• Home>
  • Review>
  • Penasaran, Inilah Plus Minus Mobil Mesin 3-Silinder
  • twitter
  • facebook
  • whatsapp
  • ins

Penasaran, Inilah Plus Minus Mobil Mesin 3-Silinder

EKO
2022-07-01 09:44:00
EKO
loading...

Otoloka.id- Seiring perkembangan jaman, konfigurasi di mesin pembakaran internal kendaraan makin beragam, mulai In-line, V-style, Flat, Parallel, bahkan mesin konfigurasi rotari. Konfigurasi mesin in-line memang paling banyak diaplikasikan produsen otomotif saat ini, jumlah silinder di dalamnya menyesuaikan dengan kebutuhan, salah satunya adalah 3-silinder.

Mesin 3-silinder in-line memang sudah lama diaplikasikan di kendaraan. Biasanya, mesin silinder ganjil tersebut banyak diaplikasikan ke produk sepedamotor. Meski begitu, belakangan ini tak sedikit juga yang menggunakannya di mobil.

Di Indonesia sendiri, kehadiran mobil bermesin 3-silinder kembali ramai ketika pemerintah saat itu mengeluarkan regulasi terkait LCGC (low cost green car), di mana untuk menghasilkan kendaraan ramah lingkungan dengan biaya terjangkau salah satunya menggunakan konfigurasi mesin ganjil tersebut. Sebut saja Toyota Agya, Suzuki karimun Wagon R, hingga Datsun Go.

Beberapa model tersebut memang sudah punah alias stop produksi, tetapi beberapa masih ada yang dipertahankan hingga saat ini. Masih terbilang baru, ada produsen otomotif yang menggunakan teknologi makin mumpuni, yaitu sistem induksi turbocharged sebagai salah satu kelebihan mesin 3-silinder seperti Toyota Raize, Daihatsu Rocky, bahkan Toyota GR Yaris.

Sebenarnya, pengaplikasian mesin ganjil terbilang lumrah, konfigurasi tersebut juga membuktikan bahwa tetap dapat disesuai dengan keinginan dan kebutuhan kendaraan. Tetapi, tetap saja jumlah silinder memiliki karakteristiknya tersendiri yang menjadikannya plus minus, apa saja itu? Simak terus.

Kelebihan Mesin 3-silinder

1. Bobot Ringan Irit Tempat

Setiap mesin in-line maupun konfigurasi lain, apabila jumlah silindernya ditambah otomatis akan menambah komponen pendukungnya. Penambahan komponen juga berpengaruh ke bobot mesin itu sendiri. Tak heran, kalau kelebihan mesin 3-silinder lebih ringan ketimbang mesin 4-silinder yang jamak dipakai produsen otomotif.

Karena komponen yang digunakan juga lebih sedikit, otomatis kelebihan mesin 3-silinder adalah dimensinya lebih ringkas, sehingga saat ini banyak diaplikasikan ke mobil berjenis city car maupun SUV crossover yang saat ini lagi ngetrend di pasar otomotif global. Tak cuma itu, makin sedikit komponen, maka makin ringan biaya perawatannya.

2. Konsumsi Bahan Bakar Lebih Irit & Rendah Emisi

Karena jumlah silindernya berkurang, terjadinya proses pembakaran di ruang mesin juga lebih sedikit. Kelebihan mesin 3-silinder adalah, hanya melakukan 3 proses pembakaran dibanding mesin 4-silinder yang melakukan 4 proses pembakaran. Dengan begitu, volume bahan bakar dan udara yang dibakar lebih sedikit.

Meski begitu, untuk mengail output yang diinginkan, seperti 1.000cc, diperlukan ukuran bore lebih besar dan stroke lebih panjang yang pastinya membutuhkan volume bensin di tiap ruang bakar lebih banyak namun tak signifikan.

Lalu, hubungannya dengan irit konsumsi bahan bakar adalah, pada proses bekerjanya lebih ringan karena bobot mesin lebih enteng. Selain itu, pergesekan di ruang bakar yang menyebabkan energi terbuang menjadi lebih sedikit. Di situ letak irit yang menjadi kelebihan mesin 3-silinder.

Karena lebih ringan membawa bobot kendaraan dan minimnya gesekan di ruang bakar, otomatis mesin bekerja lebih ringan. Hal tersebut tentunya mengonsumsi bahan bakar lebih sedikit dan ujungnya, emisi gas buang yang dihasilkan juga lebih sedikit.

3. Torsi Lebih Besar

Ketimbang mesin kubikasi yang sama dengan jumlah silinder lebih banyak, mesin 3-piston punya torsi lebih besar. Makin sedikit jumlah silindernya, dipastikan torsi makin besar. Sebagai contoh, Daihatsu Sigra bermesin 1.2L 4-silinder punya torsi 108 Nm, sementara Daihatsu Rocky 1.2 L 3-silinder, torsinya 113 Nm. Terdapat selisih 5 Nm.

Di produk sepedamotor, mesin ganjil kerap digunakan untuk model petualang maupun model untuk penggunaan jalan raya. Hal tersebut berdasarkan akselerasinya yang dikenal lebih spontan ketimbang mesin dengan silinder lebih banyak.

Kelemahan Mesin 3-silinder

1. Lebih Terasa Getarannya

Tak seperti asmara yang makin terasa getarannya makin nikmat, mesin dengan jumlah silinder ganjil punya getaran berlebih yang harus dibiasakan. Maklum, karena jumlahnya yang ganjil, membuat proses kinerjanya timpang.

Timpangnya proses pembakaran, kadang mengharuskan insinyur perusahaan harus memasang batang penstabil (balancer shaft) di dalam komponen mesin agar getaran yang dihasilkan tak begitu terasa. Namun hal itu tak pelak menghilangkan getaran berlebih yang ada, hingga beberapa pengguna mobil merasakannya di dalam kabin.

2. Mesin Boyo

Lha, katanya tadi kelebihan mesin 3-silinder akselerasinya lebih responsif, kok sekarang boyo? Yap, mesin dengan jumlah silinder lebih sedikit akan lebih boyo untuk meraih kecepatan tertinggi. Berbeda ketika jumlah silindernya ditambah, karena lebih banyak terjadi pembakaran, tenaga mesin di tiap putaran rpm lebih rapat. Jadi, tenaga ngisi terus sob!

Selain tenaga atasnya boyo, nyatanya mesin silinder ganjil lebih kasar dibanding mesin 4-silinder. Ini lantaran tiap silinder punya beban tugas lebih berat untuk menggerakkan setiap komponen mesin. Makanya, suaranya terdengar lebih berisik.

Kesimpulan

Setiap produsen otomotif saat ini menyediakan produk dengan berbagai konfigurasi mesin yang dapat disesuaikan kebutuhan konsumen. Efisiensi lebih baik, tarikan bawah lebih responsif, dan minim perawatan, menjadi kelebihan mesin 3-silinder tersebut.

Namun, di balik itu ada hal lain yang musti dibayar, yaitu kenyamanan, karena getaran mesin lebih terasa serta suaranya lebih berisik. Belum lagi, mesin tersebut kurang asik untuk diajak melaju di kecepatan tinggi lantaran kitiran mesinnya tak seresponsif mesin dengan jumlah silinder lebih banyak.

Meski begitu, sudah banyak teknologi dan fitur yang disematkan untuk mengakali kelemahan dari mesin silinder ganjil tersebut, seperti pemasangan balancer shaft untuk mereduksi getaran, dan penyematan sistem induksi turbocharged sebagai pengail performa mesin.


Tonton Juga:



Ikuti media sosial kita:
  • FollowFavorite
  • LIKESuka 0
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!

Kendaraan Terkait

Rekomendasi

Komentar

Kirimkan

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    Rekomendasi Populer

    Rekomendasi Mobil

    OTOLOKA Toolkit

    Simulasi KreditSimulasi Asuransi
    *Tipe mobil
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan(Tahun)
    Silahkan pilih masa cicilan
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Hitung
    Reset