• Home>
  • Review>
  • Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Swift, City Car Hatchback Modis Punya DNA Terbaik
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Swift, City Car Hatchback Modis Punya DNA Terbaik

Dilihat 1356
Arief Yuno
4 Nov 2020, 14:54
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Suzuki Swift merupakan city car hatchback subkompak yang kemudian harus berhenti diproduksi pada 2017. Menariknya, Swift sendiri punya hubungan erat dengan Ertiga dan SX4 dalam berbagi platform. 

Berikut ini adalah ulasan kelebihan dan kekurangan Suzuki Swift sebagai panduan membeli Anda. Berikut ulasan lengkapnya.

Sejarah Suzuki Swift

Suzuki Swift pertama kali melakukan debut global di Paris Auto Salon 2004 dan didatangkan langsung dari Jepang. Di negara asalnya tersebut, mobil ini ditawarkan dalam empat varian mesin bensin, yakni 1.2L CVT, 1.3L, 1.5L, dan 1.6L.

Hanya selang setahun saja, kiprah Suzuki Swift berlanjut ke Indonesia. Pada 2005 Swift generasi kedua resmi masuk ke pasar otomotif Indonesia untuk pertama kali secara CBU (impor utuh).
Respon masyarakat yang cukup baik mendorong Suzuki Indonesia merakitnya secara lokal di Bekasi, Jawa Barat. Niatan tersebut akhirnya terwujud pada 2007 dan berlanjut dengan penjualan yang cukup memuaskan.

Suzuki Swift generasi ketiga pun resmi meluncur di ajang Indonesia International Motor Show 2012. Pada tahun ini juga, Suzuki pertama kali meluncurkan low MPV unggulan Ertiga yang menggunakan platform sama.

Pada model generasi ini, Suzuki Swift hanya mampu bertahan hingga 2017 sebelum produksinya dihentikan dan generasi keempat tidak masuk Tanah Air. Pada generasi ketiga Swift ini pun menarik lantaran ada dua tipe yang diimpor dari Thailand pada 2013 yakni tipe GX dan GL.

Juni 2013, Suzuki menambah lini varian Swift dengan menghadirkan Suzuki Swift Sport yang menggantikan tipe GT3 di generasi kedua dan harus berhenti penjualannya pada 2015.
Segmen yang ditinggalkan Swift kemudian diisi oleh Suzuki Baleno Hatchback yang kemudian disebut sebagai suksesornya pada 2017.

Kelebihan Suzuki Swift

Suzuki Swift memiliki kelebihan unik pada desain eksteriornya. Selain itu, di sektor dapur pacu memberikan kelebihan pada performa dan konsumsi bahan bakarnya.

Desain Eksterior Modis

Suzuki Swift bisa dibilang sebagai pematah stigma sebuah city car yang sulit memiliki desain sporty. Ya, tampilan eksterior Swift banyak dinilai memiliki aura stylish dan dinamis. Kesan tersebut didapatkan dari dimensi kompak dan garis lekuk bodi yang sarat aerodinamika terbaik di kelasnya. Headlamp reflektor dengan aksen runcing juga dinilai sukses menambah daya tarik muka depannya. 

Presentasi gril depan pun tak bisa dilewatkan lantaran sangat baik menghadirkan tampilan yang lebih segar dan sederhana. 

Performa Mesin Baik di Kelasnya

Suzuki Swift disodorkan dengan dua pilihan mesin, yakni yang dibenamkan pada tipe GS dan GX serta pada tipe sport. Swift tipe GS dan GX dibekali mesin K14B 1.3L 4 silinder segaris 16 katup DOHC VVT. Berkat bekalan dapur pacu tersebut Suzuki Swift tipe GS dan GX mampu menyemburkan tenaga massimal 93 hp pada 6.000 rpm dengan torsi maksimal 130 Nm pada 4.000 rpm.

Untuk Suzuki Swift tipe Sport sendiri menggunakan spesifikasi mesin M16A 1.5L 4 silinder segaris 16 katup bertenaga 158 hp pada 4.400 rpm dengan torsi maksimal 160 Nm pada 4.400 rpm. Di atas kertas, kedua versi mesin Suzuki Swift ini dinilai mampu bersaing dengan pemain lainnya di kelas yang sama.

Konsumsi Bahan Bakar Oke

Spesifikasi mesin Suzuki Swift tidak hanya memberikan kelebihan tersendiri pada performanya, tapi juga pada konsumsi bahan bakar yang tergolong irit terlebih lagi karena bodinya kompak dan ringan.

Konsumsi bahan bakar Suzuki Swift bisa mencapai rata-rata 1:12 untuk pemakaian dalam kota, sedangkan luar kota rata-rata bisa mencapai 1:19.

Kekurangan Suzuki Swift

Suzuki Swift memiliki beberapa kekurangan yang coba dihimpun dari berbagai komentar para penggunanya di forum-forum dan beberapa media otomotif.

Harga Jual Kembali Rendah

Dari banyak sumber yang dihimpun, kesemuanya mengatakan bahwa kekurangan Suzuki Swift yang pertama adalah harga jual kembalinya yang rendah atau jatuh. Namun kendati demikian, harga jual bekas Suzuki Swift masih terpantau berada di atas Rp100 jutaan di beberapa marketplace mobil bekas.

Tapi meskipun begitu, perihal harga jual kembali (resale) tak sepenuhnya bisa dikategorikan sebagai kekurangan pada sebuah mobil. Banyak juga yang menilai bahwa tak perlu memikirkan harga jual kembali sebuah kendaraan saat hendak membelinya, kecuali sang pembeli adalah seorang makelar mobil bekas.

Radius Putar Terlalu Besar

Kekurangan selanjutnya pada Suzuki Swift adalah radius putar yang cukup besar untuk sebuah city car, yakni mencapai 5,2 meter. Hal ini sangat disayangkan mengingat sebuah city car akan rutin digunakan di jalanan perkotaan yang padat.

Radius putar dianggap penting untuk keleluasaan berkendara di jalan sempit, baik untuk menikung maupun berputar balik. Tapi ada beberapa pendapat dari pengguna Suzuki Swift bahwa persoalan radius putar tidak terlalu mengganggu karena dimensi mobil yang kompak.

Jok Baris Belakang Sempit

Interior juga dinilai sebagai salah satu kekurangan pada Suzuki Swift karena cukup sempit jika dibandingkan dengan para kompetitor sekelasnya. Tapi tidak terlalu parah, sebelum mencoba jok baris belakangnya.

Ya, banyak di antara beberapa pemilik mengeluhkan jok baris kedua yang kurang memberikan kaki keleluasaan lebih. Selain itu, posisi jok belakang dalam kondisi normal terbilang sangat tegak sehingga membuat penumpang kurang nyaman.

Ketambahan lagi, dampaknya kemudian berpengaruh pada volume bagasi yang juga dinilai kurang luas.

Kesimpulan

Suzuki Swift masih sangat layak sebagai kendaraan modis nan stylish perkotaan. Unit bekasnya pun masih banyak yang kinyis-kinyis karena perawatan yang mudah membuat rata-rata pemiliknya dapat merawatnya dengan sangat baik.

Beberapa kekurangan Suzuki Swift masih layak 'diampuni'. Pasalnya, DNA mobil ini tergolong sangat baik. Hal ini bisa dipertaruhkan jika membandingkannya dengan Suzuki Ertiga generasi pertama yang punya platform sama.

Low MPV andalan pabrikan itu punya banyak aspek membanggakan di kelasnya. Sehingga bisa dianalogikan bahwa Suzuki Swift juga punya potensi terbaik untuk bersaing di kelasnya.
Hanya saja, platform anyar HEARTECH Suzuki yang tersematkan pada Ertiga terbaru tak cocok untuk Swift. Sehingga sosoknya pun harus diganti oleh Baleno Hatchback.

Terakhir, soal harga bekas Suzuki Swift masih terbilang layak. Harga jual kembali sebaiknya tidak perlu terlalu dipersoalkan selama alasan membelinya memang untuk dipakai, bukan untuk dijual kembali.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya