OTOLOKALogo
Cari
Tips: CTRL+D Bookmark website
twitter
facebook
instagram
Masuk
  • Home>
  • Review>
  • Perbandingan MPV Fenomenal antara Toyota Kijang Innova dan Wuling Cortez
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Perbandingan MPV Fenomenal antara Toyota Kijang Innova dan Wuling Cortez

Dilihat 283
Guntur Hanggara
17 Jul 2020, 20:51
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Toyota Kijang Innova dan Wuling Cortez adalah dua MPV yang cukup dikenal konsumen Indonesia. Dengan kisaran harga Innova yang saat ini dihargai mulai dari Rp326,05 juta. Sedangkan varian Wuling Cortez terendah yang bisa Anda dapatkan mulai dari Rp238,5 juta. Tetapi dibandingkan dengan harganya, apakah rasa mengendarai Toyota Kijang Innova dan Wuling Cortez sesuai?

Inilah hasil review dari Otoloka, selamat menyimak.


Mesin Toyota Kijang Innova dan Wuling Cortez

Kijang Innova menggunakan mesin 2.0L bertenaga 137 tenaga kuda dan torsi maksimum 183 Nm. Mesin Innova disandingkan dengan transmisi manual 5 kecepatan. Ada juga transmisi otomatis 6 kecepatan dengan penggerak roda belakang.

Sementara Wuling Cortez mendapat pilihan 2 mesin, yaitu 1.8L dan 1.5L. Cortez juga menggunakan teknologi turbo dan DVVT. Varian tertinggi memiliki tenaga maksimum 140 hp (tenaga kuda) dan torsi puncak 250 Nm yang lebih besar dari Innova. Perbedaannya adalah bahwa Cortez menggunakan transmisi AMT otomatis 6-kecepatan dan manual 5-kecepatan.


Rasa Mengemudi Toyota Kijang Innova dan Wuling Cortez

Innova dikembangkan dengan sasis truk, sehingga nyaman saat dibawa ke medan berat. Banyak yang merasa Innova sedikit tidak stabil, tetapi rasa berkendara yang baik di medan berat membuat Innova menjadi pilihan di daerah pedesaan dan perkebunan.

Berbeda dengan Toyota Innova, Cortez menggunakan sistem penggerak roda depan (FWD). Biasanya mobil FWD cenderung mengalami understeer. Namun Wuling mampu meminimalkan gejala ini. Cortez menjadi lebih gesit, sementara Innova terkesan seperti pickup.

Cortez menggunakan transmisi i-AMT baru. Meskipun lebih baik daripada yang digunakan dalam model lain, orang lebih akrab dengan transmisi otomatis konvensional atau CVT. Apakah ini lebih baik atau lebih buruk? Tentu saja harus disesuaikan dengan gaya mengemudi Anda.


Konsumsi Bensin Toyota Kijang Innova dan Wuling Cortez

Toyota Innova dikenal memiliki konsumsi bahan bakar yang relatif ekonomis, meskipun pada beberapa kesempatan sepertinya boros dibandingkan dengan pesaingnya. Untuk Innova Reborn dengan mesin 2.0L dan teknologi Dual VVT-i, konsumsi bahan bakar di kota dapat mencapai 11 km / l dan 13 km / l di jalan raya.

Berbeda dengan Cortez, yang mengandalkan mesin 1.5L yang lebih kuat. Kapasitas silinder yang lebih kecil membuat efisiensi bahan bakar, tetapi tidak terlalu ekonomis karena menggunakan turbo. Untuk digunakan di dalam kota, output bahan bakar tercatat 10 km / l dan 12 km / l di jalan raya.

Meskipun usianya tampak muda, Wuling Cortez dapat menawarkan rasa berkendara yang cukup baik. Toyota Kijang Innova dapat memberikan perjalanan yang menyenangkan di jalan bergelombang, tetapi Wuling Cortez dapat menjadi batu sandungan bagi Avanza dalam hal kenyamanan.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya