• Home>
  • Review>
  • Mau Pilih Mana, Royal Enfield Meteor 350 atau Honda CB350RS?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Mau Pilih Mana, Royal Enfield Meteor 350 atau Honda CB350RS?

Dilihat 3980
Ismet
5 Apr 2021, 21:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Royal Enfield Meteor 350 baru saja meluncur di Indonesia dan memberikan pilihan baru untuk segmen motor besar berkubikasi mesin diatas 250cc. Di Tanah Air, motor ini tak memiliki pesaing berat yang berarti karena di segmen motor sport retro hanya diramaikan oleh Yamaha XSR155 dan Kawasaki W175.

Padahal di India sebagai negri asal Meteor 350 diproduksi, Honda mempunyai lawan sepadan yakni Honda CB350. CB350 yang juga baru meluncur di Jepang ini mempunyai tampang yang sama-sama retro. Nama CB pun sudah banyak diketahui secara global mempunyai wujud retro yang sangat khas.

Baca juga : Spesifikasi Lengkap Royal Enfield Meteor 350, Dibekali Balancer Shaft

Berdasarkan data yang dihimpun, ada beberapa perbedaan yang menjadi kelebihan masing-masing. Apa saja? Berikut ulasannya.

Mengenal Tipe Royal Enfield Meteor 350

Royal Enfield Meteor 350 meluncur di Indonesia dengan 7 pilihan warna dengan 3 edisi berbeda, yakni tipe Fireball, Stellar, dan Supernova.

Sedangkan Honda CB350 sudah diluncurkan lebih dahulu di India dengan nama H'Ness CB350 dan terbagi dalam dua varian, CB350 dan CB350RS. Sedang di Jepang, motor klasik ini dijual dengan nama Honda GB350 dan GB350S.

Mesin Mumpuni Menunjang Kebutuhan

Royal Enfield Meteor 350 dibekali mesin satu silinder, berpendingin udara, berkapasitas 349 cc, sistem injeksi. Mesin itu bisa mengeluarkan tenaga hingga 20,4 dk di 6.100 rpm dan torsi 27 Nm di 4.000 rpm.

Fitur terbaru yang dikenalkan di Meteor 350 adalah pod navigasi TBT (Turn-By-Turn), atau yang dikenal sebagai Royal Enfield Tripper, perangkat tampilan navigasi untuk penunjuk arah secara real time, dirancang dengan Google Maps Platform.

Baca juga : Kenalan dengan Honda CB350RS, Pesaing Royal Enfield

Sementara Honda CB350 mempunyai spesifikasi mesin 349 cc, berpendingin udara, silinder tunggal yang bisa menghasilkan tenaga maksimum 21 dk pada 5.500 rpm dan torsi 30 Nm pada 3.000 rpm. Motor ini memiliki fitur Honda Selectable Torque Control, yang berfungsi untuk mencegah roda belakang selip.

Kaki-Kaki

Royal Enfield Meteor 350 menggunakan ban ukuran 100/90-19 di depan dan 140/70-17 di belakang. Sistem pengeremannya menggunakan cakram depan 300mm dan 270mm di belakang, serta dual channel ABS.

Sedangkan Honda CB350 menggunakan ban model dual purpose yang dipadukan dengan velg alumunium. Ukuran bannya yakni 100/90-19M di depan dan 130/70-18M di belakang. Khusus CB350S dapat ban belakang lebih besar, yakni 150/70-17. 

Kedua ban tersebut didukung sistem rem cakram. Terakhir, keduanya pun masih menggunakan suspense teleskopik untuk suspensi depan dan sokbreker ganda.

Harga Cukup Kompetitif

Royal Enfield Meteor 350 di Indonesia dijual dengan harga Off The Road mulai Rp 85.100.000 untuk tipe Fireball, Rp 86.500.000 untuk Stellar, dan Rp 87.900.000 untuk edisi Supernova.

Sedangkan Honda CB350 hingga saat ini belum tahu kapan dijual di Indonesia.Namun sebagai informasi perkiraan, di Jepang model ini dijual seharga 550.000 yen atau setara Rp 72,1 juta untuk tipe CB350 dan 594.000 yen atau Rp 77,9 juta untuk tipe GB350S.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya