• Home>
  • Review>
  • Meski Tua, Perawatan Daihatsu Charade Tak Bikin Kantong Jebol
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Meski Tua, Perawatan Daihatsu Charade Tak Bikin Kantong Jebol

EKO
7 May 2022, 17:22

Otoloka.id- Mobil lawas memang memiliki peminatnya tersendiri karena dikenal rewel dalam perawatan. Untungnya ada beberapa mobil lawas yang dikenal mudah dalam perawatan, seperti Daihatsu Charade generasi ke-3 yang dimiliki oleh sebagai teman perjalanan.

Daihatsu Charade menjadi produk Daihatsu yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Dengan kehadirannya pada 1979 hingga 2000, membuat model yang bermain di segmen B atau supermini ini dikenal luas masyarakat Indonesia, yang bagi beberapa orang bahkan menjadikannya sebagai mobil impian.

“Mobil ini merupakan mobil impian saya sejak lama. Akhirnya impian tersebut terwujud dan saya memilih Daihatsu Charade bekas sebagai mobil pertama, yang saya beli dengan hasil jeri payah sendiri,” ungkap Suhardi.

Karena pilihan jatuh kepada Daihatsu Charade yang notabene mobil lawas, Suhardi ingin mobil impiannya tersebut tetap mengakomodir kebutuhannya beraktivitas. Makanya dia mengganti beberapa komponen, seperti karburator, CDI, komponen kaki-kaki, hingga pendingin udara alias AC.

“Meski umurnya sudah lawas namun tenaga mobil ini masih sangat bagus. Konsumsi bahan bakarnya juga terbilang irit. Ditambah lagi suku cadang Daihatsu yang mudah dicari dan murah. Jadi untuk perawatannya sangat mudah dan tidak bikin kantong jebol,” lanjut Hardi, sapaan akrabnya.

Yap, Charade milik Suhardi memang dikenal mudah dalam perawatan, karena mesin berkode HC 1.3 liter 4 silinder segaris tersebut, menghasilkan tenaga sebesar 75 daya kuda, dengan torsi sebesar 105 Nm. Mesin tersebut seperti yang sama digunakan pada Daihatsu Zebra.

Meski dikenal mudah dalam perawatan, namun usia kendaraan yang tak lagi muda, membuat dirrinya mendapat pengalaman tak terlupa, yaitu ketika dirinya pulang kampung ke daerah Kesairapah, Medan.

“Saat itu, as tarik (outer shaft) roda sebelah kanan bagian dalam pecah, jadi saya harus meninggalkan mobil di kampung selama satu minggu, karena saya harus beli onderdil penggantinya ke kota Medan. Yah, namanya juga mobil kesayangan, meski begitu saya tetap sabar dan dibawa asik saja menjalaninya,” kenang Suhardi.

Kenikmatan bergelut dengan mobil lawas juga Suhardi bagikan dengan sesama pecinta Daihatsu Charade, yang tergabung dalam komunitas Daihatsu Charade Medan Indonesia (DCMI). Komunitas tersebut dalam agendanya sering melakukan touring, atau kopdar sambil bersenda gurau dengan sesama anggota.

“Banyak teman yang ngeledekin kalau warna mobil saya ini mirip seperti taksi Blue Bird. Yah, mobil saya ini memang berwarna biru yang identik dengan warna taksi tersebut. Meski begitu saya bawa santai aja. Tapi sepertinya saya akan cat ulang body mobil ini,” lanjutnya.

Perjalanan untuk memelihara mobil lawas memang panjang. Selain berencana untuk mengecat ulang dengan warna yang lebih kece, nampaknya Suhardi juga perlu untuk melakukan body repair di fascia depan leluhur Daihatsu Sirion ini agar tampil lebih presisi. ##

Ikuti media sosial kita:
  • Dilihat 1414
  • Suka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset
    Dapetin info terbaru otomotif dalam 1 langkah, pastiin push notif aktif ya!