• Home>
  • Review>
  • Keuntungan dan Kekurangan Mobil Penggerak Roda Belakang

Keuntungan dan Kekurangan Mobil Penggerak Roda Belakang

  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins
Ismet
5 Jan 2022, 18:18
  • Suka 0

Otoloka.id- Sistem penggerak atau drivetrain pada mobil menjadi salah satu komponen yang penting. Teknologinya pun ada Front Wheel Drive (FWD), Rear Wheel Drive (RWD), All Wheel Drive (AWD) dan Four Wheel Drive (4WD).

Menurut situs resmi Suzuki Indonesia, dikatakan sistem RWD juga termasuk dalam penggerak mobil 2WD. Adapun cara kerjanya, mobil yang mengusung sistem RWD bergerak berdasarkan perputaran ban belakang. Mesin yang berada di depan, menghantarkan tenaga ke ban belakang.

Prosesnya, tenaga yang dihasilkan mesin, disalurkan melalui transmisi yang berada di belakang mesin. Kemudian transmisi menyalurkan tenaga tersebut ke gardan melalui kopel atau propeller shaft. Setelah tenaga sampai di gardan, komponen ini yang menyebarkan tenaga ke ban belakang, sehingga bergerak mendorong mobil melaju.

Baca juga: Rekomendasi Mobil Pick Up Bekas, Cocok Buat Yang Mau Bisnis!

Kali ini mari kita bahas kelebihan dan kekurangan dari sistem penggerak roda belakang atau RWD. Dikutip dari situs resmi Auto2000, berikut ulasannya.

Keuntungan Mobil Penggerak Belakang

1. Handling yang baik

Mobil dengan sistem rear wheel drive mampu memberikan handling yang lebih baik ketimbang mobil dengan penggerak depan. Dengan demikian pengendara bisa menikung dengan lebih solid.

Maka tak heran pula banyak mobil balap dan reli dipilih dengan sistem penggerak belakang. Hal ini demi mendapatkan handling terbaik saat melesat kencang di trek.

Baca juga : Simak Spesfikasi MPV dari BYD, Calon Pesaing Toyota Innova

2. Durabilitas sangat baik

Sistem RWD juga telah terbuksi memiliki daya tahan yang lebih baik daripada FWD. Hal ini dikarenakan mesin dan penggerak roda terpisah jauh, dengan demikian kedua komponen itu tidak mudah rusak dan jadi lebih tahan lama.

3. Mampu membawa beban lebih banyak

Karena mobil berpenggerak belakang bagaikan sebuah sistem pendorong beban, bukan penarik beban, maka mobil ini dapat lebih optimal dalam mengangkut beban. Maka tak heran jika sistem RWD banyak diadopsi oleh model SUV 2-WD.

Bahkan berkat kemampuan handling yang baik dan performa dalam menanjak, mobil RWD juga lebih hebat saat melintasi tanjakan. Hal ini diperoleh karena roda penggerak letaknya di belakang, membuat ban cenderung tak mudah kehilangan traksi saat menanjak di tanjakan curam.

Kekurangan Mobil Penggerak Roda Belakang

1. Mobil Bertambah Berat

Mobil berpenggerak roda belakang juga tentunya memiliki kelemahan. Karena adanya perpanjangan roda di bagian belakang maka berdampak pada berat mobil. Konsumsi bahan bakar pun lebih meningkat. 

Tidak hanya itu, biaya produksi untuk perakitan mobil dengan sistem penggerak roda belakang pun lebih mahal dibandingkan dengan mobil sistem lainnya. Keadaan ini pun berpengaruh pada nilai jual sebuah mobil.

2. Kurang Mampu Dikendalikan Saat Jalanan Licin

Salah satu yang menjadi pembeda antara mobil penggerak roda belakang dan depan adalah sistem penggerak roda belakang kurang mampu dikendalikan saat jalanan licin. Selain itu, mobil dengan sistem ini sulit untuk dikontrol ketika hujan atau melalui jalan berpasir.

Baca juga : Toyota Bocorkan Tanda Kehadiran GR Corolla, Kapan Meluncur?

Mobil penggerak roda belakang juga rentan terjadi oversteer, apalagi dalam kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan. Hal ini dikarenakan oleh daya dorongnya berada di roda belakang.

3. Ban Belakang yang Lebih Mudah Aus

Berbeda dengan mobil penggerak roda depan, ban mobil dengan sistem roda belakang cenderung memiliki risiko aus yang lebih tinggi. Hal ini dikarenakan oleh roda belakang yang menanggung beban lebih banyak.

Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

    Rekomendasi

    Komentar

    Kirimkan

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Mobil

      Rekomendasi Populer

      Rekomendasi Mobil

      OTOLOKA Toolkit

      Memberikan Anda layanan kalkukasi kredit, perawatan, konsumsi bahan bakar dan asuransi kendaraan