• Konten
  • Kendaraan Terkait
  • Rekomendasi
  • Komentar

4 Kelebihan Ban Tubeless Digunakan Pada Mobil Kesayangan

Dilihat 4850
Iman Firman
24 Ags 2021, 22:00
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
  • Suka 0

Otoloka.id - Ban tubeless menjadi jenis ban yang paling banyak digunakan pada saat ini. Ada berbagai kelebihan ban tubeless yang tentunya sangat berguna untuk mobil Anda. Apalagi ban ini juga mudah didapatkan. 

Inilah yang akhirnya membuat popularitas ban tubeless semakin tinggi dibandingkan jenis biasa. Penasaran ingin tahu apa saja kelebihan ban tubless? Simak ulasan lengkapnya berikut ini:

Kelebihan Ban Tubless

Ada sejumlah kelebihan ban tubless yang perlu pemilik kendaraan ketahui. Mengingat kini banyak pemilik kendaraan cenderung memilih ban jenis ini untuk digunakan.

1. Daya Tahan Lebih Kuat

Dibandingkan dengan ban lainnya, ban tubeless memiliki daya tahan yang lebih kuat. Bagi yang belum tahu, ban tubeless tidak menggunakan ban dalam.

Yuph, ban tubeless tidak membutuhkan ban dalam karena terdapat fluid sealant yang berfungsi untuk merekatkan bagian yang terindikasi bocor.

Baca juga: Kenali Huruf dan Angka di Tuas Transmisi Matik, Mudah Kok!

Jadi pada saat ada benda tajam seperti paku yang menancap ke ban tubeless, maka fluid sealant langsung memadatkan bagian tersebut sehingga tidak bocor.

Anda tidak perlu takut mengalami kebocoran sepanjang perjalanan karena relatif lebih aman. Jika pun memang sudah terlihat ada paku yang menancap di ban, maka Anda bisa langsung menariknya dan memakai cairan khusus. 

2. Tidak Perlu Lama Menambalnya

Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, setiap pembelian ban tubeless akan mendapatkan cairan khusus anti bocor. Cairan ini membuat Anda bisa menambal ban bocor sendiri.

Caranya cukup dengan mengoleskan cairan ke bagian yang bolong dan tertusuk benda tajam. Tunggu beberapa saat hingga cairan tersebut mengeras. Sekarang ban Anda sudah tidak bolong lagi.

Baca juga: Ini Waktu yang Tepat Untuk Ganti Kampas Rem Mobil

Namun perlu diingat, penambalan dengan cairan anti bocor tidak langsung membuat ban bisa digunakan terus. Sayangnya saat ini cukup banyak salah kaprah tentang ban tubeless.

Asalkan sudah dilakukan penambalan dengan cairan anti bocor, maka tidak perlu ke bengkel atau tambal ban terdekat untuk ditambal.

Padahal ban tubeless tetap harus ditambal segera mungkin karena jika tidak, malah menimbulkan celah lebih lebar di bagian yang tertusuk itu. Anda tetap harus melakukan penambalan yang lebih serius ke bengkel.

3. Sulit Untuk Bocor

Ban tubeless identik sebagai ban yang relatif aman dari kebocoran akibat tertusuk benda tajam. Ban ini memang sulit untuk bocor hingga membuat Anda tidak perlu harus pergi ke tukang tambal ban.

Apalagi ban tubeless yang terindikasi bocor masih tetap mampu digunakan hingga jarak tempuh 200 kilometer. Setelah itu baru ban tersebut benar-benar kehilangan angin. 

4. Perawatan yang Sederhana

Dengan kelebihan ban tubeless yang aman dari masalah kebocoran dan mudah ditambal sendiri, perawatannya juga lebih sederhana. Anda hanya perlu menjaga tekanan angin tidak kempes saja. 

Selain itu, jaga kebersihan ban dan pelek supaya mencegah kondisi kelonggaran yang bisa membuat tekanan angin kurang sempurna. 

  • Suka 0
  • Laporkan
    • twitter
    • facebook
    • whatsapp
    • ins
Jika Anda menyukai situs Otoloka, jangan lupa ke Menu Browser dan Klik “Akses Cepat” ya. Akses kami lebih nyaman dan mudah!
Kendaraan Terkait
Rekomendasi
Komentar
Kirimkan

    Kendaraan Terbaru

    • Mobil
    • Motor
    Berita Terpopuler
    kredit
    Kalkulator Kredit
    *Tipe
    Mobil Baru
    Mobil Bekas
    *Harga Kendaraan
    *Jumlah Deposit
    *Suku Bunga(%)
    *Masa Cicilan
    Pilih
    • 1 Tahun
    • 2 Tahun
    • 3 Tahun
    • 4 Tahun
    • 5 Tahun
    • 6 Tahun
    Tips:
      Selanjutnya
      kredit
      Kalkulator Asuransi
      *Kode Plat Nomor Kendaraan
      Pilih
      *Jaminan Pokok
      Comprehensive
      Total Loss Only
      *Tahun Kendaraan
      Pilih
        *Nilai Pasar
        Jaminan Perluasan
        • Angin Topan, Badai, Hujan Es, Banjir, dan atau Tanah Longsor
        • Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami
        • Pemogokan, Kerusuhan & Huru Hara
        • Terorisme dan Sabotase
        • Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga
        Tips:
          Selanjutnya