• Home>
  • Review>
  • Toyota Sienta vs Honda Freed, Pilih ‘Kumis Lele’ atau Bokong Kotak?
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Toyota Sienta vs Honda Freed, Pilih ‘Kumis Lele’ atau Bokong Kotak?

Dilihat 3127
Arief Yuno
2 Feb 2021, 17:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 1

Komparasi Toyota Sienta Vs Honda Freed

Otoloka.id - Ketika peredaran kendaraan semakin bertebaran, konsumen pun dihadapkan pada pilihan. Satu diantaranya adalah ketika mulai ada pertanyaan, pilih mana ya, Toyota Sienta atau Honda Freed? Apabila dilihat sekilas dari modelnya, kedua kendaraan ini memang didukung kesamaan yakni memiliki postur stylish, dengan paduan pintu geser. 

toyota sienta

Tapi, sebelum mengulas lebih jauh perihal keduanya, mungkin tak ada salahnya untuk tahu lebih dulu, sejarah singkat antara Sienta dan Freed.

Pertama kali Toyota Sienta diperkenalkan ke pasar otomotif Indonesia melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta, pada 7 April 2016. Mobil di kelas Multi Purpose Vehicle (MPV) dari Toyota ini diklaim secara fisik memiliki banyak keunggulan, dan akan melengkapi line up kelas MPV mereka. Dengan kata lain, Toyota Sienta akan bertengger di antara Kijang Innova dan Grand New Avanza.

Belum lagi bicara keunggulan dari sisi purna jual. Mengingat Sienta merupakan dagangan Toyota yang notabene sebagai raksasa otomotif Jepang di Indonesia. Jangkauan dealer dan bengkel resmi yang terlihat lebih luas dibanding para rivalnya, bahkan hingga ke pelosok - pelosok Nusantara. Merupakan salah satu faktor penentu yang bikin produk - produk Toyota lebih mudah dijual. Sehingga, seakan - akan apapun yang dipasarkan Toyota bisa laku keras, dan sanggup menggusur pesaingnya.

Walaupun tak dapat dipungkiri, fakta kalau Honda start duluan merambah kelas mini MPV mewah di tanah air. Artinya Honda Freed dari sisi ini memiliki selling point yang lebih punya pamor, terutama bagi kalangan konsumen middle up yang menjadi target pembeli mobil jenis ini.

Selain itu, bukan rahasia lagi, kalau Honda merupakan salah satu produsen mobil - mobil middle up yang baik harga mobil, suku cadang, aksesoris, serta biaya servis lebih tinggi dibanding Toyota.

Desain Toyota Sienta Vs Honda Freed

Desain Honda Freed Vs Toyota Sienta

Di awal sempat disinggung, bila sekilas dilihat dari modelnya, Toyota Sienta dan Freed didukung kemiripan, yakni sama-sama memiliki postur stylish, dengan kombinasi pintu geser. Keduanya juga mempunyai desain yang nyaris sama, yaitu memanfaatkan model kotak, dengan tampilan depan melancip, dan bagian belakangnya bokong besar.
Tetapi tetap ada bedanya, dimana desain Toyota Sienta diperkuat garis tajam pada body, sehingga terkesan bagian depannya lebih elegan. Lain halnya dengan Honda Freed, yang posturnya tampak lebih simpel. Namun meski berpenampilan sederhana, Honda Freed tetap masih menghadirkan kesan sporty dan dinamis.

Menakar Eksterior Toyota Sienta Vs Honda Freed

Honda Freed Vs Toyota Sienta

Sebelum masuk ke fitur dan mesin, mari kita lihat eksterior dan interior dari Toyota Sienta dan Honda Freed. Sienta tampaknya memiliki sedikit keunggulan, yaitu desain anjungan yang melandai, dengan kombinasi garis - garis menyerupai ikan lele. Sedangkan Honda Freed anjungannya tampak lebih kotak, namun mempunyai kap mesin yang unik. Pada dasarnya, bentuk mereka dapat dibilang mirip, kental aroma nyentrik khas Negeri Sakura.

Perwajahan Freed terlihat lebih elegan, dan tajam. Desain sisi depan Freed kuat berkarakter mobil masa kini. Dan nuansa modern semakin membuat mobil ini enak dipandang, terutama dari depan. Sienta didesain lumayan ‘nyeni’, dengan Grille Trapesium dikombinasikan Headlamp dan lekukan body yang agak membulat.

Baca juga: Toyota Calya dan Honda Mobilio Saling Rebut Hati Konsumen

Tampang belakang Sienta dianggap sebagian orang lebih sedap dipandang, dibanding bokong Freed yang terlalu mengotak. Kesannya menyerupai bokong mobil kargo era 2000 an. Lampu belakang Sienta sudah menggunakan teknologi LED, dan dibuat melebar bahkan sampai masuk ke area pintu. Desain ini mau tak mau bikin Sienta terkesan lebih berani tampil beda dan modern, dibanding Freed.

Dari sini kelihatan Toyota mencoba keluar dari zona mainstream yang sederhana. Sedangkan melihat sektor buritan Honda Freed, seolah membayangkan kepala kereta cepat Jepang, yang kemudian dipotong rata di tengah - tengah, diibaratkan seperti kehilangan ekornya. Tetapi kembali soal selera konsumen, silahkan ditentukan masing-masing.

Interior Toyota Sienta Vs Honda Freed

Interior Toyota Sienta

Buka pintu, dan masuk ke dalam kabin Toyota Sienta dan Freed. Dashboard Toyota Sienta keluar dari desain mainstream simetris, ciptakan kesan modern dan dinamis. Sementara dashboard Honda Freed, desainnya seperti berundak.

Sebagian orang yang menyukai interior Honda Freed berargumen, desain dashboard Freed yang berlapis, layaknya meja cafe, justru membuat kabin terasa lebih lapang. Mengingat Freed memang didesain untuk kelegaan, kenyamanan, dan kemudahan akses antara ruang kabin depan, tengah dan bagian belakang.

Tuas transmisi Freed berada di dashboard, mencoba tampil praktis untuk lebih mudah dijangkau tangan pengemudi. Ruang konsol di tengah antara pengemudi dan penumpang di kursi depan jadi lebih banyak. Walaupun bila diperhatikan lebih jauh, tuas pada dashboard sebenarnya bagi sebagian orang yang lain, lumayan mengganggu pemandangan.

Driving position pada kursi pengemudi Sienta kurang lebih sama rasanya dengan duduk di kursi Freed. Pasalnya ground clearance nya sama persis. Hanya saja, karena Freed dari sisi dimensi lebih tinggi dari Sienta, maka kaca depan dan samping Freed lebih lebar. Hal tersebut membawa dampak pada visibilitas lebih baik.

Perbedaan lumayan signifikan adalah pada kursi baris kedua. Honda Freed mengusung setingan kursi ‘Captain Seat’. Sedangkan duduk di kursi baris kedua Toyota Sienta, terasa datar saja. Tetapi dari sisi daya tampung, jenis kursi Captain Seat kendati berkesan mewah, namun memiliki keterbatasan.

Kursi kabin kedua dari Toyota Sienta yang datar - datar saja itu malah mampu menampung 3 (tiga) penumpang. Kalau melongok kabin baris ketiga, kedua mobil ini setali tiga uang, sama- sama relatif sempit untuk orang dewasa. Jadi idealnya hanya diisi dua penumpang.

Untuk masuk ke baris ketiga mobil Toyota Sienta, aksesnya sama dengan apa yang terdapat pada Toyota Avanza. Melakukannya dengan melipat kursi baris kedua, hingga kursi terangkat penuh. Cukup dengan hanya menarik satu tuas saja, mempermudah sekaligus menyenangkan bagi penumpang.

Pada Honda Freed menggunakan metode yang berbeda. Yang mana tersedia dua pilihan untuk akses ke kursi baris ketiga. Pilihan pertama, aksesnya melalui ruang kosong di tengah-tengah, di antara dua Captain Seat.

Lalu cara yang kedua adalah dengan menggeser ke depan secara penuh, posisi dari kursi baris kedua. Sehingga penumpang bisa langsung akses ke kabin baris ketiga, melalui pintu geser.

Kemudahan penumpang melakukan ‘Walk Through Cabin’, atau berpindah lokasi dari satu baris kursi ke baris lainnya diterapkan pada Honda Freed. Hal itu diwujudkan oleh desain akses Captain Seat tadi, di kursi baris pertama dan kedua.

Satu yang menarik, perihal metode pelipatan kursi baris ketiga Sienta. Yaitu pelipatan yang menempatkan sepenuhnya kursi baris ketiga, di bawah kursi baris kedua. Jadi di saat pengguna perlu bagasi yang luas, ruang baris ketiga benar - benar terbuka, dengan penuh lantai yang rata.

Adapun pelipatan kursi baris ketiga pada Honda Freed diseting menggantung pada kursi di samping. Ini seperti yang ada di Toyota Innova dan Rush.

Sehingga keberadaan kursi terletak di sebelah kiri dan kanan ruang kabin berisiko mengurangi lebar bagasi. Terlebih jika akan dipakai untuk memuat barang yang lebar dan tinggi.

Baca juga: Punya Uang 150 Jutaan, Lebih Baik Beli Toyota Calya atau Agya?

Keduanya dibekali kepraktisan dengan Cup Holder di sisi kiri dan kanan dashboard, di setiap doortrim serta kabin baris ke tiga. Jika Sienta punya satu Cup Holder ekstra di konsol tengah, maka Freed sediakan Cup Holder tambahan di dashboard bagian tengah berbentuk laci, dapat disembunyikan jika tak terpakai.

Mengenai ruang penyimpanan, terdapat lebih banyak pada Toyota Sienta dibanding Honda Freed. Terdapat dua Globe Box dan satu ruang penyimpanan terbuka di antara keduanya pada dashboard Sienta. Globe Box bagian atas dilengkapi exhaust dari AC, untuk simpan minuman supaya tetap dingin.

Satu ruang di depan tuas transmisi lumayan lega untuk menaruh gadget maupun barang kecil lainnya. Ruang penyimpanan ini juga dimiliki Freed, di bawah bagian tengah dashboard untuk meletakkan barang seperti gadget.

Disamping itu, Toyota Sienta juga telah menyediakan laci penyimpanan, di sebelah bawah kursi penumpang depan. Mengingatkan kita akan KIA Picanto dan Rio, karena keduanya lebih dulu menerapkan fitur laci rahasia ini.

Kalau melihat desain Honda Freed, karena dashboard layaknya meja cafe, alhasil tersedia ruang luas terbuka di sepanjang dashboard. Berfungsi untuk meletakkan sejumlah barang. Tetapi dengan catatan, asalkan pemilik Freed itu tak merasa risih, dengan adanya ragam barang yang ditaruh sembarang di dashboard.

Dimensi Sienta dan Freed

Kedua mobil ini bila diperhatikan dimensinya, bisa dibilang nyaris sama. Toyota Sienta berdimensi (P x L x T) 4.235 mm x 1.695 mm x 1.675 mm. Honda Freed berukuran (P x L x T) 4.215 mm, 1.700 mm dan 1.740 mm.

Bagian kabin depan Honda Freed lebih diunggulkan karena berdimensi lebih luas. Untuk handling, Freed diunggulkan karena jarak Wheelbase sekitar 2.740 mm, sedangkan Toyota Sienta 2.750 mm.

Honda Freed juga diunggulkan dalam hal Ground Clearance, yakni mencapai tinggi 170 mm dibanding Sienta yang hanya 133 mm. Memang Toyota Sienta punya nilai tampilan lebih keren, karena bagian bawahnya lebih ceper. Sayangnya, kondisi ini justru berisiko ketika melintas jalan berlubang atau genangan air.

Mesin Unggul Mana?

Saatnya beralih ke area dapur pacu, Sienta maupun Freed sama - sama dipersenjatai mesin berkapasitas 1.5 Liter. Namun tenaga yang dihasilkan sangatlah berbeda. Honda freed masih dijagokan dibanding Toyota Sienta. Karena menggunakan mesin 1.5 Liter 4-silinder segaris 16 katup DOHC berteknologi I-VTEC dan I-DCD.

Mesin Honda Freed juga mampu meraih daya maksimum 117 Hp @ 6.000 – 6.600 Rpm dan torsi maksimum 146 Nm @ 4.600 – 5.000 Rpm, lewat tenaga yang mencapai 117 Hp, serta torsi maksimal 146 Nm.

Toyota Sienta bermesin 2NR-FE Series Dual VVT-i, dipadu transmisi CVT berkapasitas 1.500 cc. Mampu mengeluarkan tenaga sebesar 105 Hp @ 6.000 Rpm dan torsi maksimal 140 Nm @ 4.200 Rpm. Menyemburkan daya maksimum 109 Hp dan capaian torsi maksimum 143 Nm.

Adu Fitur Duo MPV Pintu Geser

Omong-omong soal fitur, terutama fitur keamanan dan kenyamanan, Toyota Sienta dan Honda Freed banyak mengusung fitur berteknologi modern. Sebut saja di antaranya pintu geser otomatis, AC dobel blower, sampai lampu depan LED.

Sienta memiliki fitur keselamatan seperti airbag di kabin bagian depan, lalu Hill Start Assist (HSA) guna mencegah mobil mundur di tanjakan. HSA merupakan teknologi yang umumnya berada di kelas Sport Utility Vehicle (SUV). Lewat hadirnya perangkat tadi, pengguna bisa merasakan cita rasa SUV dalam Toyota Sienta. Proses mendaki tanjakan pun relatif lebih mudah.

Kemudian rear parking camera, dan Vehicle Stability Control, menjaga Toyota Sienta tetap stabil. Diperkuat pula oleh sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD) dan BA.

Sienta terbaru diperkuat fitur anti-theft system, demi mengantisipasi hal - hal yang tak diinginkan seperti pencurian. Engine immobilizer juga akan memberikan peringatan, sebagai tanda apabila ada usaha menyalakan mobil secara paksa. Keunggulan lain Sienta adalah sudah menerapkan teknologi hidupkan mesin lewat sentuhan tombol saja.

Baca juga: Toyota Corolla Cross, Melenggang Segar Dalam Format SUV

Honda Freed sudah mengaplikasikan teknologi keselamatan mutakhir Honda Sensing. Di dalamnya terdapat delapan buah teknologi terkini yang diprioritaskan untuk keamanan berkendara. Mulai dari mengatur laju mobil sesuai marka jalan, sensor yang bisa membaca rambu - rambu lalu lintas dan sejumlah teknologi lainnya.

Mobil Honda Freed juga mengkombinasikan teknologi pengereman ABS, EBD dan Emergency Stop Signal (ESS). Konsumen bisa merasakan sensasi pengereman presisi dan empuk. Freed juga dikemas oleh teknologi Traction Control System (TCS), dan Vehicle Stability Assist (VSA). 

Fungsinya menjaga kestabilan mobil, kendati berjalan di trek licin. Mobil ini juga menggunakan teknologi HSA, seperti yang disematkan pada Toyota Sienta.

Harga

Masalah harga, Toyota Sienta 1.5 G M/T (black trim) dipantek harga Rp259.750.000, dan G CVT (black trim) seharga Rp277.750.000. Sienta tipe 1.5 V M/T (black trim) seharga Rp274.750.000, dan 1.5 V M/T (fromage trim) Rp274.750.000.

Selanjutnya harga Sienta tipe 1.5 V CVT (black trim) dibanderol Rp292.750.000, varian 1.5 V CVT (fromage trim) Rp292.750.000, tipe 1.5 Q CVT (black trim) Rp313.550.000, dan tipe 1.5 Q CVT (fromage trim) dipatok harga Rp313.550.000.

Kemudian perihal harga Honda Freed, untuk Freed tipe S dihargai Rp267.000.000, dan Honda Freed tipe E dibanderol Rp289.000.000. Semua harga tersebut merupakan harga on the road wilayah DKI Jakarta.

  • Suka 1
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya