• Home>
  • Review>
  • Yuk Intip Konsumsi Bahan Bakar Toyota Kijang Innova
  • Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

Yuk Intip Konsumsi Bahan Bakar Toyota Kijang Innova

Dilihat 550
Arief Yuno
6 Nov 2020, 18:04
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Toyota Kijang Innova merupakan Multi Purpose Vehicle (MPV) kategori sejuta umat. Pasalnya, Innova begitu familiar di masyarakat Indonesia. Karena mereka beranggapan, Toyota Innova didukung performa mesin dan kabin yang nyaman.

Innova hadir di Tanah Air sejak 2004. Dengan kata lain, selama 16 tahun kehadirannya di Indonesia, telah membuat nama mobil kapasitas penumpang 7 (tujuh) orang ini cukup melekat di hati sanubari konsumen pengguna merek Jepang.

Memang seperti disebutkan di awal, Innova memiliki performa mesin yang baik. Meski tampaknya masih banyak yang belum tahu secara rinci, seputar konsumsi bahan bakar dari mobil seharga Rp326 juta hingga Rp428 jutaan itu.

Penggunaan bahan bakar Innova pada umumnya sekitar 8-10 km/liter. Tetapi konsumen dihadapkan pada pilihan. Ketika Innova varian diesel menawarkan torsi lebih besar, tapi dengan konsumsi bahan bakar yang terhitung lebih irit.

Pilihan Mesin Toyota Kijang Innova


Toyota New Kijang Innova saat ini memang menawarkan dua model varian mesin kepada calon pembeli.

Yakni Kijang Innova bermesin diesel kode 2GD-FTV, kapasitas 2.393cc 4 silinder segaris DOHC, dengan Variable Nozzle Turbocharger (VNT) intercooler.

Sedangkan yang satu lagi model New Kijang Innova bermesin bensin, dengan kode 1TR-FE kapasitas 1.998cc, 4 silinder segaris, DOHC dengan dual VVT-i.

Sekilas ke belakang, Toyota sebelumnya bisa dibilang mengaplikasikan mesin diesel kuno meskipun irit, yaitu tipe 2KD-FTV. Konsekuensinya, terdengar berisik dan penuh getaran. Apalagi kala itu pamor Innova mesin diesel masih ketinggalan, dibanding salah satu kompetitornya, Isuzu Panther.

Lambat laun, konsumen mulai bisa menerima kehadiran Kijang Innova bermesin diesel tadi. Caranya, dengan mendiskontinyu mesin 2KD-FTV, lalu beralih pada 2GD-FTV. Tepatnya, ketika PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkenalkan Innova Reborn.

Performa Toyota Kijang Innova

Innova mesin diesel generasi terakhir, seperti disebutkan sebelumnya, telah disenjatai VNT serta intercooler. Kondisi itu membuat kapasitas mesin berkurang 100cc, namun tenaga dan torsi justru melonjak hingga 149 PS dan torsi 342-360Nm.

Perkembangan pesat pada teknologi mesin diesel, ternyata tak diimbangi inovasi pada varian mesin Innova bensin, yang juga menjadi andalan penjualan Kijang Innova sejauh ini.

Output dari mesin Innova bensin memang kalah dari mesin diesel, yakni 139 PS dan 183Nm. Sudah kalah dalam tenaga, Innova bensin juga kalah torsi dari Innova diesel. Seperti diketahui, torsi besar menghasilkan daya ringan. Jadi tak perlu bersusah payah untuk mendapatkan akselerasi awal.

Toyota pun lantas berusaha memberi solusi, atas keluhan tersebut. Melalui penciptaan mesin 2KD-FTV 2,5 liter, dilengkapi teknologi common rail dan turbocharger.

Dari semua ulasan tadi, yang pasti kedua mesin tersebut memiliki konsumsi bahan bakar berbeda. Untuk New Kijang Innova bermesin bensin, sesuai hasil uji memiliki konsumsi bahan bakar relatif lebih banyak dibanding versi mesin diesel.

Efisiensi BBM Toyota Kijang Innova


Pemakaian bahan bakar mesin bensin Innova bertransmisi manual paling irit, tercatat dari hasil pengujian di jalan tol, yaitu 11,6 km/liter dengan kecepatan berkisar antara 62 km/jam. Hasil tadi menggunakan bahan bakar RON 90.

Sementara pada pengujian konsumsi bahan bakar New Kijang Innova versi mesin Diesel di kondisi kepadatan lalu lintas Jakarta, tercatat lebih irit dibanding mesin bensin. Toyota Innova terbaru  bermesin Diesel bisa meraih angka 12,5 km/liter.

Sedangkan saat pengujian di jalan tol, konsumsi bahan bakar Innova mesin Diesel bisa mencapai 17,8 km/liter, dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam.

Kenapa bisa begitu? Jawaban singkat sementara, torsi mesin diesel yang lebih besar, membuat daya yang dihasilkan kinerja mesin jadi lebih ringan. Artinya pengemudi tak perlu lagi injak pedal gas terlalu dalam, mobil sudah ngacir.

Kesimpulan


Konsumsi bahan bakar Innova diesel relatif lebih irit, dibanding Innova bensin. Tapi harus dikompensasi, dengan harga bahan bakar diesel yang relatif lebih mahal. Di sisi lain, resale value Innova diesel relatif cenderung lebih baik daripada versi bensin.

Kalau sudah begini, tinggal konsumen memilih, mau Innova bermesin bensin atau mesin diesel? Walaupun konsumsi bahan bakar juga dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari gaya berkendara, jumlah penumpang, beban yang dibawa, hingga kondisi lalu lintas. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya