• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

3 Rahasia Jaga Nilai Jual Mobil Bekas Tetap Tinggi

Dilihat 4180
Agung Prabowo
27 Des 2020, 22:20
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Ini Dia Yang Bikin Nilai Jual Mobil Tetap Tinggi

Otoloka.id - Setiap pemilik kendaraan tentunya ingin menjual mobil dengan harga tinggi. Sejatinya ada sejumlah faktor penting untuk menjaga harga jual mobil bekas tetap terjaga.

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi nilai jual mobil bekas antara lain tipe dan juga tahun produksi. Mengingat setiap tahun kendaraan mengalami depresiasi harga.

Ketika jual mobil bekas, ada sejumlah hal lainnya yang tentunya perlu diperhatikan pemilik kendaraan. Perawatan salah satu faktor yang mutlak untuk diperhatikan.

Lalu kilometer pemakaian dan juga tingkat orisinalitas yang diharapkan tetap terjaga. Dengan rutin melakukan perawatan di bengkel resmi pun mempengaruhi 'kesehatan kendaraan.

Selain itu, ada tiga faktor lain yang juga mempengaruhi nilai jual mobil bekas. Penasaran ingin tahu apa saja? Simak ulasan ini sampai habis:

Baca Juga : Kiat Membeli Mobil Bekas Supaya Tidak Tertipu atau Salah Pilih

1. Jual Mobil Bekas Banjir, Harga Merosot Tajam

Ini Dia Yang Bikin Nilai Jual Mobil Tetap Tinggi

Banjir mempengaruhi nilai jual mobil bekas jadi cenderung merosot tajam. Oleh karena itu, sebaiknya pemilik kendaraan wajib menghindari mobil dari banjir.

Mobil yang sudah terendam banjir, mengakibatkan kerusakan pada sejumlah komponen. Interior mobil pun dipastikan bakal sangat terdampak.

Umumnya mobil bekas banjir cenderung tidak laku dipasaran, meski harga yang ditawarkan sangatlah murah.Cara mendeteksi mobil bekas banjir dapat terlihat dari munculnya karat dan bekas lumpur yang biasanya membekas.

Jadi ketika mobil terkena banjir, bisa dipastikan harga jual kembali akan merosot tajam.

2. Bekas Tabrak

Ini Dia Yang Bikin Nilai Jual Mobil Tetap Tinggi

Faktor yang mempengaruhi nilai jual mobil bekas berikutnya ialah hindari kecelakaan. Caranya tentu tergantung dari cara berkendara kalian.

Sepatutnya pengemudi wajib mengemudi dengan cara aman dan nyaman. Alhasil kemungkinan terjadi kecelakaan dapat diminimalisir.

Mobil yang pernah mengalami kecelakaan, meski telah diperbaiki biasanya masih meninggalkan bekas. Karena kondisi tidak akan kembali seperti sebelum terjadi kecelakaan.

Bekas tabrakan itu mempengaruhi harga jual mobil bekas dipasaran. Untuk itu, jangan kaget ketika mobil bekas tabrakan harganya akan mengalami penurunan drastis.

Baca Juga : Cari Mobil Bekas? Simak Tips Membeli Mobil Bekas Ini

3. Pastikan Perbaikan di Bengkel Resmi

Ini Dia Yang Bikin Nilai Jual Mobil Tetap Tinggi

Kalau ingin jual mobil bekas dengan harga tinggi. Sebaiknya kendaraan memiliki service record di bengkel resmi.

Dengan rutin melakukan perawatan di bengkel resmi sekala berkala tentu akan membuat performa mobil akan tetap terjaga. Selain itu, perawatan berkala di bengkel resmi juga jadi nilai lebih ketika ingin menjual kendaraan.

Gimana sekarang sudah tahukan gimana cara menjaga nilai jual mobil bekas tetap terjaga? Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kalian. Selamat mencoba!

[DeF]

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
    Komentar
    Kirimkan

      Kendaraan Terbaru

      • Mobil
      • Motor
      Berita Terpopuler
      kredit
      Kalkulator Kredit
      *Tipe
      Mobil Baru
      Mobil Bekas
      *Harga Kendaraan
      *Jumlah Deposit
      *Suku Bunga(%)
      *Masa Cicilan
      Pilih
      • 1 Tahun
      • 2 Tahun
      • 3 Tahun
      • 4 Tahun
      • 5 Tahun
      • 6 Tahun
      Tips:
        Selanjutnya
        kredit
        Kalkulator Asuransi
        *Kode Plat Nomor Kendaraan
        Pilih
        *Jaminan Pokok
        Comprehensive
        Total Loss Only
        *Tahun Kendaraan
        Pilih
          *Nilai Pasar
          Jaminan Perluasan
          • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
          • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
          • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
          • Terorisme dan Sabotase
          • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
          Tips:
            Selanjutnya