• Home>
  • Review>
  • T.50, Suksesor Spiritual McLaren F1 Rancangan Gordon Murray Meluncur
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

T.50, Suksesor Spiritual McLaren F1 Rancangan Gordon Murray Meluncur

Dilihat 281
Nanang Nurmawan
5 Ags 2020, 12:01
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0


Otoloka.id - Gordon Murray, desainer mobil sport dan supercar legendaris yang dikenal sebagai perancang McLaren F1, resmi meluncurkan mobil terbarunya, T.50.

Sejatinya T.50 adalah suksesor spiritual McLaren F1 yang dikembangkan oleh rumah desain Gordon Murray Automotive (GMA). McLaren F1 dikenal sebagai supercar legendaris dan bisa dibilang menjadi model terbaik yang pernah dilahirkan McLaren.

Seperti McLaren F1 pada masanya, T.50 dijejali teknologi terdepan dalam segala hal mulai dari desain, mesin dan aerodinamika hingga material dan konstruksi mobilnya.

Baca juga: Dijual Ferrari 360 Modena Limosin, Pakai Pintu Gullwing

T.50 diklaim sebagai supercar paling ringan di dunia dengan bobot hanya 986 kg atau tidak sampai 1 ton. Dimensi T.50 kira-kira sedikit lebih kecil dari generasi Porsche 911 saat ini. Demi mencapai bobot ringan yang tidak sampai 1 ton, T.50 dijejali material serat karbon ultra-ringan. 

Seluruh struktur sasis monokok dan panel bodi mobil terbuat dari material yang sangat ringan namun juga super kuat dan bobotnya hanya 150 kg. Material titanium diaplikasikan secara luas pada mobil. Kemudian ketebalan kacanya disebut 28 persen lebih tipis dari supercar pada umumnya. 


Soal desain, T.50 masih mengambil inspirasi pintu gullwing seperti McLaren F1, yang menariknya inspirasi awalnya adalah dari Toyota Sera. Paling sensasional adalah kipas besar di buritan mobil yang tampak seperti mesin jet yang disebut sebagai FIAS (Fan Interactive Aero System). Kipas raksasa ini akan berputar pada 7.000 rpm untuk memberikan ekstra aerodinamis.


Di ruang kabin, tata letak 3-seater dengan seorang pengemudi di depan dan dua penumpang di belakang seperti McLaren F1 juga masih dipertahankan.

T.50 mengadopsi layout mesin mid-engine yang juga dirancang untuk menjadi seringan mungkin tanpa mengorbankan performa. Mesin tersebut adalah mesin V12 3.9 liter yang dikembangkan khusus untuk mobil oleh Cosworth, nama yang tidak asing di dunia balap. Bobot mesinnya hanya 180 kg dengan tenaga yang dimuntahkan mencapai 654 bhp.


Mesin ini juga diklaim sebagai mesin dengan rev rpm tertinggi yang pernah dibuat yakni bisa mencapai red line 12.100 rpm. Akselerasinya hingga rpm mencapai red line diklaim bisa dicapai hanya dalam 0,3 detik. 

Baca juga: Hypercar Baru Lamborghini Essenza SCV12 Berbau Indonesia

Rasio bobotnya mencapai 663bhp/ton, konon lebih dari mobil atau supercar apapun yang memiliki mesin non-turbo. Adapun mesin dikawinkan dengan transmisi manual enam percepatan.

Hanya 100 unit T.50 yang akan dibuat dengan banderol 2,36 juta poundsterling sebelum pajak atau kira-kira sekitar Rp45 miliar. Produksinya mulai 2022 dan setiap pembeli nya bisa melakukan personalisasi di eksterior dan interior mobil.

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
    Rekomendasi
      Komentar
      Kirimkan

        Kendaraan Terbaru

        • Mobil
        • Motor
        Berita Terpopuler
        kredit
        Kalkulator Kredit
        *Tipe
        Mobil Baru
        Mobil Bekas
        *Harga Kendaraan
        *Jumlah Deposit
        *Suku Bunga(%)
        *Masa Cicilan
        Pilih
        • 1 Tahun
        • 2 Tahun
        • 3 Tahun
        • 4 Tahun
        • 5 Tahun
        • 6 Tahun
        Tips:
          Selanjutnya
          kredit
          Kalkulator Asuransi
          *Kode Plat Nomor Kendaraan
          Pilih
          *Jaminan Pokok
          Comprehensive
          Total Loss Only
          *Tahun Kendaraan
          Pilih
            *Nilai Pasar
            Jaminan Perluasan
            • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
            • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
            • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
            • Terorisme dan Sabotase
            • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
            Tips:
              Selanjutnya