• Home>
  • Review>
  • Tertarik dengan Honda ADV 150? Cek Dulu Kelebihan dan Kekurangannya
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Tertarik dengan Honda ADV 150? Cek Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

Dilihat 537
Dian
3 Ags 2020, 16:09
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

Otoloka.id - Kehadiran perdana Honda ADV 150 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, menjadi kejutan di industri roda dua. Selain membuka pasar baru, harga kuda besi ini juga ternyata terjangkau, di luar ekspektasi pecinta otomotif yang semula memperkirakan harganya berkisar di angka Rp 40 jutaan. Honda ADV 150 dibandrol mulai harga Rp 33 jutaan. 

Motor ini merupakan, adik dari Honda X-ADV, atau versi semi dual purpose dari Honda PCX. Pendekatan tersebut membuatnya bisa menyentuh beragam segmen. 

PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan beberapa hal segar untuk dinikmati pembeli Honda ADV 150. Tampil dengan fermora unik yang tidak dimiliki oleh pesaing sekelasnya, maupun produk sepabrikan. Didesain semi off road, kuda besi ini dilengkapi dengan torsi lebih besar daripada putaran bawah. Hal ini membuat Anda mempunyai tenaga yang cukup saat butuh akselerasi awal di tanjakan. Motor tidak sampai ngeden dan pengendara hanya butuh memutar grip gas sedikit saja.

Honda ADV 150 memiliki karakter semi adventure, otomatis karakternya memang galak di bawah santai di atas. Tak hanya itu, fitur, handling serta performa juga menjadi nilai jual yang digadang-gadang. Apalagi, AHM mengaku sudah mengembangkannya cukup lama. Bahkan disebutkan dari beberapa sumber, bahwa riset dimulai saat mereka mendatangkan Honda PCX berstatus CBU (completely build up). Maka, AHM merasa cukup percaya diri membandrol skutik debutan barunya ini dengan harga Rp 33,5 juta untuk Honda ADV 1150 CBS dan Rp 36,5 juta untuk tipe tertinggi yaitu Honda ADV 150 ABS. 

Berikut spesifikasi Honda ADV 150  

Mesin  

Keterangan   

Tipe Mesin4 – Langkah, SOHC, eSP, Idling Stop System
Sistem Suplai Bahan Bakar PGM–FI
Diameter X Langkah 57,3 x 57,9 mm
Tipe Transmisi Otomatis, V-Matic
Rasio Kompresi 10,6 : 1
Daya Maksimum 10,7 kW 14,5 PS / 8.500 rpm
Torsi Maksimum13,8 Nm ( 1,34 kgf.m ) / 6.500 rpm
Tipe Starter Elektrik
Tipe Kopling Automatic Centrifugal Clutch Dry Type

Bagaimana, sudah tak sabar ingin meminang Honda ADV 150? Sabar. Anda perlu menyimak beberapa kekurangan yang ada pada kendaraan ini.

POSTUR JANGKUNG

Kegagahan yang diberikan karena posturnya jangkungnya ini justru menjadi kekurangan Honda ADV 150. Jarak terendah motor dengan tanah mencapai 165 mm, akan membuat kesulitan bagi rata-rata orang Indonesia yang mempunyai tinggi sekitar 160 cm, saat akan mengendarainya.

Posisi duduk penumpang pastinya makin tinggi lagi. Ini membuat penumpang tidak bisa naik turun dengan mudah. Istilahnya, pembonceng perlu ‘memanjat’ supaya bisa naik dan duduk di motor ini sembari berpegangan pada pundak pengendara.

HANDLING KURANG LINCAH UNTUK ZIG ZAG

Dengan body bongsornya dan stang yang terlalu dekat dengan pengendara, membuat Honda AdV 150 kesulitan bermanuver zig zag dengan sudut besar. Kondisi seperti ini berdampak pada motor yang harus menambah sudut putar balik lebih besar. Akibatnya, sudut berbelok motor jadi kurang presisi dan motor harus dipaksa lebih rebah apabila ingin mendapat sudut tikung yang diinginkan.

SEATER DEPAN KERAS DAN LICIN

Meski ketika disentuh jok terasa lembut, namun, ketika Anda duduki, akan terasa keras. Kulit jok yang licin juga membuat tidak nyaman saat melakukan pengereman. Kondisi ini mengurangi kenyamanan saat berkendara jarak jauh, bokong cepat terasa panas. Jok licin sebenarnya bukan hal baru, karena ini pun terjadi pada motor besutan Honda lainnya.

BAD BUILD QUALITY

Berdasarkan penuturan beberapa konsumen, build quality pada Honda ADV 150 ini kurang bagus, meski tidak semua. Ada beberapa bagian plastiknya ada yang renggang. Potongan plastiknya kasar. Hal ini sebenarnya tidak mendasar, karena Anda bisa memperbaikinya sendiri, tetapi perlu menjadi pertimbangan.
Dibalik kekurangannya yang sedikit, Honda ADV 150 memberikan banyak kelebihan. Check them out.

POSTUR JANGKUNG ALA MOTOR ADVENTURE

Postur jangkung yang menjadi kekurangannya di awal, justru memberikan kelebihan yang akan membuat Anda bangga saat mengendarai Honda ADV 150 ini. Hal ini karena Honda ADV 150 memiliki postur yang lebih jangkung dibanding skuter pada umumnya.

POSISI SETANG DEKAT PENGENDARA

Bersyukur AHM melahirkan kendaraan ini dengan posisi setang lebih dekat dengan pengendara. Hal ini akan membuat posisi Anda saat berkendara tegak dan santai. Desain ini juga akan membuat Anda tidak mudah lelah.

KINERJA STARTER YANG LEMBUT

Anda akan langsung terkesan dengan kinerja starter yang lembut dari Honda ADV 150, setelah knop kontak diputar, dan tombol starter dipencet. Namun setelah itu, karakter langsam yang cukup besar membuat motor lebih bergetar. Itu bukan masalah karena selama saat digas getarannya hilang.

Selanjutnya, ketika gas diputar dan motor mulai berjalan tapi tidak menghentak. Karakter ADV150 ini lebih responsif pada putaran bawah sehingga tenaga langsung terasa sejak grip gas mulai diputar. Cukup bersahabat buat pengendara paruh baya, tetapi kontras dengan desainnya yang gagah dan agresif.

IRIT BAHAN BAKAR

Tenaga tidak langsung menyembur secara spontan, ketika kecepatan melewati 50 km/jam dan gas diputar sampai habis. Tenaga tetap mengisi secara gradual dan bertahap. Karakter ini mirip seperti pada motor atau mobil dengan rasio gigi overdrive. Tujuannya, supaya konsumsi bahan bakar tetap irit sekalipun kapasitas mesinnya lumayan besar. Menurut klaim AHM, konsumsi bahan bakar menunjukkan angka 46,6 km/liter. Lumayan irit untuk skutik bermesin 150 cc, namun untuk konsumsi sesungguhnya bisa lebih dari itu.

REM HONDA ADV 150, MANTAP!

Honda ADV 150 mengadopsi rem ganda. Performa ini patut diacungi jempol. Dengan dukungan double disc brake, maka pengereman menjadi pakem dan fitur CBS memudahkan Anda ketika rem mendadak. Namun, Anda perlu menggunakan trik agar rem tidak sampai terkunci, yaitu gunakan cara lepas-tarik dan gerakan kedua tuas (depan-belakang).

Baca Juga: Spesifikasi Yamaha Nmax 2020 Dengan Fitur Canggih, Sebagai Lawan Honda ADV150

Apabila rem sudah ditarik maksimal dan roda terasa mulai mengunci, segera lepaskan kedua tuas rem dan tarik lagi secara halus. Motor pun bisa berhenti sesuai keinginan dan tidak sampai kejadian roda terkunci. Alhasil, deselerasi motor pun bisa makin optimal.

SUSPENSI EMPUK DAN STABIL

Part selanjutnya yang patut dikomentari dari sosok Honda ADV150 ini adalah soal karakter suspensinya. Shockbreaker subtank dari Showa di belakang ini karakternya empuk dengan jarak main yang jauh. Untuk boncengan pun tidak ambles dan suspensi tetap bisa mengayun lembut.

Baca Juga: Honda Beat dan Suzuki Nex Bersaing di Segmen Laris

Begitu pula dengan suspensi depan juga karakternya lembut tapi dengan rebound atau tendangan balik yang lambat. Tujuannya, supaya handling motor tetap stabil dan tidak limbung. Ketika melewati titik polisi tidur, sangat terasa ayunan suspensi tidak membuat pinggang linu.

Dengan sederet kelebihan yang dimiliki oleh Honda ADV 150, membuat beberapa kekurangan yang ada jadi tidak terlalu berpengaruh. Motor ini sangat layak untuk Anda boyong sekarang juga!

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya