• Home>
  • Review>
  • Kelebihan dan Kekurangan Toyota Starlet Kapsul, Hati-hati Sebelum Beli!
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Kelebihan dan Kekurangan Toyota Starlet Kapsul, Hati-hati Sebelum Beli!

Dilihat 4064
Amanda
10 Nov 2021, 17:10
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Karena sedang kembali naik daun, kelebihan dan kekurangan dari Toyota Starlet Kapsul pun menjadi informasi yang banyak diperbincangkan. Mobil ini merupakan salah satu pionir city car hatchback di Indonesia.

Toyota Starlet Kapsul ini diproduksi pada tahun 1991 hingga tahun 1998. Untuk pasar Tanah Air, mobil ini ditawarkan dalam dua kode bodi, yakni EP80 dan EP80.

kelebihan toyota starlet

EP80 merupakan varian Starlet Kapsul dengan mesin 1,0 liter, sementara EP81 merupakan varian dengan mesin 1.3 liter. Starlet Kapsul ini ditawarkan dalam empat tipe berbeda, yaitu 1.0 XL, 1.3 SE, 1.3 SE Limited, dan 1.3 SE-G.

Meskipun sudah cukup lama diberhentikan produksinya, nyatanya hingga kini masih banyak pecinta mobil yang berminat untuk memiliki mobil hatchback yang satu ini. Hal ini bukan hal yang mengherankan, mengingat mobil ini memang memiliki tampilan yang unik khas mobil tahun 90-an.

Di pasar mobil bekas, harga Toyota Starlet Kapsul saat ini berada di kisaran Rp30 jutaan hingga Rp70 jutaan. Nah, bagi konsumen yang berminat untuk memiliki mobil ini, sebaiknya simak dulu kelebihan dan kekurangan Toyota Starlet Kapsul berikut ini.

Kelebihan Toyota Starlet Kapsul

1. Mesin Bertenaga dan Konsumsi BBM Irit

Kelebihan pertama yang akan kita bahas pada kelebihan dan kekurangan Toyota Starlet Kapsul ini adalah dari segi mesinnya. Toyota Starlet Kapsul diklaim memiliki mesin yang andal untuk dikendarai di perkotaan.

Sebagai jantung mekanisnya, Toyota Starlet Kapsul menawarkan mesin 1,0 liter dan 1,3 liter, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

Untuk mesin 1,0 liternya, mobil ini menggunakan mesin 1E 4 silinder segaris 12 katup SOHC karburator. Mesin ini bisa menghasilkan tenaga sebesar 55 HP pada putaran 6.000 rpm dan torsi 102 Nm pada putaran 3.500 rpm.

Sementara itu, mesin 1,3 liternya merupakan mesin 2E dengan konfigurasi yang sama, yaitu 4 silinder segaris 12 katup SOHC karburator. Mesin ini diketahui bisa menghasilkan keluaran tenaga sebesar 82 HP pada putaran 6.000 rpm dan torsi mencapai 98 Nm pada putaran 3.600 rpm.

Selain bertenaga, ternyata konsumsi BBM Toyota Starlet Kapsul juga bisa dibilang cukup irit. Mobil ini mencatatkan angka konsumsi BBM 11 km/liter untuk penggunaan di dalam kota dan 15 km/liter untuk penggunaan di luar kota.

2. Desain Timeless

Tren gaya retro yang kembali naik daun belakangan ini membuat Toyota Starlet Kapsul kembali digemari. Meski memiliki desain klasik khas 90-an, mobil ini memiliki tampilan yang unik dan timeless, sehingga masih keren untuk dibawa berkendara di zaman sekarang.

Pada bagian wajahnya terlihat penggunaan gril horizontal yang terkesan dinamis. Sementra lampu utamanya yang berbentuk membulat memiliki reflektor kaca sehingga tampilannya terlihat bersih.

Baca juga: Toyota Agya VS Daihatsu Ayla, LCGC Mana yang Lebih Unggul?

Bumper depan Starlet Kapsul ini terlihat atraktif. Pada varian turbo look, bonnet-nya memiliki lekukan di bagian tengah sehingga menampilkan kesan sporty.

Bagian samping dari mobil ini pun tidak kalah menarik. Pada bagian sampingnya ini, terdapat tambahan side moulding dan spion yang membulat, membuat tampilannya secara keseluruhan semakin bergaya.

Beralih ke bagian belakangnya, Toyota menyematkan stop lamp berdesain dinamis yang terhubung di kedua sisinya oleh garnish dengan model memanjang. 

Tidak hanya itu, bagian interior Starlet Kapsul ini juga tampak modern dengan adanya jam digital di bagian tengah, dasbor berbentuk membulat, dan tombol pengaturan yang ergonomis.

3. Spare Part Mudah Dicari

Bagi para konsumen yang ingin membeli Toyota Starlet Kapsul tidak perlu khawatir soal spare part mobil ini, karena sama seperti kebanyakan mobil Toyota, spare part mobil ini pun masih mudah didapat. Hal ini pula yang menjadi salah satu kelebihan dari Toyota Starlet Kapsul.

Starlet Kapsul memiliki kaki-kaki dan sistem pengereman yang sama dengan Soluna, serta komponen mesin yang sama dengan Corolla EX Saloon dan Corolla SE Limited. Oleh karena itu, komponen-komponen mobil tersebut pun bisa digunakan sebagai spare part Starlet Kapsul.

Bukan hanya mudah didapat, harga spare part mobil ini juga terbilang murah. Para konsumen tidak perlu khawatir soal biaya jika ingin mengganti spare part mobil ini.

4. Harga Mobil Bekas Stabil

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Toyota Starlet Kapsul bekas dipasarkan dengan kisaran harga Rp30 jutaan hingga Rp70 jutaan. Harganya yang terjangkau ini merupakan salah satu kelebihan yang membuat banyak pecinta mobil tertarik untuk memiliki Toyota Starlet Kapsul.

Baca juga: Tertarik Beli Daihatsu Ayla? Ini Simulasi Kreditnya

Selain dibanderol dengan harga yang terjangkau, harga jual kembali Toyota Starlet Kapsul juga cenderung stabil. Belakangan ini, harga jualnya bahkan dikabarkan naik karena statusnya sebagai mobil lama yang banyak diincar.

 

Kekurangan Toyota Starlet Kapsul

1. Hanya Menawarkan Transmisi Manual

Sekarang mari kita bahas mengenai kekurangan yang dimiliki Toyota Starlet Kapsul. Kekurangan yang paling disayangkan adalah tidak tersedianya transmisi otomatis untuk mobil ini.

Toyota Starlet yang beredar di Indonesia ini berstatus CBU Jepang, dan karenanya, mobil ini hanya ditawarkan dalam pilihan transmisi manual 5 percepatan. Hal ini sangat disayangkan karena sebagai city car, penggunaan transmisi otomatis akan memberikan pengendaraan yang lebih halus dan nyaman.

Baca juga: Deretan Mobil Keluarga Paling Irit, Value Utama yang Paling Dicari

2. Beberapa Komponen Jadul Bisa Jadi Masalah

Sebagai mobil jadul, ada beberapa komponen pada Toyota Starlet Kapsul yang harus diperhatikan. Misalnya saja pada bagian platinanya.

Toyota Starlet Kapsul yang diproduksi tahun 1991 hingga tahun 1992 masih menggunakan platina sebagai pemercik api pada ruang bakar mesinnya. Kondisi platina ini harus dicek secara rutin, karena jika kondisinya kurang baik, pengapian pada ruang bakar akan menjadi kurang optimal sehingga laju mobil pun menjadi tersendat.

Selain itu, Toyota Starlet Kapsul ini memiliki kelemahan pada bagian kaki-kaki depannya. Seringkali ditemukan pada mobil ini karet bushing di swing arm, karet ball joint, dan karet tie rod yang sudah aus dan menyebabkan adanya bunyi pada bagian roda depan ketika dikendarai.

Hal ini harus disiasati dengan adanya penggantian pada komponen-komponen tersebut agar mobil tetap bisa berfungsi dengan baik.

Baca juga: Mengenal Teknologi VVT-i yang Bikin Mobil Irit BBM

Selain platina dan kaki-kaki yang sudah lama, timing belt juga merupakan salah satu komponen yang harus diperhatikan dari Toyota Starlet Kapsul. Mobil ini diketahui masih menggunakan timing belt untuk menggerakan Crankshaft dengan Camshaft.

Biasanya, timing belt ini harus diganti setiap kelipatan 40.000 km. Jika sampai lupa diganti, timing belt yang aus bisa putus dan mobil akan mati akibat adanya tabrakan antara piston dengan klep.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya