan bagasi di model-model Datsun Go series menjadi sempit.

3. Interior Datsun seadanya

Yah, namanya juga mobil dengan harga terjangkau. Jadi tidak perlu muluk-muluk untuk mendapatkan suguhan interior yang informatif, ataupun banyak fitur.

Interior yang seadanya bisa jadi sebagai cara untuk memaksimalkan ruang yang tersedia dalam kabin. Tentunya juga, hal ini bertujuan untuk memangkas harga produksi.

Material interior juga terkesan ringkih dan terkesan seadanya. Balik lagi, hal tersebut untuk memangkas biaya produksi, sehingga dapat dijual dengan harga murah.

4. Minim kesenyapan

Ketika berada di dalam kabin Datsun, suara yang berasal dari luar mobil juga terdengar. Jelas kalau mobil ini juga sangat kurang dalam hal peredaman suara.

Bagi beberapa orang, peredaman suara yang minim jelas mengganggu. Apalagi ketika sedang mendengarkan musik, pastinya akan mengurangi kenikmatannya. Kalau yang suka dengan bernyanyi kala menyetir di kemacetan, kemungkinan besar suara dari dalam akan terdengar juga dari luar.

5. Ketinggalan zaman

Hadir di tahun 2013, dan terpaksa pergi karena kalah saing dengan produsen lain di tahun 2020, pastinya membuat unit yang tersedia hanya dalam kondisi bekas. 

Tentu saja dengan kondisi bekas dari mobil LCGC akan berbeda dengan mobil dengan kelas yang lebih tinggi, terutama fitur keselamatan dan kenyamanan yang dibenamkan.

Jadi, walaupun membeli dalam kondisi bekas dengan lansiran tahun muda, tetap saja hal itu terasa ketinggalan jaman, karena banyak hal yang dikorbankan.

 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya